*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,

Redaksi.

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:00 WIB

50453 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Indonesia.com //  Bandung Barat – Sebelumnya tiga orang calon siswa mendaftarkan diri pada tahap dua SPMB dengan jalur afirmasi MBK(Murid Berkebutuhan Khusus) dan telah terverifikasi serta masuk rangking, namun pada rapat dewan guru kemudian siswa tersebut dinyatakan tidak lolos dengan alasan yang diduga dibuat-buat.

 

Padahal siswa-siswi tersebut telah menempuh prosedur dengan bukti surat keterangan dari dokter psikolog dari RS yang telah berlisensi sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Senin 14 juli kemarin para wali murid mencoba menanyakan hal tersebut kepada pihak Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang, namun jawaban pihak panitia bahwa surat keterangan yang dikeluarkan oleh dokter psikolog tidak sesuai dengan nilai raport siswa tersebut.

Baca Juga :  IWO Soppeng Rayakan Hut ke 5

 

Padahal Jalur afirmasi Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) tidak menggabungkan atau mensyaratkan kaitan antara nilai rapor dan surat keterangan dokter sebagai satu kesatuan penilaian.

Kedua dokumen tersebut merupakan komponen yang berdiri sendiri untuk kebutuhan verifikasi yang berbeda dalam proses penerimaan.

 

Kami merasa di vonis sepihak oleh pihak sekolah Pa, padahal semua prosedur telah kita tempuh sesuai prosedur jalur MBK serta tidak ada kepentingan lain yang menunggangi seperti yang di sampaikan oleh pihak panitia, kata salah seorang wali murid yang tidak mau disebutkan namanya, selasa(14/07).

Baca Juga :  Peserta Aksi Demo Yang Menjadi Korban Penangkapan Akan di Dampingi Team Hukum Merah Putih Beserta AWIBB Dan FABEM

 

Kami juga prihatin kepada anak-anak kami karena sudah masuk rangking tapi pada akhirnya tidak lolos dan mereka sekarang tertekan secara psikologi, imbuhnya.

 

Intinya kami minta keadilan dan perhatian dari pihak-pihak terkait terhadap kasus ini, jangan sampai anak kami menjadi korban dari kepentingan segelintir oknum yang menyalahgunakan jabatannya dan kami akan terus berjuang untuk anak-anak kami, pungkasnya. Team Investigasi

Berita Terkait

Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo
PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan
SWI Soroti Kesiapan Rakyat dan Pemerintah Hadapi Tindak Pidana Perpajakan dalam RUU Perampasan Aset
Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi
Bupati TRK: Investasi Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Nagan Raya
Pangdam I/BB Kunjungi Makodim Karo, Bahas Evakuasi dan Pengamanan Warga Terdampak Sinabung
Bupati TRK Resmi Lantik 125 Tuha Peut Gampong Se Kecamatan Beutong Periode 2026–2032
300 Matras dan Ribuan Masker Tiba di Pengungsian Sinabung, BNPB Dukung Pemkab Karo

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB