“Jaya Sakti Sehat”, Sentuhan Kemanusiaan Satgas Yonif 113/JS di Kampung Kendetapa

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:13 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya — Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman Papua, secercah harapan datang dari jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS). Melalui pos komando taktis (TK) Agapa, personel Satgas hadir memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Kampung Kendetapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/10/2025) ini menjadi bagian dari program “Jaya Sakti Sehat”, yang tak sekadar memberikan layanan medis, tetapi juga menjadi jembatan pendekatan sosial antara aparat dan warga. Di tengah kondisi geografis yang menantang dan keterisolasian wilayah, Satgas berupaya memberikan sentuhan kemanusiaan melalui peran nyata di bidang kesehatan.

Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Tidak sedikit dari mereka yang sebelumnya ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatan karena keterbatasan jarak dan biaya. Kini, mereka bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan lapangan yang dibawa oleh personel Satgas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Diduga Pemilik SPBU CODO Kebal Hukum, Dengan Arogan Manejer SPBU CODO Sebut Tidak Logis Permintaan Kerugian.

Bapak Josua Selegani, tokoh gereja di Kampung Kendetapa, mengungkapkan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan oleh Satgas. “Kami merasa sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak-bapak dari Satgas 113/JS yang sudah melayani dengan penuh kasih. Warga merasa diperhatikan, dan ini meringankan beban kami,” ujar Josua.

Ia melanjutkan bahwa pelayanan ini bukan hanya menyentuh aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pemulihan psikologis. Warga merasa lebih dekat, dihargai, dan perlahan mulai terbebas dari rasa trauma atas situasi keamanan yang kerap menghantui daerah tersebut.

Komandan TK Agapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moril Satgas dalam membantu warga di daerah penugasan.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tapi juga hadir untuk rakyat. Pelayanan kesehatan ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Semoga apa yang kami berikan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan,” ujar Kapten Doriman.

Baca Juga :  TNI- Polri, Satgas TMMD Ke 119 Kodim 1016 Palangka Raya Berikan Penyuluhan Kamtibmas Dan Bahaya Narkoba.

Satgas Yonif 113/JS menempatkan aspek pembangunan manusia dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua. Meski berada di garis terdepan pengamanan perbatasan negara, mereka tak abai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang lain, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pembinaan sosial.

Program “Jaya Sakti Sehat” telah menjadi wajah mengedepankan pendekatan yang humanis dalam penugasan militer. Di Kampung Kendetapa, keberadaan Satgas bukan hanya tentang patroli, tetapi juga tentang kehadiran yang meyakinkan bahwa negara tidak absen dalam memberi perhatian bagi warganya yang tinggal jauh di pedalaman.

Di tengah medan berat dan keterisolasian kawasan, sebaris obat, senyum dan dialog dari seorang prajurit ternyata bisa meruntuhkan sekat dan kekhawatiran yang selama ini menghantui warga. Pelayanan kesehatan yang diberikan menjadi jalan membuka ruang komunikasi, menguatkan solidaritas, serta membangun kembali rasa aman yang lama hilang.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
SMAN 1 LARANTUKA APRESIASI AKPERSI NTT: PELATIHAN JURNALISTIK BERI PERSPEKTIF BARU SISWA
Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti
Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa
Viral Dugaan Duplikasi Nopol Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir, Polisi dan Damkar Beri Klarifikasi
Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Anggaran 2025 Sekretariat DPRD Pringsewu Bermasalah, DPC ASWIN Mendesak Bupati Merombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:46 WIB

Pemkab Pringsewu & BPK RI Gelar Exit Meeting

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP tenggelamnya bocah 8 tahun di kolam ikan Pekon Purwodadi, Adiluwih

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bola Panas Kasus Dugaan Mark-up Anggaran DPRD Kini di Tangan Kejari Pringsewu, Masyarakat Minta Proses Hukum Tegas

Senin, 4 Mei 2026 - 17:06 WIB

Sekda Pringsewu, M. Andi Purwanto saat menyerahkan bantuan kursi roda usai upacara Hardiknas di Lapangan SMP Negeri 4, Pekon Rejosari

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WIB

Bupati Pringsewu Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal Berbasis Kompetensi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:30 WIB

Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 Dinilai Tidak Jelas,DPC ASWIN Pringsewu Akan Laporkan ke Kejati Lampung

Berita Terbaru