Warga Aceh Tenggara Dijambret, Korban Minta Bareskrim Bentuk Tim Berantas Jambret di Medan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 21:27 WIB

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA |  -Salah satu Masyarakat Aceh Tenggara jambret di Medan, korban meminta kepada  Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melalui  Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada untuk perintahkan jajaran Poldasu menyikat komplotan jambret yang telah meresahkan masyarakat Aceh dan Kota Medan.

Kriminalitas seperti jambret di Medan warga Aceh diharapkan diback Up Komisi 3 DPR RI asal Aceh M Nasir Djamil dan Nazaruddin alias Dekgam.

“Aksi jambret sudah cukup meresahkan masyarakat Aceh. Kami merasa was-was karena tidak tahu daerah-daerah yang rawan kriminalitas di Kota Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami ke Medan rutinitas untuk berbelanja maupun kunjungan ke sekolah maupun pondok pesantren untuk melihat anak-anaknya menimpa ilmu serta berobat. Kita yakin, kalau serius sendikat jambret yang bereaksi di Kota Medan ini bisa diberantas. Apalagi, jambret yang menimpa dirinya ada pantauan CCTV di atas traffic light dan CCTV di lokasi itu. Ini sebenarnya memudahkan penyelidikan untuk melihat aksi jambret menggunakan sepeda motor yang membawa kabur tas wanita warna cream merek Bonia,”kata Lisnawati, korban Jambret, warga Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Dinas Sosial Aceh Tenggara Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Dilakukan Secara Transparan dan Tepat Sasaran

Menurutnya, kejadian yang menimpanya membuat dirinya trauma, apalagi jambret bereaksi di pusat keramaian pada siang hari. Ini artinya, mereka sudah cukup bebas bereaksi.

Kondisi Medan saat ini rawan aksi jambret. Polisi perlu memetakan daerah-daerah rawan kriminalitas dengan memasang camera, meningkat patroli dan memanjang spanduk nomor call center atau imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati,”katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aksi kejahatan semakin meresahkan masyarakat di Sumatera Utara (Medan). Sasaran kawanan jambret menelan korban warga Aceh Tenggara.

Aksi pelaku penjabretan mengendarai sepeda motor bebek berboncengan ini terjadi di Jalan Gatot Subroto persisnya dekat Jembatan Universitas Panca Budi Medan, Minggu 13 April 2025 sekira pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Akibat Menu Di kurangi, Puluhan Siswa SMK PP Kutacane Lempar Batu Rumah Dinas Kepala Sekolah , simak ini Penjelasanya

“Tas saya jepit di paha ketika naik becak mesin bersama keluarga menuju penginapan di Jalan Sei Batang Hari. Awalnya kami dari Pasar Sentral Medan Mall berbelanja. Setiba di Toko Mawar, kami yang naik becak mesin singgah membeli kue tak jauh dari lokasi itu langsung datang jambret berboncengan.

Akibatnya tas merek Bonia, handphone dan uang ratusan ribu dan KTP raib dilarikan maling. “Saya yakin Polisi Sat Reskrim Poltabes Medan bisa membuka CCTV di persimpangan Seikambing. Kami minta Kabareskrim Mabes Polri berantas jambret di Medan, karena meresahkan masyarakat,”pinta Lisnawati, Warga Lawe Loning Aman Aceh Tenggara asal Montasik Aceh Besar yang didampingi suaminya ASNAWI

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru