Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Hendry Ch. Bangun: Tidak Ditemukan Unsur Pidana

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 22:53 WIB

50353 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Waspada Indonesia | Penyelidikan terhadap Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch. Bangun, resmi dihentikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Keputusan ini diambil setelah penyidik tidak menemukan adanya unsur pidana dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan jabatan yang sempat mencuat dan menimbulkan polemik di tubuh organisasi kewartawanan tersebut.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2 Lid) bernomor B/1609/VI/RES.1.11/2025/Ditreskrimum tertanggal 10 Juni 2025, yang ditandatangani oleh Kasubdit Kamneg, AKBP Akta Wijaya Pramasakti. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa hasil gelar perkara menyimpulkan tidak ditemukan peristiwa pidana, sehingga penyelidikan dihentikan secara resmi.

“Penyelidik telah melakukan gelar perkara terhadap laporan tersebut. Hasilnya, belum ditemukan adanya peristiwa pidana, sehingga penyelidikan dihentikan terhitung sejak 10 Juni 2025,” tulis keterangan resmi SP2 Lid yang diterima redaksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keputusan tersebut, Hendry Ch. Bangun mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi terhadap profesionalitas aparat penegak hukum. Dalam Rapat Pleno PWI yang digelar secara hybrid (luring dan daring) pada Jumat, 20 Juni 2025, Hendry menyatakan bahwa keputusan ini merupakan kemenangan atas fitnah yang selama ini membayangi dirinya dan organisasi.

Baca Juga :  ATR/BPN Karawang Bersama Komisi II DPR RI, Bagikan Sertipikat Gratis Kepada Petani

“Saya berterima kasih kepada penyidik Polda Metro Jaya yang telah bekerja profesional sesuai dengan SOP. Mereka memeriksa saksi-saksi, melakukan analisis hukum, menggelar perkara secara objektif, dan akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada peristiwa pidana,” ujar Hendry.

Ia juga menyoroti dampak negatif dari tuduhan tersebut terhadap nama baiknya serta kredibilitas PWI sebagai organisasi pers nasional. Menurutnya, tuduhan tanpa dasar telah menyebabkan kegaduhan internal dan publik yang tidak perlu.

“Tuduhan ini telah mencemarkan nama saya dan organisasi. Reputasi PWI sempat tercoreng di mata publik. Tapi hari ini saya bersyukur, kebenaran terbukti, dan saya berharap ke depan semua pihak dapat menahan diri agar tidak sembarangan menyebarkan fitnah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Hendry Ch. Bangun dan rekan sejawatnya, Sayid Iskandarsyah, sebelumnya dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dalam jabatan, dengan sangkaan pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP. Laporan tersebut dilayangkan oleh pihak yang diduga memiliki konflik internal dengan pengurus PWI saat ini.

Baca Juga :  RUU TNI: Kritik Atau Protes Kosong? Inilah Ulasan Letjen TNI Purn. Bambang Darmono

Namun setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan oleh penyidik, termasuk pengumpulan keterangan saksi dan kajian hukum, laporan tersebut dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana. Dengan terbitnya SP2 Lid, maka secara hukum, laporan tersebut tidak dapat lagi dijadikan dasar proses hukum lebih lanjut.

Meski telah terbebas dari jerat hukum, Hendry Ch. Bangun belum memberikan sinyal pasti apakah akan mengambil langkah hukum balik terhadap pelapor. Namun sejumlah anggota PWI di daerah mendorong agar langkah hukum balasan dipertimbangkan, guna memberikan efek jera terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah dan memperkeruh suasana internal organisasi.

“Yang pasti, saya ingin menjaga marwah PWI. Fokus saya adalah membangun organisasi, bukan membalas. Tapi jika nantinya ada keputusan organisasi untuk menempuh jalur hukum, saya akan mengikuti,” tandas Hendry saat ditanya wartawan usai rapat pleno.

Dengan dihentikannya penyelidikan ini, Hendry berharap seluruh insan pers dan elemen dalam tubuh PWI kembali bersatu membangun soliditas, menjaga etika profesi, serta menjunjung tinggi nilai integritas dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik di tengah dinamika kebebasan pers yang semakin kompleks.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya
Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB