Fasilitas Publik Jadi Ladang Bisnis Pejabat, Mandor Baya Desak Kejari Bekasi Usut Aliran Duit Haram MCK Pasar

hayat

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:12 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bekasi – Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi yang menggeledah Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) serta UPTD Pasar Bantargebang mendapat kawalan ketat dari elemen masyarakat. Penggeledahan itu terkait kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengelolaan fasilitas fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).

​Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TRIGA NUSANTARA INDONESIA (Tri Nusa) DPC Kota Bekasi mendesak Korps Adhyaksa bertindak tanpa kompromi. Terutama terkait agenda pemanggilan dan pemeriksaan saksi kunci.
​Ketua DPC LSM Tri Nusa Kota Bekasi, Maksum Alfarizi, meminta tim penyidik kejaksaan segera memeriksa Kepala Dinas (Kadis) dan Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdagperin Kota Bekasi.

Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung besok, Rabu (8/7/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami mengapresiasi penggeledahan oleh Kejari. Namun, proses ini tidak boleh mandek. Kami mendesak agar besok, hari Rabu, ada pemeriksaan dan pemanggilan tegas terhadap Kadis dan Sekdis Pasar terkait skandal penguasaan MCK ini,” ujar Maksum Alfarizi kepada wartawan, Selasa (7/7/2025).

Baca Juga :  Di Balik Klaim 100% LHKPN Pemkot Bekasi: Oknum Disdagperin "R" Diseret ke Kejagung dan KPK Atas Dugaan Korupsi Aset Pasar

​Minta Kejari Tak Tebang Pilih

​Maksum menegaskan, agenda pemeriksaan besok merupakan momentum krusial bagi Kejari Kota Bekasi. Kasus ini menjadi pembuktian bahwa penegakan hukum di Kota Patriot tidak tebang pilih.

​Apalagi, tim penyidik diketahui telah menyita puluhan dokumen penting dari hasil penggeledahan beruntun di kantor dinas dan rumah pribadi pejabat beberapa waktu lalu.
​”Besok adalah ujian konsistensi bagi Kejari Kota Bekasi. Kami mengingatkan agar tidak ada alasan mangkir, tiba-tiba sakit, atau upaya pengondisian lainnya dari oknum Kadis maupun Sekdis,” cetus Maksum.

​Ia menambahkan, jika para saksi kunci tersebut terbukti tidak kooperatif, kejaksaan harus berani mengambil tindakan hukum lanjutan yang lebih tegas sesuai aturan KUHAP.

​Usut Aliran Dana ‘Upeti’ Pasar

​LSM Tri Nusa menilai, praktik pungli bermodus komersialisasi fasilitas MCK di pasar tradisional se-Kota Bekasi ini merupakan fenomena gunung es. Ada dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terstruktur.
​”Hasil investigasi lapangan kami menunjukkan adanya aliran dana ilegal berupa ‘upeti’ atau setoran berkala. Uang dari pedagang kecil didepak ke kantong pribadi oknum pejabat,” jelasnya.

Baca Juga :  Menyoroti Kelalaian Galian di Bekasi: Ketika Rakyat Harus Bertaruh Nyawa Akibat Lemahnya K3

​Oleh karena itu, pihaknya menuntut jaksa penyidik untuk mendalami lini follow the money atau arah aliran dana pungli tersebut dalam pemeriksaan besok.Buka secara terang benderang ke publik. Siapa saja yang menikmati uang haram MCK ini harus diseret ke meja hijau,” kata Maksum.

​DPC LSM Tri Nusa Kota Bekasi memastikan akan menerjunkan tim monitoring khusus untuk mengawal jalannya pemeriksaan di Gedung Kejari Kota Bekasi sejak Rabu pagi.

​Pihaknya juga memperingatkan pihak-pihak luar agar tidak mencoba melakukan intervensi politik atas kasus yang sedang berjalan ini.
​”Rakyat Kota Bekasi berdiri bersama Kejaksaan. Tuntaskan skandal MCK, seret dalang intelektualnya, dan bersihkan Disdagperin dari oknum pejabat korup!” pungkasnya.

Berita Terkait

Menakar Keabsahan WTP Kota Bekasi – Jangan Jadikan Opini BPK Sebagai Tameng Penyimpangan
Di Balik Klaim 100% LHKPN Pemkot Bekasi: Oknum Disdagperin “R” Diseret ke Kejagung dan KPK Atas Dugaan Korupsi Aset Pasar
Menyoroti Kelalaian Galian di Bekasi: Ketika Rakyat Harus Bertaruh Nyawa Akibat Lemahnya K3
Ada Apa dengan Kasus Tersangka DLH Bekasi? Usai Surati BPPHLHK, TRIGA Nusantara Siap Bawa Persoalan ke Kejagung dan KPK
Ketua Umum LSM Triga Nusantara Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan Ajak Perkuat Silaturahmi
Ucapan Idul Fitri 1447 H, Pimpinan TRINUSA Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Semangat Perjuangan
Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 8-9 Maret 2026: Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Wilayah Berpotensi Alami Hujan Lebat dan Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:51 WIB

Inalum Dorong Jurnalisme Lingkungan melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:43 WIB

Presiden GANTARA Menyampaikan Ucapan Selamat Dan Sukses Dilantiknya Kepada Dr Sudaryono B. Eng. M.M MBA Sebagai Kepala BGN

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:50 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:21 WIB

Aktivis Nasional Nilai Pencekalan Eks Jampidsus 20 Hari Sudah Tepat dan Sesuai Prosedur, : Jangan Digiring Menjadi Polemik Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:22 WIB

Jaksa Agung Perintahkan Penghentian Pengumpulan Data MBG : Jika Oknum Polri yang Masalah Maka Siapa yang Akan Proses Hukum

Senin, 13 Juli 2026 - 16:10 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Cari Formula Terbaik Perubahan Struktur OPD yang Efisien

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:23 WIB

Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Sampaikan Ucapan Menyentuh di Hari Koperasi Nasional ke-79: “Koperasi Adalah Rumah Gotong Royong Melawan Pengangguran”

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:23 WIB

Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB

PRINGSEWU

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 18:24 WIB