DUGAAN RED FLAG KEUANGAN BANK LAMPUNG : LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI 4 JUNI 2026

hayat

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:55 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD Provinsi Lampung menyatakan keprihatinan serius atas hasil kajian investigatif terhadap kondisi keuangan dan tata kelola Bank Lampung yang menunjukkan sejumlah indikator red flag yang patut menjadi perhatian publik, regulator, dan aparat penegak hukum.

Berdasarkan kajian investigatif yang disusun LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Provinsi Lampung, ditemukan sejumlah indikator yang mengarah pada potensi tekanan kualitas aset, risiko likuiditas, hingga dugaan lemahnya tata kelola perusahaan.

Menurut Faqih Fakhrozi S. Pd,. Sekertaris Jendral LSM Trinusa DPD Provinsi Lampung dalam kajian tersebut disebutkan bahwa:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

laba bank mengalami penurunan,

CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) meningkat signifikan,

cash flow operasi negatif,

serta terjadi tekanan pada kualitas kredit dan likuiditas bank.

Analisis rasio kesehatan bank menunjukkan Return On Asset (ROA) berada di kisaran ±0,98 persen, yang dinilai menunjukkan profitabilitas mulai melemah dan efisiensi menurun.

Selain itu, Faqih juga menyoroti kenaikan beban barang dan jasa dari Rp81,13 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp95,22 miliar pada tahun 2024 atau naik sekitar Rp14,09 miliar. Kajian investigatif menyebut pos tersebut merupakan area rawan dalam audit investigatif karena berpotensi terkait:

Baca Juga :  LSM JATI Lampung Soroti LHKPN Kepala Kemenag Kota Metro, Diduga Tak Laporkan Seluruh Harta

markup,

pengadaan fiktif,

vendor afiliasi,

pemborosan,

dan benturan kepentingan.

Tidak hanya itu, terjadi pula lonjakan beban non-operasional sebesar 142 persen dari Rp4,81 miliar menjadi Rp11,66 miliar. Dalam kajian disebutkan area ini rawan terhadap:

pengeluaran tidak wajar,

koreksi internal,

transaksi di luar bisnis inti,

hingga potensi penyimpangan lainnya.

LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Lampung juga mencatat adanya penurunan deposito sekitar Rp302 miliar dan kenaikan dana antar bank menjadi Rp1,109 triliun yang dinilai dapat mengindikasikan tekanan likuiditas dan ketergantungan pendanaan eksternal.

Kajian tersebut turut menyoroti potensi risiko transaksi pihak berelasi yang rawan conflict of interest, vendor afiliasi, perlakuan khusus, serta abuse of power.

Dalam aspek tata kelola, ditemukan adanya dinamika perubahan direksi serta beberapa RUPS luar biasa yang dinilai dapat menjadi indikator konflik internal, tekanan politik, dan intervensi kepentingan non-bisnis terhadap bank daerah.

Atas dasar tersebut, LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Lampung sebelumnya telah menyampaikan surat permintaan klarifikasi dan desakan pemeriksaan kepada pihak terkait, termasuk regulator dan institusi pengawasan.

Namun apabila hingga tanggal 4 Juni 2026 tidak terdapat jawaban resmi, klarifikasi terbuka, maupun langkah konkret dari pihak terkait, maka LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Lampung menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol sosial dan penyampaian aspirasi publik secara terbuka dan konstitusional.

Baca Juga :  LSM Soroti Anomali LHKPN Kepala Bappeda Lampung Selatan, Desak KPK dan PPATK Periksa

Aksi tersebut direncanakan akan membawa sejumlah tuntutan:

1. Mendesak audit investigatif menyeluruh terhadap Bank Lampung;
2. Mendesak pemeriksaan transaksi kredit inti dan transaksi pihak berelasi
3. Mendesak keterbukaan publik terhadap kondisi kesehatan bank daerah;
4. Mendesak aparat penegak hukum melakukan pengumpulan bahan dan keterangan;
5. Menolak segala bentuk intervensi politik dan penyalahgunaan kewenangan di tubuh BUMD.

LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Lampung menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral masyarakat sipil dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan terhadap dana publik.

Sebagaimana tercantum dalam kesimpulan strategis kajian investigatif, temuan-temuan tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi:

stabilitas bank daerah,

dana masyarakat,

kontribusi PAD,

serta kepercayaan publik.

LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Lampung menegaskan akan terus mengawal:

transparansi,

akuntabilitas,

dan tata kelola yang bersih serta profesional di Provinsi Lampung.

“Diam terhadap dugaan penyimpangan adalah pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.”

LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG

Bersatu • Mengawal • Membela Rakyat.

Berita Terkait

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir
Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026
Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran
Canangkan Desa TAPIS di Desa Panca Tunggal Jaya, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemberdayaan Keluarga Berbasis Potensi Lokal
Kapolsek Talang Padang Silaturahmi dengan Ipda Sabila, Putri AKP Anumerta Lusiyanto yang Baru Dilantik Jadi Perwira Polri
Kajati Lampung Diganti, Danang Suryo Wibowo ke Kejagung
Respons Cepat! Kapolres Tanggamus Turun Langsung Cek Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru