Dari Rantau untuk Kampuang: IKLA RGS RIAU Salurkan Bantuan Rp112 Juta bagi Dunsanak Terdampak Bencana di Agam

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:07 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi-Sumbar,  waspadaindonesia.com – Pepatah Minangkabau menyebut, saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Rasa itulah yang dibawa para perantau Ikatan Keluarga Luhak Agam Rumah Gadang Sakato (IKLA RGS) Riau saat kembali menjejakkan kaki di ranah, menyapa kampung halaman yang tengah dilanda bencana hidrometeorologi.  Sabtu (10/01/2026).Sebanyak 47 orang perwakilan IKLA Riau hadir membawa amanah dari rantau, bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga titipan rindu, empati, dan ikatan batin yang indak lapuak dek hujan, indak lakang dek paneh antara perantau dan kampung asal. Di rumah dinas Bupati Agam Belakang Balok.

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Agam Benni Warlis Dt. Tan Batuah, didampingi Asisten I Setda Agam Yunilson, Camat Palupuh Nong Rianto, Camat Palembayan Sabirun, Sekcam Malalak Edwar, serta dua orang wali nagari dari Kecamatan Palupuh, yakni Wali Nagari Nan Limo dan Wali Nagari Pasia Laweh.

Dalam sambutannya, Bupati Agam menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para perantau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  LKS Dilarang Dijual di Sekolah, Orang Tua Masih Dihantui Rasa Serba Salah

Ia menegaskan bahwa di tengah cobaan alam, kehadiran dunsanak dari rantau menjadi penguat moral dan penopang semangat masyarakat yang terdampak.

Kok kampuang ditimpo musibah, rantau dipanggia rasonyo.

Ketua IKLA Riau, Yosrizal, mengungkapkan bahwa IKLA merupakan payuang panji bagi seluruh organisasi perantau Luhak Agam di Riau, yang di dalamnya berhimpun berbagai ikatan keluarga seperti IKEDA, IKTR, dan IKK.

“Kami datang bukan sebagai tamu, tapi sebagai keluarga yang pulang melihat kampuang nan sedang taluko,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya sejumlah organisasi perantau, seperti IKABA dan IKEDA, telah lebih dahulu menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian bersama, menandakan bahwa perantau Minangkabau tetap sapakat jo saiyo sakato ketika ranah ditimpa bencana.

Bantuan yang diserahkan IKLA Riau berjumlah Rp112 juta, dilengkapi beras, mi instan, serta pakaian layak pakai.

Seluruhnya merupakan hasil urang basamo mangko basamo, cerminan falsafah barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang.

Sementara itu, AKBP Darien, selaku Ketua Pengumpulan Dana, menegaskan bahwa dana tersebut merupakan amanah adat jo amanah batin.

Baca Juga :  Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

“Bantuan ini sepenuhnya untuk dunsanak kami yang tertimpa bencana. Berdosa rasanya jika terpakai untuk ongkos perjalanan. Ini titipan hati dari rantau,” ujarnya dengan suara bergetar.

Ia menambahkan, meski jarak memisahkan, batin perantau Minangkabau tetap berpaut pada kampung halaman.

“Kami boleh jauh di rantau, tapi raso kami tetap di ranah. Dunsanak sakik, kami turut maraso. Dunsanak susah, kami terpanggil,” tuturnya.

Adapun penyaluran bantuan dana dilakukan ke empat kecamatan terdampak, yaitu:

Kecamatan Palembayan sebesar Rp.43 juta

Kecamatan Tanjung Raya sebesar Rp.34 juta

Kecamatan Malalak sebesar Rp.23 juta

Kecamatan Palupuh sebesar Rp.12 juta.

Di tengah deru bencana, langkah para perantau ini menjadi bukti bahwa hubungan antara rantau dan ranah bukan sekadar ikatan geografis, melainkan ikatan batin yang diwariskan adat:

ka ateh indak bapucuak, ka bawah indak baurek, tapi bak sabatang pisang, patah tumbuah, hilang baganti.

 

Ardy BM

(Idam Lanun)

Berita Terkait

Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Gorontalo: Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”
Menuju Munas Boyolali, SWI dan BAZNAS RI Siapkan Penandatanganan MoU Kerja Sama

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:35 WIB

Kasus Korupsi Lahan di Lampung Selatan, Thio Stefanus: Putusan Perdata Menangkan Saya, Mengapa Dipidana

Jumat, 17 April 2026 - 17:54 WIB

DPC LSM Trinusa Lamsel Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana BOS SDN Pamulihan

Jumat, 17 April 2026 - 17:24 WIB

LSM TRINUSA DPC Lampung Selatan Soroti Pengelolaan BOS SMK Nurul Huda, Ferdy Saputra: Kami Kantongi Bukti, Segera Laporkan ke APH

Jumat, 17 April 2026 - 17:19 WIB

LSM TRINUSA DPC Lampung Selatan Soroti Pengelolaan BOS SMK Nurul Huda, Ferdy Saputra: Kami Kantongi Bukti, Segera Laporkan ke APH

Selasa, 7 April 2026 - 17:27 WIB

LSM Trinusa DPD Provinsi Lampung Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-42 untuk IPDA Akhmad Tarmizi Setiawan, S.H., M.H.

Kamis, 2 April 2026 - 14:08 WIB

LSM JATI Minta Transparansi Pengelolaan Anggaran di BPKAD Lampung Selatan, Soroti Realisasi APBD 2025 dan LHKPN Kepala BPKAD

Rabu, 1 April 2026 - 17:39 WIB

LKPj 2025 Disampaikan, Pemkab Lamsel Catat Realisasi Pendapatan 97 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi

Senin, 30 Maret 2026 - 07:33 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tegaskan Tak Ada PHK Massal PPPK

Berita Terbaru