Uang Gabah Tidak di Bayarkan,Petani Akan Laporkan Kepala Desa Trisno Mulyo Ke Polisi  

hayat

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 11:35 WIB

50367 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lampung Timur- Diduga melakukan penipuan/penggelapan terhadap para petani yang menjual gabah, Kepala Desa Trisno Mulyo, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur akan di polisikan.

Pasalnya, para petani yang telah menjual gabah dengan oknum kepala desa Trisno Mulyo hingga hampir satu bulan belum di bayarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diceritakan Heri (Penjual) warga Kabupaten Lampung Tengah bahwa bermula Kepala Desa Trisno Mulyo menghubungi nya untuk memesan Gabah yang akan di belinya, dengan kesepakatan Gabah sampai di tempat langsung di bayar lunas oleh Pembeli (Andes,red).

Dengan harga Rp.6.000/Kg dirinya menyepakati dengan mengambil Gabah milik para petani di sekitar Lampung Tengah, terkumpul gabah tersebut sebanyak 9.500 Kg (9,5 Ton) dan pada tanggal 9 April 2025 Heri selaku penjual langsung melakukan pengiriman ke gudang pabrik yang sudah di arahkan oleh Andes.

Namun setelah Gabah turun semua dari mobil pembayaran nya tidak di berikan oleh Andes selaku pembeli.

“Jadi setelah sampai di gudang barang turun semua belum di bayar, sampai dua hari kami tunggu di teras rumahnya namun Andes belum juga membayar nya orangnya tidak tahu kemana tidak ada di rumah, karena kami sudah capek ongkos kami makan minum sudah habis maka kami pulang ke rumah,” kata Heri menceritakan kronologis kejadian tersebut, Rabu (30/4/2025).

Lanjut Heri, setelah berulang kali dirinya menelpon dan melakukan penagihan melalu via WhatsApp belum juga di bayarkan, selang beberapa hari Andes selaku pembeli hanya memberikan Uang Rp.20.000.000 namun uang tersebut jauh dari total tagihan yaitu keseluruhan sebesar Rp.57.000.000 di tambah biaya operasional mobil mengantarkan gabah.

Baca Juga :  DPD PARTAI GOLKAR LAMPUNG TIMUR GELAR HUT KE-61 DENGAN BERBAGAI KEGIATAN SOSIAL

“Hari ke lima hanya di bayar 20 juta , jadi kekurangan nya masih banyak 37 juta lagi di tambah belum biaya ongkos mobil yang harus di bayar pak Andes bearti sekitar 40 juta lagi,” ulasnya.

Upaya untuk menagih pun terus dilakukan, karena selaku pengepul Heri merasa sudah tidak tahan lagi di kejar oleh para petani. Dikarenakan penagihan melalui via telpon sudah tidak di respon meski aktif, via pesan WhatsApp juga tidak aktif lagi. Maka dirinya berupaya meminta tolong kepada Camat Batanghari Nuban pada Rabu 30 April 2025 ke kantor Kecamatan, namun Al hasil upaya meminta mediasi juga sia sia.

“Hari ini saya dan perwakilan petani yang menjual gabah meminta tolong kepada camat, karena pak camat tidak ada kami obrolkan kepada sekcam untuk bisa membantu kami memediasi kan,saat pak Andes di hubungi pak sekcam dirinya mengatakan akan bertemu dengan pak sekcam sore atau malam hari, namun kami tunggu sampai larut malam belum juga ada titik terang bahkan pak camat dan pak sekcam berulang kali menelpon tidak di angkat pak Andes, jadi hasilnya nihil,” terangnya.

Baca Juga :  Dukung Jembatan Merah Putih, HIPMI Lamtim Desak Pusat Segera Realisasikan Anggaran Jembatan Permanen

Atas kejadian tersebut dirinya dengan para petani merasa di rugikan maka dalam waktu dekat akan melaporkan oknum kepala desa tersebut ke Polres Lampung Timur.

“Sudah hampir sebulan belum di bayar sudah capek juga saya di kejar para petani yang menjual gabah , bearti gak mau niat bayar dia, jadi saya dan para petani sepakat dalam waktu dekat apabila tidak di bayarkan kami akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur sudah berupaya untuk komunikasi yang pertama kali di respon oleh Andes kepala Trisno Mulyo, maka Andes menyepakati akan menemuinya pada sore atau malam hari. Namun, sampai tiba malam hari dirinya berulang kali menelpon tidak juga di angkat oleh Andes.

“Tidak mau di angkat,pak camat juga nelpon gak di angkat berapa kali sudah kami telpon, jadi kami selaku atasan di kecamatan berupaya untuk mediasikan, namun bagaimana lagi, karena kami berharap situasi di kecamatan Batanghari Nuban ini bisa baik baik saja, karena kami mediasi kan ini agar bisa di bina, kalau memang tidak bisa lagi ya di binasakan,” kata Dadi Pispa Amijaya Sekcam Batanghari Nuban, pada Rabu (30/4/2025).

Sayangnya sampai berita ini terbit kan upaya untuk konfirmasi Andes Kepala Desa Trisno Mulyo juga tidak di respon. (Tim).

Berita Terkait

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur
Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim
Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono
Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur
Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk
Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana
Warga Srimenanti Lampung Timur Desak Kades Transparan Pengelolaan Wisata Alam Kali Medek
Dukung Jembatan Merah Putih, HIPMI Lamtim Desak Pusat Segera Realisasikan Anggaran Jembatan Permanen

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:18 WIB

Ditlantas Polda Riau Borong Penghargaan, Briptu Jessica Raih Medali

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Asap Pabrik PT JATIM Meresahkan Kesehatan Anak-anak

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:43 WIB

Serang Wartawan di Siak, PWMOI Pekanbaru Desak Polisi Bertindak Cepat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:06 WIB

Penegakan Hukum Mangrove Rohil oleh Polda Riau Diapresiasi BKSDA

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:32 WIB

Kasi Penkum Kejati Riau Zikrullah: Dokumen dan Barang Elektronik Diamankan dari Disdik Riau

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:13 WIB

Ribuan Warga Pekanbaru nyanyikan Indonesia Raya Bareng di Nobar Mapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:02 WIB

Usai Senam, SMPN 4 Pekanbaru Ajak Siswa Sarapan Bersama Bawa Bekal Sendiri

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:48 WIB

ATS di Riau Bisa Sekolah Lagi, SMAN 8 Pekanbaru Buka Kelas Jarak Jauh Gratis

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

LSM TRINUSA SOROTI ANOMALI LHKPN KEPALA DINAS PERKIM BANDAR LAMPUNG

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:04 WIB