Ayah dan Anak Meninggal Tenggelam Saat Menjala Ikan di Sungai Way Waya Pringsewu

hayat

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 04:22 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, Lampung – Peristiwa tragis terjadi di Way Waya, Pekon Madaraya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, di lebaran kedua, Minggu (22/03/2026) siang. Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat menjala ikan di sungai setempat.

Korban diketahui merupakan ayah dan anak, yakni Abdul Hamid (52) dan putranya Mahpudin (13). Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya tengah menjala ikan di aliran sungai tersebut saat insiden terjadi.

Diduga, sang anak lebih dahulu tenggelam. Melihat kondisi itu, Abdul Hamid berusaha memberikan pertolongan, namun nahas upaya penyelamatan tersebut justru membuat keduanya ikut tenggelam di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Pria Di Pringsewu Tega Gelapkan Motor Teman Demi Untuk Judol dan Narkoba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, terlihat sejumlah warga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut juga tampak suasana haru saat korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari sungai.

Kepala Pekon Madaraya, Hariyadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kedua korban kemudian ditemukan pada pukul 14.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Kedua korban tenggelam di Sungai Way Waya, Dusun Madaraya, sekitar pukul 12 siang. Korban berjumlah dua orang, ayah dan anak, warga Sukarendah, Pekon Sumber Bandung. Keduanya ditemukan sekitar pukul 14.20 dan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hariyadi saat dikonfirmasi Media Waspadaindonesia. Com.

Baca Juga :  DPC ASWIN Pringsewu Soroti UKW Menjadi Senjata Penolakan Kemitraan Prusahaaan Pers

Haryadi menyebut, korban Abdul Hamid telah dimakamkan pada sekitar pukul 17.00 WIB, namun putranya dibawa oleh keluarganya ke Kota Bumi, Lampung Utara untuk dimakamkan disana.

“Abdul Hamid sudah bercerai dengan istrinya.
Anaknya ikut mantan istrinya di Kota Bumi, tadi sempat dibawa ke Puskesmas selanjutnya dibawa pakai ambulans,” tandasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah dengan arus tidak menentu serta kedalaman yang sulit diprediksi.

Berita Terkait

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir
Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026
Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran
Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi
Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar
Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru