Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:01 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Berapa hari yang lalu beredar sebuah video pesta Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) berdurasi 28 detik yang viral di media sosial, diduga terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Dampak dari video tersebut, kemarin (2/2) berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi serta gabungan mahasiswa, serta tokoh beberapa masyarakat Riau menggelar aksi damai di depan THM Paragon. Selasa (3/2/2026)

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesian (DPD PWMOI) Kota Pekanbaru, Bidang Pendidikan, Desi Novita, ikut mendukung aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan juga para tokoh masyarakat Riau didepan THM Paragon Pekanbaru, karna dinilai tidak sejalan dengan norma sosial dan nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi di Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras dan menolak keberadaan LGBT di bumi Melayu Lancang Kuning, serta mendorong revisi peraturan daerah (Perda) untuk pembinaan, dan juga menegaskan menolak semua propaganda LGBT dan meminta perilaku tersebut dimasukkan dalam kategori perbuatan pidana”, tegas Desi Novita.

Baca Juga :  PW GPI Banten, Maemun ; Siapapun Itu Mau Artis Atau Selebgram Sekalian Jika Tidak Bermoral Tentu Akan Kami Selesaikan Secara Adat

“Apabila hal ini terus dibiarkan, maka generasi muda khususnya anak-anak pelajar akan terpengaruh ke prilaku yang menyimpang”.

Desi menegaskan agar Walikota Pekanbaru memberikan sangsi tegas, berupa pencabutan izin, kalau ini dibiarkan akan merusak generasi muda khususnya anak-anak yang masih sekolah.

Lanjutnya, Kami sangat prihatin karena dengan maraknya LGBT di kota Pekanbaru sangat bertolak belakang dengan karakter kota Pekanbaru sebagai kota Melayu yang religius, karna Provinsi Riau sebagai negeri Melayu yang kuat keislamannya,” ujar Desi Novita

“Secara aktif DPD PWMOI Pekanbaru menolak pesta LGBT yang diduga terjadi di THM Paragon Pekanbaru, dengan alasan dapat merusak moral bangsa dan masa depan umat manusia khususnya masyarakat kota Pekanbaru, serta dunia pendidikan.

Baca Juga :  KPK Didesak Tuntaskan Kasus Suap Anggota DPRD Sumut Periode 2009-2014

Lanjutnya, maraknya LGBT di THM Pekanbaru, dapat merusak akhlak generasi muda kita, tentunya tidak selaras dengan arah pembangunan Kota Pekanbaru yang telah dicanangkan pemerintah daerah yaitu menjadikan Pekanbaru sebagai kota berbudaya, maju, dan sejahtera, ucap Desi.

Kami berharap agar THM Paragon segera ditutup secara permanen, karna telah melakukan pelanggaran norma agama selain itu telah melakukan pelanggaran Perda, karna kerap kali tutup tidak sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemko Pekanbaru, kata Desi Novita

Dari pantauan awak media, tampak dilokasi demo pada (2/2) kemarin yaitu mantan Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Tokoh Riau, Hj. Azleni Agus, Koordinator aksi Ustad Sophian, Organisasi Kemelayuan, Elemen Mahasiswa dan Masyarakat. Demo tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Demo berlangsung tertib dan damai, dan Pagar THM akhirnya berhasil digembok oleh masa aksi.

(Tim)

Berita Terkait

Jika Penertiban PETI Tebang Pilih: Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Tegaskan, Kapolres Mundur
Jelang HPN 2026, DPW IWO Indonesia Banten Gelar Konsolidasi Organisasi
Bantuan Rp200 Juta Digulirkan BUMDes Sindangkerta, Minyak Kita Mengalir ke Warga Kampung Malaka
Negara Hadir di Tengah Duka: 3.349 Personel Dikerahkan Cari Korban Longsor Bandung Barat
Kapolda Riau Lepas 250 Personel Satgas Bangun Jembatan Merah Putih Presisi
Menu Membusuk dan Distribusi Terlambat, Program MBG di Ujungjaya Disorot Warga
Skandal Seleksi Desa Lido: Alibi Muhammad Dong Terbongkar, Pertemuan Malam Hari Dinilai Operasi Gelap
PPWI-OI Desak Kominfo Ogan Ilir Gelar Rapat Kerja Media dan Peringatan HPN ke-80

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:48 WIB

250 Keluarga di Kabupaten Karo Mendapat Bantuan Nutrisi Dari CSR Indomaret

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:40 WIB

Penataan Pusat Pasar Berastagi Agar Lebih Tertib, Aman, Bersih, dan Nyaman

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:28 WIB

Pemeriksaan Sang Direktur PT Wanatiara Persada, Praktisi Hukum : KPK harus berani tetapkan tersangka baru

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:05 WIB

Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage Dinilai Strategis Menjaga Kualitas Produk,Tingkatkan Daya Saing Jeruk Karo di Pasar Nasional dan Internasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:54 WIB

Negara Hadir di Tengah Duka: 3.349 Personel Dikerahkan Cari Korban Longsor Bandung Barat

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:32 WIB

Tanamkan Kesadaran dan Pengetahuan Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini Sat Lantas Polres Tanah Karo Edukasi Rambu Lalu Lintas kepada Siswa TK Sint Xaverius

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:53 WIB

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tahapan Penting Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:56 WIB

Bupati Karo Tinjau Lokasi Kebakaran dan Salurkan Bantuan di Desa Lingga

Berita Terbaru