Untuk Menghasilkan Kualitas Kopi Premium, Tim PKM UTU Latih Petani Terapkan GAP di Kebun Kopi Aceh Jaya

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 17:12 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Jaya: Tim Dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil melaksanakan kegiatan melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM-PPM) yang mendapat dukungan dana dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia tahun 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sabet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, dengan tema “Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Berbasis Perhutanan Sosial melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital.”

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, tim PKM UTU mengadakan Pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) atau pelatihan praktik pertanian yang baik, yang bertujuan untuk menghasilkan kualitas kopi robusta premium sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan perhutanan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan dilaksanakan pada 24–26 Oktober 2025 dan diikuti oleh para petani dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Jekoni. Menariknya, kegiatan ini dilakukan langsung di kebun kopi milik petani, sehingga peserta dapat mempraktikkan ilmu yang disampaikan secara langsung di lapangan.

Ketua Tim PKM, Ir. Rusdi Faidzin, M.Si, yang juga Dekan Fakultas Pertanian UTU, mengatakan bahwa kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi petani kopi di Aceh Jaya.

Baca Juga :  Syaikh Hisyam al-Kamil Ulama Besar Dari Mesir Mengisi Rihlah Ilmiah di Dayah Ruhul Qurani  Kabupaten Aceh Barat 

“Kami senang melihat semangat para petani yang belajar langsung di kebun. Mereka sekarang lebih paham cara menanam dan merawat kopi dengan baik, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Rusdi saat dikonfirmasi pada Rabu, 12 November 2025.

Sementara itu, Maulidil Fajri, S.P, M.Si, selaku pemateri pelatihan, menyampaikan bahwa penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu dan nilai jual kopi robusta. Melalui pelatihan ini, para petani diajarkan cara memilih buah kopi merah matang, melakukan penyortiran, fermentasi, penjemuran, hingga penyimpanan biji kopi yang benar, agar cita rasa kopi tetap terjaga dan tidak mudah rusak.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin petani tidak hanya paham cara menanam, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” jelas Maulidil.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan teknis para petani, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Tanam Pohon di Tanah Wakaf Produktif Aceh Jaya

“Sektor kopi robusta menjadi fokus utama karena merupakan kebanggaan dan komoditas unggulan Kabupaten Aceh Jaya yang memiliki cita rasa khas dan berpotensi menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Maulidil Fajri.

“Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi petani Aceh Jaya untuk menerapkan budidaya kopi berstandar tinggi, sehingga mampu menghasilkan kopi robusta premium dan memperkuat posisi Aceh Jaya sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Aceh,” tambahnya.

Sementara itu, Chairil, Ketua KTH Jekoni, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh tim dosen UTU.

“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Dulu kami menanam kopi seadanya, tapi sekarang kami tahu cara merawat tanaman agar hasilnya lebih bagus. Kami berharap pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut,” kata Chairil saat dikonfirmasi media ini.

Selain melibatkan Maulidil Fajri, S.P., M.Si dari Fakultas Pertanian UTU sebagai anggota tim, PKM ini juga melibatkan anggota tim Banta Diman, S.Sos.I., M.Si dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Nagan Raya Provinsi Aceh. ( Red )

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Bupati TRK Apresiasi Presiden Prabowo
Lomba Kreativitas Paud Tahun 2025 Kab.Karo Memperkuat Semangat Kolaborasi, Kreativitas, dan Inovasi Dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Apresiasi Pemkab Karo Untuk Guru dan Tenaga Kependidikan
Status Belum Final, Dandim Imbau Warga Tidak Kibarkan Bendera Bulan Bintang Jelang Milad GAM
Puluhan Santri TPQ BSN Nagan Raya Di Wisuda. M Azam Umar Alzam Berhasil Mencapai Tahfidz Qur’an 4 Juz.
Misnan Kepala SMP Negeri 1 Seunagan Terima Smart TV Untuk Listerasi Digital
Misna Kepala SMP Negeri 1 Seunagan Terima Smart TV Untuk Listerasi Digital
UTU dan STIAPEN Dampingi Petani Kopi Robusta Aceh Jaya Menuju Kualitas Kopi Robusta Sabet Bertaraf Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIB

Peringatan Isra’ Mi’raj di Pengungsian, Pemerintah dan Ulama Beri Dukungan Moril untuk Warga Agusen

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:18 WIB

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:42 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Kegiatan Dzikir dan Doa Tolak Bala di Kantor Camat Blangpegayon Jadi Bentuk Ikhtiar Masyarakat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

Laporkan Dugaan Tipikor Sektor Kesehatan, GAKORPAN Soroti Praktik Penggelembungan Anggaran di Puskesmas

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Terjunkan Tim Salurkan Bantuan Sembako untuk Pengungsi Terdampak Banjir dan Longsor

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:16 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Gotong Royong Bangun Bendungan Pengalihan Sungai Aih Bobo

Berita Terbaru

KEPULAUAN MERANTI

Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis

Senin, 12 Jan 2026 - 22:28 WIB