Wakili Simpang Jernih, SD Negeri Pante Kera Harumkan Aceh Timur Lewat Gerakan Seniman Masuk Sekolah

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:27 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Jernih – Hidup di wilayah pesisir maupun pedalaman tak sekadar persoalan geografis, tetapi menyimpan kekayaan budaya yang menjadi identitas kolektif masyarakat. Di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, upaya pelestarian budaya terus digalakkan melalui berbagai cara, salah satunya lewat dunia pendidikan dasar.

SD Negeri Pante Kera, sebuah sekolah dasar yang terletak di pedalaman Kecamatan Simpang Jernih, turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang mengusung tema Tarian Bines: Kebersamaan dan Keanggunan Perempuan Gayo. Kegiatan tersebut ditampilkan dalam perhelatan Gebyar Budaya Aceh Timur 2025, yang berlangsung selama dua hari di Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, pada Rabu (22/10/2025).

Partisipasi anak-anak dari SD Pante Kera bukan sekadar penampilan seni, melainkan bentuk konkret komitmen melestarikan identitas lokal yang berasal dari tanah Gayo. Tarian bines merupakan tarian tradisional masyarakat Gayo yang melambangkan solidaritas, kelembutan, sekaligus kekuatan perempuan dalam menjaga nilai-nilai adat dan kehidupan sosial masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, dan turut dihadiri langsung oleh Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., selaku pejabat tinggi kementerian. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga warisan budaya, baik yang ada di wilayah pesisir maupun pedalaman, sebagai bagian dari identitas bangsa yang tidak boleh tergerus zaman.

Baca Juga :  Eks Denmark Berharap PA Kuasai Parlemen di Aceh

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si, juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi dan misi pemerintah daerah dalam menyetarakan akses dan mutu pendidikan di seluruh wilayah Aceh Timur tanpa diskriminasi suku dan ras. Menurutnya, pendidikan harus berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya agar generasi muda mengenal jati dirinya secara utuh.

Acara Gebyar Budaya Aceh Timur dibuka langsung oleh Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, yang turut didampingi sejumlah pejabat penting dari lingkup Forkopimda dan utusan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia. Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur dipadati masyarakat dan tamu undangan dari berbagai daerah yang menyemarakkan kegiatan tahunan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SD Negeri Pante Kera, Mulia Risa, S.Pd, menyebutkan bahwa keikutsertaan siswanya dalam kegiatan budaya ini menjadi pengalaman berharga sekaligus langkah awal dalam membangun karakter peserta didik.

Baca Juga :  Ratusan Jajaran KPA Aceh Timur Nyatakan Dukungan untuk H. Sulaiman (Tole) & Abdul Hamid (Apong) Calon Bupati Aceh Timur.

“Momentum ini memberi semangat baru bagi siswa kami. Harapan besar kami, dari pengalaman ini, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya sendiri sesuai visi dan misi sekolah kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh warga sekolah dan masyarakat Desa Pante Kera yang telah mendukung penuh hingga anak-anak mereka mampu tampil membanggakan di ajang kabupaten.

“Terima kasih kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat yang telah mendukung. Berkat kerja sama kita semua, tarian bines anak-anak SD Pante Kera bisa tampil mewakili Kecamatan Simpang Jernih dalam Gebyar Budaya Aceh Timur tahun ini,” tutupnya.

Penampilan anak-anak dari pedalaman Aceh Timur ini menjadi bukti bahwa budaya bukan melulu milik panggung besar, tapi tumbuh dan lestari dari desa-desa kecil yang menjaga jati dirinya lewat pendidikan dan semangat kebersamaan. (RED)

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
Kadis ESDM Aceh Taufik Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pasar Ikan Idi Rayeuk, Pemerintah Hadir Pulihkan Ekonomi Warga Pasca Banjir
Julok Putra Legend FC Juara, Medco E&P Sukses Satukan Komunitas Lewat Turnamen Silaturahmi
Warga Pertanyakan Kepemilikan Lahan PT PAS, Pemerintah Aceh Timur Bentuk Tim Verifikasi
Bea Cukai Langsa dan Satpol PP-WH Aceh Timur Amankan 14.100 Batang Rokok Ilegal dari Peredaran
Jurnalis Diduga Dihalangi saat Meliput Pengembalian Dana Desa, Mantan Geuchik: Ini Harusnya Transparan untuk Publik
Sekjen DPW Fanst Respon Counter Polri Nusantara Aceh: Polres Aceh Timur Tunjukkan Komitmen Jaga Rasa Aman Lewat Penanganan Cepat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB