UTU dan STIAPEN Dampingi Petani Kopi Robusta Aceh Jaya Menuju Kualitas Kopi Robusta Sabet Bertaraf Dunia

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 17:00 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Jaya: Universitas Teuku Umar (UTU) bersama Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia tahun 2025, UTU melaksanakan Pelatihan “Panen dan Pasca Panen” bagi petani kopi di Desa Sabet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan PKM bertema “Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Berbasis Perhutanan Sosial melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital”, yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 2 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesertanya adalah anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Jekoni, kelompok yang selama ini aktif mengelola kebun kopi di kawasan perhutanan sosial dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tim pelaksana kegiatan dipimpin oleh Ir. Rusdi Faidzin, M.Si, Dekan Fakultas Pertanian UTU, dengan anggota Maulidil Fajri, S.P., M.Si dari Fakultas Pertanian UTU serta Banta Diman, S.Sos.I., M.Si dari STIAPEN Nagan Raya.

Baca Juga :  Partai Koalisi "Aceh Jaya Bangkit Bersama " Bentuk Sekber dan KPPA Tingkat Kecamatan

Menurut Rusdi Faidzin, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas petani agar mampu menghasilkan kopi dengan mutu unggul dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

“Kami ingin petani bisa menghasilkan kopi yang lebih berkualitas. Caranya dengan melakukan panen pada waktu yang tepat dan mengolah biji kopi dengan benar agar cita rasanya tetap terjaga,” ujar Rusdi saat dikonfirmasi pada Rabu, 12 November 2025.

Rusdi menambahkan, selama pelatihan para petani mendapatkan pendampingan intensif mengenai teknik memetik buah kopi merah matang, penyortiran biji, proses fermentasi yang benar, hingga cara menjemur dan menyimpan kopi agar tetap kering merata serta bebas jamur.

Ia juga menjelaskan bahwa kopi robusta yang dihasilkan dari Desa Sabet selama ini dikenal memiliki aroma kuat, cita rasa khas, kadar kafein seimbang, dan rasa pahit yang kuat namun tetap halus di lidah. Ciri khas inilah yang menjadikan Kopi Robusta Sabet sebagai salah satu kopi berkualitas premium di Aceh. Saat ini, kopi tersebut banyak diminati dan dibeli oleh pengusaha warung kopi di Banda Aceh dan berbagai daerah di Aceh pada umumnya, karena dinilai memiliki kualitas rasa yang stabil dan aroma yang kuat serta konsisten.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Nagan Raya Gelar  ANBK Tingkat Siswa SMP.

Lebih lanjut, Rusdi menyampaikan bahwa potensi besar ini perlu terus diperkuat melalui kegiatan pendampingan berkelanjutan. Melalui kerja sama antara UTU dan STIAPEN, diharapkan Kopi Robusta Sabet tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional sebagai kopi robusta bertaraf dunia.

“Segmen pelatihan ini menjadi langkah penting dalam mendorong petani Aceh Jaya agar semakin percaya diri membawa Kopi Robusta Sabet ke pasar nasional dan internasional sebagai produk lokal dengan rasa pahit yang kuat, aroma khas, dan kualitas premium yang kini telah diakui serta dinikmati oleh pecinta kopi di seluruh Aceh,” tutup Rusdi. (Red)

Berita Terkait

Pemkab Karo Terima Kunjungan Tim Verifikasi Program Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kemendikdasmen dan BPMP
TRK Bupati Nagan Raya Serahkan Bantuan Pendidikan Rp721 Juta bagi 580 Santri dan Mahasiswa Usai Upacara Hardiknas
Ratusan Siswa SDN Babah Krung Nagan Raya Antusias Ikut Upacara Hardiknas Tahun 2026
Bupati Karo : Program CSR Tidak Hanya Berhenti Pada Bantuan Biaya Tapi Jembatan Bagi Anak Kurang Mampu Meraih Mimpi di Sekolah Terbaik
Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karo Tahun 2026 Secara Resmi Dibuka
Program Makanan Bergizi Puteran 2 Berjalan Lancar, Menu Baru Lebih Variatif dan Disukai Siswa di 20 Sekolah
3.538 Senyum Tercipta di Cikalongwetan, SPPG Hadirkan Menu Bergizi Penuh Kepedulian
HPN 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Bersama Pers untuk Bangun Daerah yang AMANAH

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:28 WIB

Polres Karo Ungkap 21 Kasus Narkoba Dalam Ops Antik Toba 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:01 WIB

Klarifikasi Terbuka Lia Hambali Jadi Tamparan bagi Penyebar Narasi Sepihak yang Mengabaikan Fakta dan Konteks

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Kapolres Karo Ajak Generasi Muda Karo Menjadikan Pancasila Kompas Dalam Belajar, Berteman dan Bertindak.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:10 WIB

Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:24 WIB

Tim Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Bupati Karo : Pariwisata Salah Satu Sektor Unggulan yang Menjadi Prioritas

Berita Terbaru