Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 01:22 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan diskusi publik pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar di Caffe Jempol, yang berlokasi di Jalan Raya Tengah RT 01 RW 012 No. 1, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut mengusung tema “Spirit Ramadan: Mempererat Ukhuwah, Mengokohkan Kedaulatan, dan Sinergi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Rakyat.” Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP LIPPI, tokoh pemuda, serta sejumlah aktivis yang turut berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan, khususnya terkait ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dan peran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum DPP LIPPI, Dedi Siregar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kondisi pasokan bahan pangan di Indonesia masih dalam keadaan aman dan stabil. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan stok bahan pokok di berbagai daerah serta harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

“Kami melihat kesiapan pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga bahan pangan menjelang Idul Fitri cukup baik. Ketersediaan cadangan pangan nasional masih memadai, sementara harga di pasaran secara umum masih dalam kondisi stabil dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

Baca Juga :  Lantik Sejumlah Pejabat, Mendagri Ingatkan Loyalitas dan Prestasi

Lebih lanjut, DPP LIPPI juga memberikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang dinilai berhasil menjaga stabilitas pasokan bahan pangan nasional sehingga masyarakat tidak mengalami kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami mengapresiasi langkah dan kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang dinilai berhasil memastikan ketersediaan stok bahan pangan nasional tetap aman. Stabilitas harga yang relatif terjaga di pasaran juga menjadi indikator bahwa kebijakan pemerintah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, DPP LIPPI juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program strategis yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan nasional. Salah satu capaian penting yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, terutama komoditas beras, pada awal tahun 2026.

Menurut Dedi, capaian tersebut merupakan langkah besar bagi Indonesia dalam memperkuat kedaulatan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, khususnya beras, dalam waktu relatif singkat merupakan pencapaian strategis yang patut diapresiasi. Ini menjadi langkah penting bagi bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” jelasnya.

Tidak hanya itu, DPP LIPPI juga mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Ketua PW GPA DKI : Setalah kami melihat dan kami pahami ternyata UU TNI Bukan kembalikan Dwifungsi Abri, Akan Tetapi Untuk memperkuat pengabdian kepada negara

Menurut Dedi Siregar, program MBG memberikan efek berganda bagi perekonomian karena mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang sangat luas. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga menggerakkan ekonomi daerah karena menyerap hasil panen petani, peternak, serta pelaku UMKM. Bahkan dapur-dapur MBG yang tersebar secara nasional juga membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.

Dalam diskusi publik yang digelar dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, para peserta juga membahas pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan pemuda dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
DPP LIPPI menilai bahwa semangat Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, memperkokoh persatuan bangsa, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Spirit Ramadan harus menjadi energi kolektif bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kedaulatan bangsa, dan bersama-sama mendorong kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat,” ungkap Dedi.

Melalui kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama ini, DPP LIPPI berharap semangat kebersamaan dan persatuan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat ukhuwah, memperkuat dialog kebangsaan, serta mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tutup Dedi Siregar. (REF)

Berita Terkait

Inalum Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional
Inalum Dorong Jurnalisme Lingkungan melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi
Presiden GANTARA Menyampaikan Ucapan Selamat Dan Sukses Dilantiknya Kepada Dr Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!
Aktivis Nasional Nilai Pencekalan Eks Jampidsus 20 Hari Sudah Tepat dan Sesuai Prosedur, : Jangan Digiring Menjadi Polemik Baru
Jaksa Agung Perintahkan Penghentian Pengumpulan Data MBG : Jika Oknum Polri yang Masalah Maka Siapa yang Akan Proses Hukum
Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Cari Formula Terbaik Perubahan Struktur OPD yang Efisien
Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Sampaikan Ucapan Menyentuh di Hari Koperasi Nasional ke-79: “Koperasi Adalah Rumah Gotong Royong Melawan Pengangguran”

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:51 WIB

Inalum Dorong Jurnalisme Lingkungan melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:43 WIB

Presiden GANTARA Menyampaikan Ucapan Selamat Dan Sukses Dilantiknya Kepada Dr Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:50 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:21 WIB

Aktivis Nasional Nilai Pencekalan Eks Jampidsus 20 Hari Sudah Tepat dan Sesuai Prosedur, : Jangan Digiring Menjadi Polemik Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:22 WIB

Jaksa Agung Perintahkan Penghentian Pengumpulan Data MBG : Jika Oknum Polri yang Masalah Maka Siapa yang Akan Proses Hukum

Senin, 13 Juli 2026 - 16:10 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Cari Formula Terbaik Perubahan Struktur OPD yang Efisien

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:23 WIB

Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Sampaikan Ucapan Menyentuh di Hari Koperasi Nasional ke-79: “Koperasi Adalah Rumah Gotong Royong Melawan Pengangguran”

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:23 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB

PRINGSEWU

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 18:24 WIB