Tambang Galian C Di Pekon Wates Selatan Di Keluhkan Warga Jalan Rusak Dan Suka Banjir

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:12 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Jalan di Dusun Sari Bumi, Desa Wates Selatan, Kabupaten Pringsewu, Lampung, rusak parah dan sulit ditempuh akibat aktivitas tambang galian C yang diduga dikendalikan seseorang bernama Sandi. Kondisi jalan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, namun juga dicurigai berkaitan dengan terjadinya banjir besar beberapa waktu lalu di wilayah tersebut.

Aktivitas penggalian telah berlangsung lama dengan pergantian pemborong secara berkala.

“Pemborongnya ganti-ganti yang sekarang pak sandi namanya. Lewat sini setiap hari, mobil pengangkutnya sedikitnya aja sepuluh terkadang sampai 20 mobil yang lewat gimana nggak rusak,” ujar salah satu warga yang tinggal di pinggir jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga pinggir jalan mengaku pernah menerima kompensasi berupa uang tunai Rp50 ribu sekali saja, serta beras 5 kg dan minyak. Namun bantuan tersebut tidak diberikan secara berkelanjutan dan hanya untuk sebagian warga.

“Itu memang dikasih ganti rugi… uang kompensasi debu lima puluh ribu, cuman baru itu sama lagi kemarinnya beras lima kilo sama minyak udah dan yang dikasih, cuman yang dekat ini aja, yang pinggir jalan ini aja,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Pringsewu Gencarkan Edukasi Narkoba, Kampung Tangguh Gadingrejo Timur Jadi Percontohan

Menurut regulasi nasional, perusahaan tambang tidak diwajibkan memberikan uang tunai langsung sebagai kompensasi, namun harus menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, atau program ekonomi masyarakat. Bantuan yang diterima warga belum memenuhi standar tanggung jawab sosial yang seharusnya diberikan secara berkelanjutan.

Kekesalan juga datang dari pemilik tanah yang semula menyediakan akses jalan untuk masyarakat.

“Sebenarnya saya dulu tuh kasih jalan, ternyata ya kayak gini lah nggak bisa ngomong lagi saya udah udah males saya ngomong,” ucapnya dengan nada kesal.

Senada dengan itu, warga inisial MR (34) mengeluhkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  LSM Triga Nusantara Somasi Dinas PUPR dan Sekretariat Dewan Kabupaten Pringsewu atas Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang

“Jalan kaki susah, saya montor aja kotor kayak gitu… jalan kaki aja sampai jinjing-jinjing baju gitu susah tuh,” katanya tak mau disebutkan nama secara lengkap.

Upaya masyarakat untuk melapor ke aparat pekon sebelumnya hanya menghasilkan penanganan yang tidak memuaskan.

“Udah ya katanya suruh timbun-timbun dah gitu aja,” ucap ibu MR menirukan ucapan dari pihak pekon.

Ia juga menyindir kemungkinan hubungan antara aktivitas penggalian dengan banjir.

“Kemarin Sari Bumi banjir gede, mungkin dampak dari situ ya? Nah, makanya dampak dari digundulin ini ya bang,” katanya sambil menunjukkan rasa khawatir.

Masyarakat berharap jalan segera diperbaiki dan pihak berwenang mengambil tindakan tegas terkait aktivitas penggalian agar tidak menyebabkan dampak buruk lebih lanjut.

“Harapannya nanti supaya dibagusin biar nggak becek kalau jalan biar nggak debu,” pinta warga dusun sari bumi dan pekon wates selatan.

(RED)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Canangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Bebas KKN
Polisi Gerebek Arena Balap Liar di Pringsewu, 8 Motor Disita usai Laporan Masuk ke Call Center 110
18 Nyawa Melayang dalam 115 Kecelakaan di Pringsewu Selama Tujuh Bulan
Bupati Pringsewu saat sidak salah satu dapur MBG di Kecamatan Sukoharjo
Bupati Pringsewu Lantik Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Rumpun Kesehatan
Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir
Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Jaksa Agung Tunjuk Dr. Hadiman Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Sosok Berpengalaman Pemberantasan Korupsi

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:58 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:07 WIB

Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:29 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:54 WIB

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:19 WIB

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Berita Terbaru