Bupati Aceh Tenggara Tinjau Dapur Gizi SPPG di Biak Muli, Pastikan Makanan Sehat untuk Peserta Didik

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 00:11 WIB

50503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane , Waspada Indonesia – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, meninjau langsung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel, Senin (22/9/2025). Peninjauan dilakukan usai Bupati memantau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sejumlah sekolah dasar di wilayah setempat.

Kunjungan ini turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tenggara, Sekretaris Daerah, Inspektur Inspektorat Kabupaten, Plh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Keuangan Daerah Syukur Karo-Karo, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) terpilih Kasri Selian, serta Rektor Universitas Gunung Leuser Aceh.

Dalam tinjauannya, Bupati menegaskan bahwa keseimbangan gizi bagi peserta didik merupakan elemen penting dalam mendukung proses belajar-mengajar. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan dapur SPPG yang dinilai telah memenuhi standar kelayakan dan higienitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, makanan yang disiapkan di dapur SPPG sudah layak dan sesuai standar. Kami ingin memastikan peserta didik mendapatkan makanan sehat dan bergizi agar mereka bisa belajar dengan lebih baik,” ujar Bupati Fakhry.

Baca Juga :  MPLS Resmi Dimulai di SMKN 1 Kutacane, Bupati Salim Fakhry Ajak Siswa Tingkatkan Disiplin dan Etos Belajar

Ia juga menekankan bahwa perhatian terhadap kualitas pangan tidak boleh bersifat musiman. Konsistensi dalam pengawasan kebersihan dapur, mutu bahan makanan, hingga proses penyajiannya harus menjadi agenda rutin setiap pihak yang terlibat.

“Kelayakan pangan harus terus dijaga. Kami berharap ketua SPPG dan pengelola dapur memantau kualitas makanan secara rutin,” tambahnya.

Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak sekolah. Program ini dirancang untuk mencegah gangguan pertumbuhan, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat ketahanan fisik siswa selama mengikuti aktivitas pendidikan.

Selain memeriksa menu makanan yang disajikan, Bupati juga meninjau langsung kondisi lingkungan dapur, fasilitas penyimpanan bahan makanan, serta perlengkapan memasak yang digunakan. Peninjauan tersebut disertai evaluasi terhadap kesiapan petugas dan mekanisme distribusi makanan.

Baca Juga :  Skandal "Kakao Titipan" di Agara: Ketika Dana Desa Menjadi Bancakan Penguasa?

Menurut Bupati, penyediaan makanan bergizi di lingkungan sekolah bukan hanya soal aspek kesehatan, tetapi juga bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan. Dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang, anak-anak diharapkan tumbuh secara optimal, baik secara fisik maupun kognitif.

“Dukungan gizi yang cukup adalah salah satu bentuk investasi kita dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pemerintah daerah berkewajiban untuk terus mengawasi implementasi program ini agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi peserta didik,” tegasnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari pendekatan holistik Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam mengintegrasikan sektor pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar di wilayah pedesaan.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Berita Terbaru