UTU dan STIAPEN Dampingi Petani Kopi Robusta Aceh Jaya Menuju Kualitas Kopi Robusta Sabet Bertaraf Dunia

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 17:00 WIB

50164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Jaya: Universitas Teuku Umar (UTU) bersama Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia tahun 2025, UTU melaksanakan Pelatihan “Panen dan Pasca Panen” bagi petani kopi di Desa Sabet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan PKM bertema “Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Berbasis Perhutanan Sosial melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital”, yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 2 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesertanya adalah anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Jekoni, kelompok yang selama ini aktif mengelola kebun kopi di kawasan perhutanan sosial dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tim pelaksana kegiatan dipimpin oleh Ir. Rusdi Faidzin, M.Si, Dekan Fakultas Pertanian UTU, dengan anggota Maulidil Fajri, S.P., M.Si dari Fakultas Pertanian UTU serta Banta Diman, S.Sos.I., M.Si dari STIAPEN Nagan Raya.

Baca Juga :  Semangat HAN 2025: 150 Anak PAUD Ramaikan Acara Silaturahmi Bersama Bunda PAUD

Menurut Rusdi Faidzin, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas petani agar mampu menghasilkan kopi dengan mutu unggul dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

“Kami ingin petani bisa menghasilkan kopi yang lebih berkualitas. Caranya dengan melakukan panen pada waktu yang tepat dan mengolah biji kopi dengan benar agar cita rasanya tetap terjaga,” ujar Rusdi saat dikonfirmasi pada Rabu, 12 November 2025.

Rusdi menambahkan, selama pelatihan para petani mendapatkan pendampingan intensif mengenai teknik memetik buah kopi merah matang, penyortiran biji, proses fermentasi yang benar, hingga cara menjemur dan menyimpan kopi agar tetap kering merata serta bebas jamur.

Ia juga menjelaskan bahwa kopi robusta yang dihasilkan dari Desa Sabet selama ini dikenal memiliki aroma kuat, cita rasa khas, kadar kafein seimbang, dan rasa pahit yang kuat namun tetap halus di lidah. Ciri khas inilah yang menjadikan Kopi Robusta Sabet sebagai salah satu kopi berkualitas premium di Aceh. Saat ini, kopi tersebut banyak diminati dan dibeli oleh pengusaha warung kopi di Banda Aceh dan berbagai daerah di Aceh pada umumnya, karena dinilai memiliki kualitas rasa yang stabil dan aroma yang kuat serta konsisten.

Baca Juga :  Police Goes To School, Satlantas Polres Tanah Karo Ajak Pelajar Patuh dan Disiplin Berlalu Lintas

Lebih lanjut, Rusdi menyampaikan bahwa potensi besar ini perlu terus diperkuat melalui kegiatan pendampingan berkelanjutan. Melalui kerja sama antara UTU dan STIAPEN, diharapkan Kopi Robusta Sabet tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional sebagai kopi robusta bertaraf dunia.

“Segmen pelatihan ini menjadi langkah penting dalam mendorong petani Aceh Jaya agar semakin percaya diri membawa Kopi Robusta Sabet ke pasar nasional dan internasional sebagai produk lokal dengan rasa pahit yang kuat, aroma khas, dan kualitas premium yang kini telah diakui serta dinikmati oleh pecinta kopi di seluruh Aceh,” tutup Rusdi. (Red)

Berita Terkait

Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karo Tahun 2026 Secara Resmi Dibuka
Program Makanan Bergizi Puteran 2 Berjalan Lancar, Menu Baru Lebih Variatif dan Disukai Siswa di 20 Sekolah
3.538 Senyum Tercipta di Cikalongwetan, SPPG Hadirkan Menu Bergizi Penuh Kepedulian
HPN 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Bersama Pers untuk Bangun Daerah yang AMANAH
Police Goes To School, Satlantas Polres Tanah Karo Ajak Pelajar Patuh dan Disiplin Berlalu Lintas
Tanamkan Kesadaran dan Pengetahuan Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini Sat Lantas Polres Tanah Karo Edukasi Rambu Lalu Lintas kepada Siswa TK Sint Xaverius
Penambang Ilegal Asal Vietnam Diduga Kabur Saat Tengah Malam, Sebelum Operasi Gabungan Diluncurkan
Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Bupati TRK Apresiasi Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:22 WIB

DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Resmi Berdiri di Kabupaten Pesisir Barat

Senin, 22 September 2025 - 12:51 WIB

LSM SIMULASI Lampung Soroti Dugaan Kecurangan Rp 12 Miliar di Dinas Kesehatan Pesisir Barat

Berita Terbaru

DAERAH

Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:13 WIB