Wartawan Senior Aceh Timur Desak Reformasi Kepemimpinan Dinas Pendidikan Demi Pendidikan yang Lebih Baik

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:56 WIB

50924 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idi Rayeuk — Organisasi Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak, Muntasir Age atau yang dikenal sebagai Panglima Age, yang meminta Bupati Aceh Timur mencopot Bustami dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur. Dukungan ini disampaikan langsung oleh pendiri PESAWAT, Hasballah Kadimin, pada Selasa (5/8/2025).

Menurut Hasballah, sikap tersebut bukanlah bentuk reaksi instan semata, melainkan lahir dari pemahaman mendalam terhadap sistem dan pola pemerintahan yang seharusnya dijalankan untuk menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam sektor pendidikan. Sebagai wadah yang beranggotakan wartawan senior di Aceh Timur, PESAWAT menilai penting untuk bersuara ketika melihat adanya potensi masalah yang dapat menghambat pelayanan publik. “Sosok Bustami kami nilai tidak layak memimpin dinas sebesar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, meskipun hanya berstatus Plt.,” kata Hasballah.

Baca Juga :  Ketua KIP Aceh Timur, Yusri SE Bungkam Terkait Penggelapan Dana Bimtek Pantarlih yang di Bebankan Kepada PPS oleh Oknum PPK

Ia menambahkan, sejak awal menjabat beberapa bulan lalu, Bustami telah memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Menurut Hasballah, hal ini disebabkan gaya kepemimpinan yang dinilai egois dan menutup diri terhadap kritik. Sikap tersebut, tegasnya, merupakan salah satu karakter yang dapat merugikan iklim kerja birokrasi. “Pejabat yang bersikap egois, anti kritik, dan menggunakan kewenangan secara sewenang-wenang demi mempertahankan jabatan adalah watak diktator,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasballah menilai pernyataan Muntasir Age mewakili keresahan publik terhadap tata kelola pendidikan di Aceh Timur. Ia menggarisbawahi bahwa kritik dari Jubir KPA Peureulak bukan semata serangan personal, melainkan dorongan agar pemerintah daerah melakukan pembenahan serius di sektor pendidikan. “Pernyataan tersebut sangat tepat dan patut diapresiasi. Tujuannya jelas, yaitu menginginkan pendidikan Aceh Timur menjadi lebih baik dan maju demi mencetak generasi cerdas di masa depan,” katanya.

Baca Juga :  Pengacara Kondang Turun Gunung Bantu Saksi di Lapangan

Lebih jauh, Hasballah mendesak Bupati Aceh Timur untuk segera mengambil langkah tegas terhadap situasi di Disdikbud Aceh Timur. Ia mengingatkan bahwa tanpa tindakan cepat, kualitas tata kelola dinas tersebut dikhawatirkan akan terus menurun. “Jangan biarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini semakin bobrok di bawah kepemimpinan Bustami,” ujarnya.

Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap kinerja Plt. Kadisdikbud Aceh Timur yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan daerah. Dukungan PESAWAT terhadap kritik KPA Peureulak mempertegas adanya tekanan dari berbagai elemen agar Bupati Aceh Timur melakukan evaluasi menyeluruh di sektor pendidikan. .(Haskad)

Berita Terkait

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
Kadis ESDM Aceh Taufik Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pasar Ikan Idi Rayeuk, Pemerintah Hadir Pulihkan Ekonomi Warga Pasca Banjir
Julok Putra Legend FC Juara, Medco E&P Sukses Satukan Komunitas Lewat Turnamen Silaturahmi
Wakili Simpang Jernih, SD Negeri Pante Kera Harumkan Aceh Timur Lewat Gerakan Seniman Masuk Sekolah
Warga Pertanyakan Kepemilikan Lahan PT PAS, Pemerintah Aceh Timur Bentuk Tim Verifikasi
Bea Cukai Langsa dan Satpol PP-WH Aceh Timur Amankan 14.100 Batang Rokok Ilegal dari Peredaran
Jurnalis Diduga Dihalangi saat Meliput Pengembalian Dana Desa, Mantan Geuchik: Ini Harusnya Transparan untuk Publik

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB