Semangat Hari Pahlawan, Bea Cukai Aceh Kenalkan “Uang Kita” kepada Pelajar Lewat Kemenkeu Mengajar 10

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 02:02 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 10 November 2025 — Semangat belajar dan kepahlawanan menggema di SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh saat Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh resmi membuka kegiatan Kemenkeu Mengajar 10 (KM10) pada Senin (10/11). Kegiatan tahunan yang melibatkan para pegawai Kementerian Keuangan sebagai relawan ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan membangun kepedulian, pemahaman, dan inspirasi bagi generasi muda.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah serta para relawan dari unit vertikal Kemenkeu di Aceh yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Menurutnya, KM10 merupakan aksi nyata kepedulian pegawai Kemenkeu dalam membangun negeri melalui edukasi langsung kepada pelajar, bukan hanya dalam ruang kerja formal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran para relawan hari ini adalah bukti bahwa membangun bangsa tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga dapat dimulai dari ruang-ruang kelas seperti ini,” ujar Bier di hadapan para guru dan siswa. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi ini menjadi bagian dari gotong royong untuk mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga :  Lewat Program Light Up The Dream, PLN Kembali Berikan Listrik Gratis Untuk Warga Kurang Mampu di Banda Aceh

Tahun ini, Kemenkeu Mengajar mengusung tema “Mengenal Uang Kita, Menjaga Masa Depan”, yang difokuskan untuk menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa APBN adalah milik seluruh rakyat Indonesia, termasuk para siswa. Melalui pemahaman tersebut, peserta didik diharapkan menyadari bahwa fasilitas publik seperti sekolah, jalan, dan layanan kesehatan, semua dibiayai melalui penerimaan negara yang dikelola Kementerian Keuangan.

Bier menjelaskan bahwa memahami APBN sejak dini akan menumbuhkan generasi yang peduli, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengawal penggunaan uang negara. “Di pundak kalian, estafet pengelolaan keuangan negara akan diteruskan di masa depan,” pesannya penuh motivasi.

Pelaksanaan KM10 kali ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dalam momen tersebut, Bier mengajak siswa meneladani nilai kepahlawanan dengan cara yang relevan di era modern.

Baca Juga :  Fitriany Farhas, AP, Pj Bupati Nagan Raya Peninjauan Kesiapan PKA Anjungan Nagan Raya 

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berintegritas, jujur, rajin belajar, serta menjaga fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat. Inilah bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita,” ucapnya.

Ia juga mendorong siswa untuk aktif bertanya dan berdiskusi dengan para relawan untuk memahami lebih jauh peran Bea Cukai dalam menjaga perbatasan, peran Pajak dalam menghimpun penerimaan, serta bagaimana Kemenkeu memastikan uang negara kembali ke masyarakat melalui pembangunan.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Bea Cukai Aceh berharap semakin banyak siswa Aceh yang bercita-cita menjadi bagian dari pengelola keuangan negara di masa depan. “Dari sekolah ini, kami yakin akan lahir calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan siap mengelola uang negara dengan amanah,” tutup Bier. (RED)

Berita Terkait

Harga Semen Tembus Rp110 Ribu per Zak, DPW Tani Merdeka Aceh Minta SBA Bertindak
Promosi Batu Giok Nagan Zedi Trisma Mulia Kades Seunagan Timur Berikan Cendera Mata
Dukung Program Presiden, Pemerintah Aceh Perkuat Pelaksanaan Sekolah Rakyat hingga Wilayah Tengah
UIN Ar-Raniry Seleksi 53 Peserta Internasional dari 12 Negara untuk Penerimaan Mahasiswa Baru
Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
248 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Muzakir Manaf
Asosiasi Geologi dan Pertambangan Gayo Lues,Tentang Dugaan Pelanggaran Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas PT GAYO MINERAL RESOURCES
Bahlil Lahadalia Lantik Pengurus Baru Golkar Aceh, Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Partai

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru