Bupati Aceh Tenggara Tinjau Langsung Pembukaan Akses Jalan Putus Akibat Banjir di Kecamatan Ketambe

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:27 WIB

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane  – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan respons sigap dalam menangani dampak bencana banjir dan banjir bandang yang memutus akses jalan di sejumlah titik Kecamatan Ketambe. Sabtu (13/12), Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM, meninjau langsung proses pembukaan akses jalan nasional yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat daerah lainnya, antara lain Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Dandim 0108/Agara, Ketua TP-PKK Hj. Nurjanah Salim Fakhry, Sekda Yusrizal, Kepala Pelaksana BPBD Mohd Asbi, serta sejumlah kepala dinas dan staf ahli lainnya.

Pemantauan dilakukan di salah satu titik kritis, tepatnya di Desa Simpur Jaya, tempat aliran Sungai Alas meluap dan menghantam badan jalan nasional hingga menyebabkan putus totalnya jalur transportasi utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari titik ini, saat ini sudah ada empat alat berat yang dikerahkan untuk membendung aliran sungai. Tujuannya agar arus sungai bisa dialihkan sehingga badan jalan dapat dibuka kembali untuk dilalui, setidaknya oleh kendaraan roda empat,” ujar Bupati Salim Fakhry.

Baca Juga :  TMMD ke-125 Kodim 0108/Agara Resmi Dibuka, TNI Dukung Pemerataan Pembangunan di Aceh Tenggara

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten dan BPJN terus dilakukan secara intensif dalam upaya merespon cepat kondisi darurat ini. Selain empat alat berat yang telah bekerja di lokasi, pemerintah daerah berencana menambah satu unit alat berat guna mempercepat proses normalisasi.

“Kita menargetkan jalan ini bisa tembus besok. Namun, hujan yang turun semalam cukup deras sehingga menjadi kendala tambahan. Meski demikian, beberapa titik yang putus sebelumnya kini sudah bisa dilintasi meskipun masih dengan jalan darurat. Semoga dalam dua hari ke depan akses nasional menuju Rumah Bundar dapat dilalui kendaraan secara lebih lancar,” tambahnya optimistis.

Selain meninjau progres pekerjaan infrastruktur darurat, Bupati Salim Fakhry juga menyempatkan diri mendatangi posko pengungsian warga terdampak bencana di Desa Simpur Jaya. Di sana, ia menyapa para pengungsi satu per satu, menyampaikan empati, dan menampung berbagai keluhan langsung dari warga yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami kesulitan kebutuhan dasar.

Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pemimpin daerah langsung di tengah mereka di saat sulit. Bagi sebagian masyarakat, kehadiran Bupati disebut memberi suntikan semangat dan harapan baru dalam masa pemulihan pascabencana ini.

Baca Juga :  Keberhasilan Petugas Lapas Kutacane Gagalkan Penyelundupan Narkoba Bukti Komitmen Pengamanan Ketat

“Kami kehilangan rumah, banyak yang sakit, air bersih sulit. Tapi dengan datangnya Pak Bupati ke sini, kami merasa tidak sendirian. Pemerintah peduli,” ujar salah seorang warga di posko pengungsian.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan senantiasa berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia menjamin bahwa seluruh kebutuhan utama seperti makan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat tinggal sementara menjadi bagian dari prioritas penanganan dalam masa tanggap darurat ini.

“Kita pastikan kebutuhan dasar masyarakat kita penuhi. Baik jalur akses, logistik, maupun layanan sosial lainnya akan terus kita kawal. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Bupati Salim Fakhry.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Aceh Tenggara, khususnya Kecamatan Ketambe, dilanda banjir dan banjir bandang yang menyebabkan kerusakan fisik, pemutusan akses jalan, serta memaksa sejumlah warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus melakukan penanganan terpadu agar kondisi bisa kembali pulih dalam waktu sesingkat mungkin.

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB