Tindak Tegas Knalpot Brong, LSM PENJARA Puji Ketegasan Kapolres Aceh Tenggara
KUTACANE — WASPADA INDONESIA Langkah tegas Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara dalam menindak maraknya penggunaan knalpot tidak standar alias brong mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satu bentuk dukungan datang dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (PENJARA) Aceh.
Ketua DPD LSM PENJARA Aceh, Pajri Gegoh Selian, menyampaikan pujian langsung atas komitmen Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., CPHR., dalam menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pemusnahan sebanyak 46 unit knalpot brong hasil operasi penertiban lalu lintas, yang digelar secara terbuka di halaman Mapolres Aceh Tenggara pada Kamis (17/9/2026).
Respon Cepat atas Keluhan Masyarakat
Menurut Gegoh Selian, tindakan pemusnahan barang bukti tersebut bukan sekadar seremoni penegakan hukum biasa, melainkan jawaban nyata atas keresahan warga selama ini. Kebisingan yang ditimbulkan knalpot brong kerap mengganggu kenyamanan beribadah, waktu istirahat warga, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kami mengapresiasi setinggi-tingginya tindakan tegas Kapolres Aceh Tenggara beserta jajarannya. Penggunaan knalpot brong ini sudah sangat meresahkan warga. Ketegasan pemusnahan barang bukti di lapangan seperti ini adalah langkah tepat untuk memberikan efek jera,” ujar Pajri Gegoh Selian di Kutacane.
I
a menambahkan bahwa ketertiban lalu lintas merupakan cermin dari budaya disiplin suatu daerah. Oleh karena itu, penindakan terhadap pelanggaran kasat mata harus didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.
Dukungan Penuh Forkopimda dan Pemkab Aceh Tenggara
Proses pemusnahan 46 unit knalpot brong tersebut berlangsung khidmat dan transparan. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, M.Si., para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran pimpinan daerah dan para kepala dinas menjadi simbol kuatnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlantas) di wilayah Bumi Sepakat Segenep.
LSM PENJARA berharap langkah penertiban ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus ditingkatkan melalui razia berkala dan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta bengkel kendaraan di wilayah Aceh Tenggara.
Laporan :Aliasa



































