Ustadz Abdurrahman Thaib, Ex Napiter Siap Kawal Pemilu 2024 dan Bela Palestina dari Stigma Negatif Terorisme

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 26 November 2023 - 08:24 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menyikapi dan mendukung pernyataan Kapolri yang meminta kepada jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sel tidur terorisme, Yayasan Pelita Bersatu Indonesia memastikan diri siap untuk bersinergi membantu peran polri meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme.

Dalam Pasal 4 UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian disebutkan bahwa Polri memiliki tujuan untuk ‘mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia’.

Saat ini, dukungan kepada Palestina terkait agresi Israel dan gencatan senjata yang terjadi di Gaza, terus bergema ke berbagai daerah di Indonesia dari sejumlah organisasi masyarakat hingga lintas agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai salah satu organisasi yang terus menyuarakan dukungannya kepada Palestina, Ketua umum Yayasan Pelita Bersatu Indonesia, Ust. Abdulrahman Taib mengatakan, aksi bela Palestina memang harus terus digaungkan.

Namun secara tegas, Ia mengingatkan untuk tetap berhati-hati dan wajib meningkatkan kewaspadaan. Sebab, ditakuti ada pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari aksi tersebut yang nantinya muncul stigma negatif terorisme sebagaimana pandangan Amerika.

Baca Juga :  200 Wartawan Anggota PWI Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang

“Kewaspadaan memang perlu tapi dukungan ke Palestina tetap wajib digelorakan secara baik. Dan jangan dijadikan alasan untuk bertindak represif terhadap demo pro kemerdekaan Palestina,” kata Ust. Abdulrahman Taib melalui keterangan, Minggu (26/11/2023).

“Jadi kewaspadaan itu selalu penting. Dukungan terhadap Palestina tidak boleh diberi stigma negatif terorisme sebagaimana pandangan Amerika. Kita tetap teguh mendukung perjuangan masyarakat internasional untuk meraih Kemerdekaan Palestina,” sambungnya.

Ust. Abdulrahman Taib juga menghimbau, agar dukungan terhadap Palestina yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejalan dengan yang dilakukan oleh pemerintah. Misalnya dengan cara mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.

“Kita berharap tidak ada yang memancing di air keruh. Jangan sampai memindahkan konflik ke negeri kita sendiri, cukup kita dukung penuh upaya pemerintah melalui jalur diplomatik dan bantuan kemanusiaan,” jelasnya.

Pemilu Serentak 2024

Tak hanya itu saja, Ust. Abdulrahman Taib juga berharap Pemilu tahun 2004 mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancar, tanpa adanya gangguan dari kelompok-kelompok yang tidak menghendaki pelaksanaan pesta demokrasi.

“Sehubungan dengan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 kami berharap agar dapat berjalan dengan aman dan lancar dan tidak ada gangguan dari kelompok-kelompok intoleransi maupun dari kelompok yang tidak menghendaki pelaksanaan pemilu. Karenanya kami mengajak masyarakat dan semua pihak untuk ikut membantu mensukseskan pemilu tahun 2024,” ujar Abdulrahman.

Baca Juga :  RAD Indonesia Sukses Gelar Sertikasi International CMA Batch 18 di Hotel Ciputra

Pria yang merupakan mantan napi teroris yang sudah kembali ke pelukan NKRI ini, juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 nanti. Sebab, suara yang diberikan akan menentukan nasib bangsa dan negara Indonesia dalam beberapa tahun kedepan.

“Kami juga mengajak masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput karena suara kita akan menentukan nasib bangsa dan negara Indonesia ke depan. Selain itu, segala bentuk yang berpotensi mengganggu jalannya pelaksanaan pemilu hendaknya dapat kita laporkan kepada pihak-pihak yang berwenang,” tutupnya.

Sebagai informasi, Yayasan Pelita Bersatu Indonesia merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dakwah dan sosial kemasyarakatan yang dikelola oleh para mantan narapidana teroris khususnya yang berada di wilayah provinsi Sumatera Selatan. (Red).

Berita Terkait

Istimewa Tersangka Korupsi Kuota Haji Lebaran di Rumah Bareng Keluarga, Ini Alasan KPK
Keluarga Besar Faqih Fakhrozi Bin H. Makmun Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
Marselinus Edwin & Co. Law Office Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan
DPP AKPERSI Kecam Intimidasi Terhadap Ketua DPC Pekanbaru, Instruksikan Jajaran Tetap Solid
Limbuk : “Dinantikan banyak penonton, menyajikan humor segar ditengah serius alur cerita wayang
HIMLAB Raya Jakarta Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel, Dorong Penguatan Pembangunan Daerah
Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:02 WIB

Keluarga Besar Faqih Fakhrozi Bin H. Makmun Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 01:24 WIB

Marselinus Edwin & Co. Law Office Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:35 WIB

Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:56 WIB

DPP AKPERSI Kecam Intimidasi Terhadap Ketua DPC Pekanbaru, Instruksikan Jajaran Tetap Solid

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:55 WIB

Limbuk : “Dinantikan banyak penonton, menyajikan humor segar ditengah serius alur cerita wayang

Senin, 9 Maret 2026 - 21:31 WIB

HIMLAB Raya Jakarta Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel, Dorong Penguatan Pembangunan Daerah

Senin, 9 Maret 2026 - 01:22 WIB

Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:29 WIB

AKPERSI Apresiasi Kebijakan Menkomdigi, Pembatasan Media Sosial Anak Berlaku 28 Maret 2026

Berita Terbaru