Enam Putra-Putri Aceh Tenggara Lolos IPDN 2025, Bupati Fakhry: Ini Kebanggaan Daerah

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 00:13 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane , Waspada Indonesia –   Enam putra-putri asal Kabupaten Aceh Tenggara dinyatakan lulus sebagai Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2025. Kabar menggembirakan ini disambut rasa syukur dan bangga oleh jajaran pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta para orang tua.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, mengucapkan selamat sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru, kepala sekolah, dan orang tua yang telah berperan besar membimbing para calon praja hingga berhasil menembus seleksi ketat IPDN.

“Alhamdulillah, lima putra dan satu putri berhasil lulus masuk IPDN. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa sejak berdirinya STPDN/IPDN di Aceh Tenggara. Kami berharap mereka menjaga nama baik daerah dan menempuh pendidikan dengan sebaik-baiknya di Jatinangor,” ujar Fakhry, Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menegaskan bahwa dari total 44 kuota IPDN untuk Provinsi Aceh pada tahun ini, enam di antaranya berasal dari Aceh Tenggara. Menurutnya, hal ini menjadi prestasi yang perlu diapresiasi sekaligus dijadikan motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencetak prestasi.

Baca Juga :  Duka Banjir Sungai Alas vs. Kursi Emas: Saat Aceh Tenggara Sekarat

Melalui sambungan video call, Fakhry menyampaikan langsung ucapan selamat dan pesan kepada para calon praja. Dalam pesannya, dia menyemangati mereka untuk terus belajar dan tidak berhenti berinovasi.

“Kamu berhasil membuktikan diri! Jangan berhenti belajar dan berinovasi. Terus jaga semangat, semoga langkahmu dimudahkan dan ilmu yang didapat bermanfaat untuk membangun negeri, khususnya Aceh Tenggara,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan ini baru awal dari perjalanan panjang. Ia meminta para calon praja untuk menjaga integritas, disiplin, dan etika selama masa pendidikan.

“Kelulusan ini adalah pintu awal. Jadilah aparatur yang profesional dan berakhlak, yang nantinya mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh Tenggara,” tegasnya.

Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Kepala SMA Negeri 1 Kutacane, Salihin, S.Pd., M.Si., yang menyebut keberhasilan anak didiknya sebagai bukti bahwa usaha tidak mengkhianati hasil.

“Ini adalah buah dari ketekunan dan komitmen mereka dalam belajar. Semoga menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi,” ujar Salihin.

Baca Juga :  Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Ia juga menyebut tiga dari enam calon praja tersebut merupakan alumni SMA Negeri 1 Kutacane, yakni M. Hafiz Isliandra, Rizky Aradi, dan Muhammad Khopipan.

Rasa syukur turut disampaikan oleh orang tua calon praja. Salah satunya adalah Erwinsyah Putra, S.Pd.I., M.M., yang menilai pencapaian anak-anak bukan semata karena kecerdasan, namun juga hasil dari kerja keras, disiplin, dan doa yang tak henti-henti dipanjatkan.

“Kami selalu mendorong mereka belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, serta berdoa kepada Allah SWT agar diberikan jalan yang mudah. Alhamdulillah, hasilnya sangat membanggakan,” tuturnya.

Prestasi enam calon praja dari Aceh Tenggara ini menjadi penyemangat baru dalam meningkatkan peran pemuda di dunia pemerintahan. Pemerintah daerah berharap para praja kelak pulang membawa ilmu dan semangat perubahan yang akan membawa Aceh Tenggara menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru