Pemprov Lampung Percepat Pembangunan 62 Paket Jalan Provinsi, Target Mulai Maret 2026

hayat

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi tahun anggaran 2026 dengan menyiapkan 62 paket pekerjaan yang akan dimulai secara serentak pada Maret mendatang.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyatakan bahwa jadwal pengerjaan tahun ini dimajukan lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya baru dimulai pada April atau Mei.

Percepatan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Lampung untuk merespons kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Dawam Raharjo Mantan Bupati Lampung Timur Di Tahan Kejati Lampung

​“Tahun ini Bapak Gubernur menegaskan agar pembangunan bisa dimulai Maret. Masyarakat sudah menunggu jalan yang benar-benar mantap,” ujar Taufiqullah dalam keterangan persnya, Selasa (10/2/2026).

Sebagai langkah awal sejak Januari 2026, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BMBK di berbagai wilayah telah melakukan pemeliharaan rutin berupa penambalan lubang jalan.

Langkah mitigasi ini dilakukan untuk menjaga keamanan berkendara di tengah tingginya curah hujan yang kerap memicu kerusakan baru.

​Pada tahun 2025, Pemprov Lampung mencatat telah menyelesaikan 52 paket pekerjaan jalan yang meningkatkan tingkat kemantapan jalan provinsi menjadi 79,79 persen. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada di bawah 78 persen.

Baca Juga :  LSM Trinusa Layangkan Surat Konfirmasi Dugaan Korupsi di UPTD Taman Budaya Lampung

​Untuk tahun 2026, terdapat penambahan 10 paket pekerjaan sehingga total menjadi 62 paket. Proyek ini tidak hanya mencakup perbaikan rutin, tetapi juga peningkatan struktur jalan strategis serta pembangunan jembatan penghubung antardaerah.

Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan infrastruktur ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Provinsi Lampung melalui kelancaran distribusi dan mobilitas masyarakat.

–HYT–

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Perlombaan Tradisional Penuh Keceriaan
Kajati Lampung Diganti, Danang Suryo Wibowo ke Kejagung
Respons Maraknya Aksi Swadaya, Pemprov Lampung Kaji Skema Bantu Bangun Jalan Desa
Jaksa Tuntut Terdakwa Dendi Ramadhona 11 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp31 Miliar, Zainal Fikri 3 Tahun, Syahril 3 Tahun, Adal Linardo 7 tahun dan Syahril Ansyori 7 Tahun Penjara
Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal
Upaya Menjaga Keamanan, Tim Komposit Gegana Lampung Intensifkan Patroli Dialogis di Berbagai Lokasi Strategis
Wagub Jihan Nurlela Buka Kejuaraan Renang Nasional di Lampung
Pemprov Lampung Dukung Putra Daerah Hadiri Black Hat USA 2026

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Emak-emak di Lawe Penanggalan Blokir Jalan Tuntut Kepastian Bantuan Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Bantuan Bencana Hidrometeorologi Belum Turun, Korban di Aceh Tenggara Gelar Aksi Protes

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Berita Terbaru