Dek Fadh Silaturahmi dengan Bos Blue Bird, Bahas Peluang Investasi Multisektor di Aceh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 14:32 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Calon Wakil Gubernur Aceh terpilih, Fadhlullah (Dek Fadh), melakukan pertemuan dengan Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) yang juga komisaris utama BlueBird Holding Company, Di kantor pusat Bluebird Jakarta. Minggu, 8 Desember 2024. Pertemuan ini membahas peluang investasi di berbagai sektor strategis di Aceh, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

Dalam pertemuan ini, Dek Fadh didampingi oleh juru bicara Badan Pemenangan Aceh Mualem Dek Fadh, Mahfudz Y Loethan, yang juga Ketua Harian Japnas Aceh. Kehadiran mereka memperkuat komitmen pemerintah Aceh yang baru dalam menjalin kerja sama dengan para pelaku usaha nasional.

Dek Fadh memaparkan beragam potensi besar Aceh di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta energi terbarukan dan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis strategis, dan keindahan alam yang dapat menjadi daya tarik investasi. Produk unggulan seperti kopi Gayo, hasil perikanan, serta destinasi wisata seperti Pulau Weh dan Danau Laut Tawar menjadi fokus utama dalam strategi pembangunan ekonomi Aceh.

Baca Juga :  Pelantikan DPD GBRAN, Ketum Rimso Maruli Sinaga, S.H., M.H. Tegaskan Soliditas Organisasi,Presiden Ke-7 RI Hadir

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin Aceh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Untuk itu, kami membuka peluang kerja sama dengan pengusaha nasional dan internasional, terutama melalui Japnas dan Kadin, untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dek Fadh

Dek Fadh juga secara khusus memperkenalkan proyek Syiah Kuala Islamic Center kepada Bayu.

Proyek Syiah Kuala Islamic Center digagas sebagai pusat kegiatan keislaman, kebudayaan pendidikan, dan wisata religi bertaraf internasional. Proyek ini diharapkan menjadi ikon baru Aceh sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata religi.

“Kami berharap Kadin, dan para pengusaha nasional dapat mendukung proyek besar ini. Syiah Kuala Islamic Center bukan hanya simbol kebangkitan Aceh, tetapi juga akan menjadi motor penggerak ekonomi dan budaya

Wakil ketua umum Kadin bidang perencanaan pembangunan nasional, Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dek Fadh yang aktif menjalin komunikasi dengan dunia usaha. Ia menilai Aceh memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai sektor, terutama jika didukung dengan kebijakan yang mendukung dan ekosistem investasi yang kondusif.

Baca Juga :  PEKAT IB Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

“Aceh adalah daerah dengan potensi luar biasa. Dengan pengelolaan yang baik, sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan berbagai sektor lainnya dapat menjadi motor penggerak ekonomi. Japnas dan Kadin siap mendukung upaya ini melalui kolaborasi yang terencana,” ujar Bayu.

Sementara itu, Mahfudz Y Loethan, menambahkan bahwa Aceh memerlukan dukungan investasi yang konkret untuk mempercepat pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pengusaha nasional yang ada di Japnas dan Kadin, Aceh dapat menjadi jembatan untuk merealisasikan proyek-proyek strategis di daerah.

Dek Fadh menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa pemerintah Aceh yang baru akan memastikan regulasi yang mendukung dan layanan perizinan yang efisien bagi para investor. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama konkret antara pemerintah Aceh dan para pengusaha nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Aceh.

Berita Terkait

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar
Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran
Waspada Akun Online tiktok Diduga Menawarkan Video Call Berujung Permintaan Uang, Warga Diminta Tidak Mudah Terpancing
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Lahan Warga Karangsia Sungai Menang, AKPERSI Dorong Verifikasi Menyeluruh
Rakerwil I PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Resmi Digelar, Siap Bersinergi untuk Jakarta dan Indonesia
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
GRAKI Soroti Sumber Dana dan Kepemilikan PT Genba Multi Mineral

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:38 WIB

DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun

Senin, 28 September 2026 - 07:42 WIB

Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026

Senin, 28 September 2026 - 00:38 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB