Kemendagri Beri Apresiasi atas Percepatan Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Aceh Tenggara yang Melonjak dari Nol Menjadi 41 Persen Persen

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 16:32 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara atas langkah konkret dalam mempercepat penyerapan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Kebijakan percepatan yang diterapkan dalam satu bulan terakhir terbukti efektif, mengangkat angka realisasi anggaran dari posisi nol persen menjadi 41 persen.

Langkah signifikan ini dilakukan untuk memastikan agenda rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah pascabencana berjalan sesuai target. Pemerintah pusat menilai bahwa keberhasilan Aceh Tenggara dalam mengelola anggaran ini merupakan success story yang semestinya menjadi acuan bagi daerah lain. Terutama bagi wilayah-wilayah yang hingga saat ini realisasi serapan anggaran TKD-nya masih tertahan di bawah angka 30 persen.

Baca Juga :  Viral Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Aceh Tenggara, Investigasi Temukan Fakta yang Berbeda di Lapangan

Dalam upaya memitigasi risiko bencana di masa depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga level desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Fokus utama instruksi tersebut adalah menjaga efektivitas koordinasi melalui jalur komunikasi yang harus tetap aktif selama 24 jam.

Baca Juga :  Skandal Anggaran Rumah Tangga Plt Sekda Agara: Antara Fasilitas Mewah dan Dugaan Pelanggaran Mandat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini menjadi instrumen krusial bagi jajaran pemerintahan daerah, termasuk aparatur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, agar senantiasa tanggap terhadap situasi darurat. Penyerapan anggaran yang optimal tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kewajiban fiskal, namun sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan pemulihan yang cepat bagi masyarakat terdampak bencana.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
APBK Perubahan Aceh Tenggara 2026 Disahkan Rp1,145 Triliun, Turun Rp85 Miliar dari Usulan Awal
Jembatan Darurat Natam Darul Hasanah Kembali Dilalui, Ribuan Warga di Seberang Sungai Alas Bernapas Lega
Anggota DPR RI Muslim Ayub Salurkan 673 Beasiswa PIP untuk Pelajar di Aceh Tenggara
Pesta Pernikahan Anak Bupati Aceh Tenggara Berlangsung Meriah, Dihadiri Tokoh-Tokoh Penting Aceh
Bukti Video Bongkar Borok Penanganan Banjir Jembatan Kuning I, Material Banjir Dijual Saat Warga Kebanjiran
Penanganan Sumbatan di Jembatan Kuning I Aceh Tenggara Dinilai Lamban, Kalaksa BPBD Keluhkan Koordinasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Dayah MUQ Nagan Raya Gelar Maulid Nabi dan Festival Prestasi Santri II Tahun 2026, Cetak Generasi Qur’ani Berkarakter

Kamis, 5 November 2026 - 11:17 WIB

Dek Fadh Sampaikan Duka Cita, Ajak Semua Pihak Jaga Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 15:03 WIB

Aplikasi Simpadu Nara Yang Pertama Di Aceh. Pemkab Nagan Raya Luncurkan Secara Resmi Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIB

Tinggalkan Sistem Berkas Manual, Nagan Raya Terapkan SIMPADU-NARA untuk Pengajuan Dana Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Dinilai Responsif Perjuangkan Aspirasi Masyarakat, Jamaluddin Idham Raih JAB Award 2026.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Ratusan Minuman Dibagikan, Brimob Hadirkan Kebahagiaan bagi Jamaah Jumat di Blang Muko

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ketua RAPI Aceh Barat Daya Sambut Hangat Kedatangan Ketua RAPI Aceh, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Ketua DPRK Nagan Raya Diduga Jadikan Rumah Dinas Negara Sebagai Tempat Perselingkuhan, Istri Murka dan Lapor Polisi

Berita Terbaru