Tanah Karo || Waspada Indonesia
Tim Laboratorium Forensik Polda Sumut bersama Inafis Polres Tanah Karo turun langsung menyelidiki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG Karo Sempajaya di Berastagi, Jumat 13/8/2026. Penyelidikan dilakukan pasca ratusan siswa SMA Negeri 1 Berastagi diduga keracunan makanan.
Dalam pemeriksaan, tim Labfor mengambil sejumlah barang bukti berupa sisa makanan dan sampel dari pembuangan limbah untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan menegaskan pihaknya meminta instansi terkait mengusut tuntas penyebab keracunan. Ia juga meluruskan bahwa dapur SPPG tersebut tidak terkait operasional Kodim.
“Dapur MBG ini memang berada di area Kodim, tapi kami hanya menyediakan tempat. Proses masak dan penyediaan bahan makanan tidak ada campur tangan Kodim. Jadi tidak ada keterlibatan kami dengan Badan Gizi Nasional,” tegas Panjaitan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Berastagi Normawati br Ginting menyebut total ada 247 siswa yang menjadi korban. Para siswa sudah dirujuk ke RS Efarina, RS Amanda, RSU, dan RS Mina.
“Kondisi siswa sudah berangsur pulih. Hari ini masih ada 3 siswa yang pusing dan langsung kami antar ke RS Amanda. Guru-guru juga kami tugaskan mendampingi siswa di rumah sakit,” kata Normawati.
(Nathan 366)


































