Telkom Dorong Kolaborasi Kreatif dan Teknologi Melalui Ecosystem Dialogue

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 9 September 2024 - 06:29 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom Indonesia melalui program Indigo menggelar Ecosystem Dialogue di IndigoHub Jogja untuk mendorong kolaborasi antara ekosistem kreatif dan teknologi.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program Indigo kembali mengadakan Ecosystem Dialogue yang dilaksanakan di IndigoHub Jogja dengan tema “Integrating Technology for Creative Business Growth”. Acara ini menjadi ajang bertemunya para pelaku industri kreatif dan teknologi, dengan partisipasi dari berbagai sektor seperti pariwisata, pertanian, kriya, dan startup digital.

Acara yang diselenggarakan pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Bisma Jadmika, Direktur Bidang Industri Pariwisata & Kelembagaan Pariwisata Badan Otorita Borobudur; Alwin Zulfikar, Head of Product dari Run System; dan Syifa Nabia, Account Manager Telkom, serta partisipan dari berbagai sektor industri kreatif dan digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menggali potensi digital talent, kultural, dan pertumbuhan industri kreatif di Yogyakarta, Bisma Jatmika menyebutkan rencana pengembangan kawasan pariwisata baru di daerah Menoreh akan terbuka bagi para pelaku usaha kreatif dan inovasi teknologi termasuk kolaborasi yang dapat diinisiasi oleh para pelaku kreatif dan teknologi di Yogyakarta. 

Baca Juga :  Komunitas Ngopi Broo Bergotong Royong Bantu Warga Bersihkan Sisa Lumpur Banjir Kampung Lebak Teluk Pucung Bekasi

Alwin Zulfikar sebagai Head of Product dari Run System menjelaskan perspektif tentang bagaimana produk yang dikembangkan untuk pengusaha batik di Yogyakarta dapat terus relevan dengan kebutuhan pasar. Dengan adanya pengembangan produk yang kontekstual dengan kebutuhan inilah membuat startup akan terus relevan dengan kebutuhan market. 

Lebih lanjut, Syifa Nabia, Account Manager Telkom, menyatakan komitmen Telkom untuk terus bersinergi dengan ekosistem kreatif dan teknologi melalui diskusi terbuka bersama komunitas-komunitas kreatif di berbagai daerah untuk membantu mensosialisasikan percepatan bisnis melalui layanan digital My IndiBiz.

Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo, mengatakan jika program Indigo selalu berkomitmen untuk mendorong kolaborasi antara pelaku industri kreatif dan teknologi. “Melalui Ecosystem Dialogue, kami di Indigo berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara para pelaku industri kreatif dan teknologi, memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan startup dapat terintegrasi dengan baik dan memberi dampak positif pada perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Membangun Karakter Melalui Kebaya: Generasi Z dalam "Cultural Fusion" di Semarang

Sejak tahun 2013, Indigo (https://indigo.id/)  telah berperan aktif sebagai katalis antar ekosistem. Sebagai program inkubator dan akselerator startup dari PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom), hingga saat ini Indigo telah mengembangkan lebih dari 200 startup digital, salah satunya Run System yang juga telah berhasil go public. 

“Ecosystem Dialogue menjadi momen untuk saling mengenal dengan pelaku lain di industri kreatif & teknologi, menyenangkan bisa bertemu dengan para startup yang memberikan inspirasi bagi usaha kami kedepan,” disampaikan oleh Bu Yuni, salah satu pelaku kreatif dari bisnis makanan, minuman, dan kriya.

Ecosystem Dialogue menjadi forum diskusi antara Telkom dengan para pelaku startup di berbagai sektor, yang memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk bertumbuh bersama agar inovasi dari para startup dapat dirasakan lebih luas. Indigo bersama para pelaku kreatif dan teknologi akan terus berkolaborasi untuk memastikan inovasi dari para startup dapat dinikmati secara luas, sejalan dengan komitmen Telkom Indonesia dalam mendukung akselerasi ekonomi kreatif di Indonesia.

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB