Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

50869 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​KUTACANE – WASPADA INDONESIA – Aroma tak sedap menyeruak dari balik pengelolaan dana penanggulangan bencana di Kabupaten Aceh Tenggara. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KALIBER Aceh secara resmi mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Aceh untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif terhadap penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun anggaran 2025 di BPBD setempat.

​Bukan tanpa alasan, desakan ini dipicu oleh sederet kejanggalan yang dinilai melukai rasa keadilan masyarakat dan petugas lapangan.
​Honor Petugas “Disunat”, Realisasi Anggaran Dipertanyakan

​Ketua LSM KALIBER Aceh, Zoel Kanedi, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait nasib para petugas tanggap darurat. Meski anggaran BTT 2025 dikabarkan telah terserap sepenuhnya (100%), namun kenyataan di lapangan berkata lain.
​
Informasi yang kami himpun, honorarium tim tanggap darurat hanya dibayarkan 7 hari. Padahal secara aturan dan pagu anggaran, mereka seharusnya menerima hak selama 14 hari. Ini menjadi tanda tanya besar, dikemanakan sisa anggarannya?” tegas Zoel Kanedi kepada media, Sabtu (17/1).

Baca Juga :  Panitia PON XXI Arung Jeram Di Agara Larang Wartawan Mengambil Gambar, Ada Apa ?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ironi Bantuan yang “Membusuk” di Gudang
​Selain persoalan honor, sorotan tajam juga mengarah pada tumpukan bantuan bencana yang masih mendekam di gudang BPBD Aceh Tenggara. Di saat warga terdampak bencana sangat membutuhkan bantuan, logistik tersebut justru dilaporkan belum tersalurkan secara maksimal.

​Ketidaktransparanan ini memicu kecurigaan adanya upaya penyembunyian stok atau ketidakmampuan birokrasi dalam merespons darurat bencana secara cepat dan tepat.
​Polda Aceh Harus Bergerak Cepat
​LSM KALIBER menilai, jika persoalan ini dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap institusi penanggulangan bencana akan hancur.
​”Kami minta Polda Aceh segera melakukan audit total. Jangan biarkan dana bencana jadi ajang bancakan oknum. Ini adalah uang rakyat yang dialokasikan untuk keadaan darurat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tambah Zoel.

Baca Juga :  Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

​Hingga berita ini diturunkan, pihak BPBD Aceh Tenggara belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pemotongan honor maupun menumpuknya bantuan di gudang tersebut.
​
Jika terbukti ada selisih pembayaran honor antara laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan realitas di lapangan, ini merupakan delik kuat Tipikor (Tindak Pidana Korupsi).
​Sudut Sosial: Penimbunan bantuan di gudang saat masyarakat menderita bisa dikategorikan sebagai kelalaian berat dalam penanganan bencana.(AL)

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru