KUTACANE | Sebanyak 87 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Usman Safri Kutacane menjalani prosesi wisuda tahun akademik 2025/2026 yang digelar di Aula Kampus STKIP Yayasan Anak Bangsa, Sabtu (17/1). Prosesi tersebut dihadiri oleh Asisten I Pemerintahan dan Keistimewaan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara, Drs. Muhammad Riduan, yang hadir mewakili Bupati Aceh Tenggara.
Pada pelaksanaan wisuda kali ini, 87 mahasiswa yang diwisuda terdiri dari 69 lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta 18 lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Para lulusan tersebut secara resmi telah menyelesaikan studi sarjana mereka di bawah naungan Yayasan Anak Bangsa.
Dalam sambutan mewakili Bupati Aceh Tenggara, Asisten I Drs. Muhammad Riduan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada STKIP Usman Safri Kutacane atas keberhasilannya dalam mendidik dan melahirkan sarjana-sarjana baru yang diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa keberadaan kampus tersebut telah memberikan sumbangsih positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Aceh Tenggara secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh civitas akademika STKIP Usman Safri Kutacane yang telah memberi sumbangsih besar kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam mencetak generasi berpendidikan. Kami menganggap ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan mencerdaskan generasi muda,” ujar Riduan di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Sebelumnya, Ketua STKIP Usman Safri Kutacane, Ati Rosmiati, S.S, M.Pd, menyampaikan laporan pelaksanaan wisuda. Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan wisuda keenam yang telah diselenggarakan sejak berdirinya STKIP Usman Safri Kutacane. Menurutnya, tahun ini menjadi momen penting karena wisuda kembali dilaksanakan di gedung milik yayasan, yang menjadi bagian dari upaya kemandirian institusi pendidikan tersebut.
Ati Rosmiati juga menaruh harapan besar pada para lulusan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak hanya menjadi pengetahuan pribadi, melainkan turut diterapkan bagi kepentingan masyarakat luas, terutama di Kabupaten Aceh Tenggara. Ia mengajak lulusan untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan tanggung jawab sosial.
“Semoga mahasiswa lulusan dapat mengabdi menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh harap di akhir pidato.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Yayasan Anak Bangsa STKIP Usman Safri Kutacane, Sunawardi, M.Si. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada para orang tua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada institusi yang dipimpinnya. Ia menyatakan bahwa yayasan telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pendidikan yang berkualitas dan mengantarkan mahasiswa menyelesaikan studi dengan baik.
“Kami sudah semaksimal mungkin menjalankan tugas kami. Insya Allah, mereka kembali ke masyarakat dengan menyandang predikat sarjana pendidikan. Ini bukan hanya capaian akademik, tetapi juga bentuk kesiapan untuk mengabdi,” ujarnya.
Wisuda kali ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh pendidikan, serta orang tua dan keluarga para wisudawan. Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti acara yang menjadi penanda babak baru perjalanan para lulusan dalam mengarungi dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, para sarjana baru ini mampu memberikan kontribusi positif di berbagai bidang pendidikan dan pembangunan daerah di masa mendatang.
Laporan : Salihan Beruh

































