“Jaya Sakti Menyapa”, Satgas Yonif 113/JS Hadirkan Keceriaan di Kampung Bilai

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:13 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya — Kehangatan hubungan antara aparat dan warga tampak nyata di Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) dari Pos TK Bilai hadir menyapa warga dan menghidupkan kembali semangat kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/10/2025) ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat yang selama ini hidup jauh dari hiruk-pikuk pembangunan di perkotaan. Satgas melakukan interaksi langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan informasi dan edukasi yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Satgas di kampung itu disambut antusias. Menurut Bapak Karel Kobogau, tokoh intelektual Kampung Bilai, kegiatan ini memberikan harapan dan ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan pemikiran dan kebutuhan yang selama ini jarang terdengar oleh pihak luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kampung Bilai. Kami bisa berbicara langsung, menyampaikan aspirasi, dan menerima informasi yang bermanfaat. Satgas tidak hanya hadir menjaga wilayah, tapi juga sebagai sahabat dan penghubung kami dengan dunia luar. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujar Karel.

Kegiatan Komsos ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Satgas Yonif 113/JS dalam menjalankan tugas negara. Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan perbatasan, tetapi juga turut serta dalam membangun jembatan sosial antara aparat dan masyarakat.

Kapten Inf Rustamiadi, selaku Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/JS, mengatakan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian dari strategi membangun komunikasi yang efektif dan mendorong terciptanya stabilitas wilayah.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Kegiatan seperti Komsos ini adalah wujud tanggung jawab moral sekaligus cara kami memahami secara langsung persoalan yang dihadapi warga. Ini menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh yang kami lakukan selama bertugas,” ujar Kapten Rustamiadi.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung Pipil di Ponpes Nurul Huda LBJ, Dukung Ketahanan Pangan 2025

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas tidak hanya berbicara dalam forum formal, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan harian warga. Mulai dari bercengkrama bersama anak-anak, membantu pekerjaan di kampung, hingga memberikan motivasi kepada pemuda-pemudi setempat agar tetap semangat belajar dan membangun kampung halaman.

Satgas Yonif 113/Jaya Sakti melalui Komsos ini berupaya menanamkan rasa percaya masyarakat terhadap kehadiran negara di wilayah terluar. Di tempat seperti Kampung Bilai yang berada di wilayah pegunungan Papua, apa yang diberikan Satgas bukan sekadar perlindungan teritorial, tetapi juga sejumput harapan dan kepedulian kemanusiaan.

Kampung Bilai boleh terpencil, tetapi denyut semangat warganya kembali menguat lewat sapaan Jaya Sakti.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang
Rapor Merah Disdik Kota Bekasi: Dari Sengkarut SPMB, Mutasi Ilegal PPPK, hingga Dugaan Korupsi Meubeler Diadukan ke Kejari

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru