AUDIENSI BERUJUNG INTIMIDASI, LSM TRINUSA SOROTI SIKAP ANTI-KRITIK DI SMK NUSANTARA II KESEHATAN

hayat

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:13 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, 10 Juni 2026 — Audiensi yang dilakukan DPD LSM Trinusa Banten dengan pihak SMK Nusantara II Kesehatan di Ciputat Timur berakhir tanpa kesepahaman. Tim LSM yang datang untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pungutan terhadap peserta didik dan transparansi pengelolaan anggaran sekolah mengaku mendapat perlakuan intimidatif dari sejumlah oknum internal sekolah.

Ketua DPD LSM Trinusa Banten, Wahyudin, mengatakan bahwa pihaknya datang dengan membawa data dan dokumen yang menurut mereka perlu diklarifikasi oleh pihak sekolah. Namun suasana audiensi berubah tegang setelah terjadi adu argumentasi yang berujung pada dugaan bentakan dan tantangan fisik di ruang komputer sekolah.

“Kami datang membawa data dan meminta klarifikasi. Namun yang kami terima justru sikap emosional, bahasa yang tidak pantas, dan tindakan yang kami nilai sebagai intimidasi terhadap fungsi kontrol sosial masyarakat,” ujar Wahyudin.

Baca Juga :  Pengamanan Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi dan Pergeseran Logistik PPK Bluluk Ke KPU Lamongan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, setelah laporan masyarakat disampaikan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan menerbitkan Surat Nomor 400.3/447-CADIN Tangkotsel/2026 tertanggal 12 Juni 2026 perihal Teguran dan Permintaan Klarifikasi atas Laporan Masyarakat kepada Kepala SMK Kesehatan Nusantara II.

Dalam surat tersebut, KCD meminta pihak sekolah menjelaskan dasar, mekanisme, tujuan, serta pengelolaan dana yang dipungut dari peserta didik sebesar Rp100.000. KCD juga meminta sekolah menghentikan sementara pengumpulan dana apabila belum sesuai ketentuan yang berlaku hingga dilakukan verifikasi lebih lanjut.

Surat tersebut menegaskan bahwa setiap penggalangan dana yang melibatkan orang tua atau wali murid harus bersifat sukarela, transparan, akuntabel, tidak mengikat, serta tidak boleh menimbulkan diskriminasi terhadap peserta didik yang tidak memberikan kontribusi.

Saat audiensi, pihak sekolah disebut menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah selesai di tingkat KCD. Namun terbitnya surat teguran dan permintaan klarifikasi dari KCD justru menunjukkan bahwa proses pemeriksaan administratif masih berjalan dan belum dapat dianggap selesai.

Baca Juga :  Struktur DPC.AWIBB Sukabumi Raya Jenguk Ketua Dewan Pengawas DPC.AWIBB-Iip Firdaus

LSM Trinusa menilai tindakan penolakan terhadap dialog terbuka dan adanya dugaan intimidasi semakin memperkuat pentingnya pengawasan terhadap tata kelola pendidikan yang bersih dan transparan.

Atas kejadian tersebut, LSM Trinusa menyatakan akan menempuh langkah hukum dan administratif, termasuk menyampaikan laporan kepada aparat penegak hukum, Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Inspektorat, serta Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk memastikan seluruh dugaan pelanggaran diperiksa secara objektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak akan berhenti hanya karena intimidasi. Justru ketika klarifikasi ditolak dan kritik direspons dengan kemarahan, publik berhak mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Kami akan mengawal persoalan ini hingga tuntas,” tutup Wahyudin.

Berita Terkait

Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD
BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Modus Gadai Mobil Rental Terbongkar, Pelaku Diduga Ancam Keluarga Wartawan Lewat Seluler Telepon

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:26 WIB

Penyelundupan Rokok Ilegal Jalur Jawa-Sumatra Digagalkan Bea Cukai

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:39 WIB

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:08 WIB

Insentif RT/RW Desa Mandalamukti Cair 8 Juni Usai Desakan DPRD

Senin, 1 Juni 2026 - 23:59 WIB

BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09 WIB

TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:23 WIB

Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:21 WIB

Modus Gadai Mobil Rental Terbongkar, Pelaku Diduga Ancam Keluarga Wartawan Lewat Seluler Telepon

Berita Terbaru

PELALAWAN

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Sabtu, 13 Jun 2026 - 21:40 WIB