Data PKH Aceh Tenggara Diduga Ngawur, Kadis Sosial Tuli dan Abaikan Suara Rakyat Miskin! LSM Tipikor Desak Bupati Tegur Keras dan Bentuk Tim Verifikasi Khusus

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:58 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Tenggara, 5 Desember 2025 – Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Tenggara tengah diterpa badai dugaan kecurangan.

Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara, Jupriyadi, meledak meluapkan kekecewaannya atas dugaan data penerima di Desa Timang Rasa, Kecamatan Tanoh Alas, yang dinilai tidak tepat sasaran dan ngawur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Dinas Sosial (Kadisos), Bahagiawati, yang dituding sepenuhnya mengabaikan keluhan masyarakat yang berhak, namun terdepak dari daftar penerima bantuan.

Kami sudah berkali-kali mencoba menghubungi Kadis Sosial, Ibu Bahagiawati. Pesan WhatsApp (WA) sudah kami kirimkan berulang kali memohon klarifikasi dan tindakan atas data yang diduga kacau ini. Namun, beliau tetap bungkam, tuli, dan enggan memberikan komentar apa pun!

Baca Juga :  Pasangan Calon Bupati Raidin Syahrijal (RASA) Mendaftarkan ke Kantor KIP Diarak Ribuan Massa

Ini bukan hanya ketidakpedulian, ini adalah bentuk kelalaian serius pejabat publik terhadap hajat hidup rakyat miskin,” tegas Jupriyadi dengan nada tinggi.
​Tuntutan Keras: Tegur Kades, Pendamping, dan Turunkan Tim Khusus

​Melihat sikap Kadis Sosial yang tertutup dan abai, Jupriyadi kini mendesak Bupati Aceh Tenggara untuk segera mengambil tindakan tegas. Tuntutan LSM Tipikor tidak hanya berhenti pada teguran untuk Kadis Sosial, tetapi juga menuntut aksi nyata di lapangan:

​TEGUR KERAS OKNUM LAPANGAN: Kadis Sosial, jika tidak ditegur Bupati, harus segera memberikan teguran keras kepada Pendamping PKH dan Kepala Desa Timang Rasa. Keduanya dianggap lalai dalam memverifikasi data sehingga menimbulkan kekacauan penerima bantuan.

​Jupriyadi menuntut agar Dinas Sosial segera membentuk dan menurunkan Tim Khusus Verifikasi (Fripikasi) data penerima PKH ke Desa Timang Rasa. Tim ini harus segera bekerja untuk menyisir dan memvalidasi ulang data agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan warga yang berhak.

Pengabaian tidak boleh dibiarkan menjadi budaya. Jika data PKH salah sasaran, itu sama saja merugikan keuangan negara dan menzalimi rakyat miskin yang seharusnya dibantu. Bupati harus segera turun tangan! Kami butuh aksi cepat, bukan kebisuan dari Kadis Sosial,” pungkas Jupriyadi.

Baca Juga :  Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.

​Hingga berita ini diterbitkan, upaya media untuk mendapatkan konfirmasi dari Kadis Sosial, Bahagiawati, terkait polemik data PKH dan tudingan pengabaian ini masih tidak membuahkan hasil.(Aliasa).

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB