Warga Hidup dalam Ketakutan, Dua Bandar Deli Serdang Diduga Jalankan Bisnis Sabu di Depan Mata Aparat

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 05:45 WIB

50727 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan , Minggu, 5 Oktober 2025 — Di balik gemerlap kota, kegelapan kian menebal di Jalan Sei Mencirim, Gang Arohani, Dusun I, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Peredaran narkoba di kawasan ini kini semakin menggila—mencengkeram kehidupan warga dalam lingkaran ketakutan dan keputusasaan.

Tepat di depan PT Damai Abadi, wilayah tersebut disebut-sebut telah menjelma menjadi sarang narkoba terbesar di kawasan Sunggal, dengan omzet harian mencapai ratusan juta rupiah.

Dari hasil penelusuran dan keterangan warga, jaringan haram ini dikendalikan oleh dua bandar besar, yakni Pajar Thamrin dan Fahriyal alias Tok Ai. Keduanya disebut mengoperasikan bisnis terlarang itu dengan bebas—tanpa bayang hukum yang mampu menjerat langkah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barak milik Fahriyal alias Tok Ai berdiri di tengah kebun pisang; disulap menjadi markas transaksi narkoba sekaligus lokasi dugem liar dan arena judi online.
Di tempat itu, sabu dan ekstasi dijual bebas, diiringi dentuman musik house yang meraung setiap malam hingga dini hari—menandakan pesta dosa berlangsung tanpa takut pada hukum dan nurani.

Baca Juga :  Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Desa Sei Tampang.

Sementara itu, Pajar Thamrin tak kalah berani. Selain membuka barak khusus untuk penjualan dan tempat pemakaian sabu di kawasan Paya Geli, ia juga diduga memasok setengah kilogram sabu setiap hari ke kawasan Gang Pante, Kampung Lalang—wilayah yang sudah lama dikenal sebagai titik rawan narkoba.

Aktivitas mereka bukan sekadar melanggar hukum, tetapi juga merobek tatanan sosial masyarakat, menghancurkan masa depan generasi muda yang perlahan terjerat candu.

Baca Juga :  Polda Sumut dan Kodam Gagalkan Penyelundupan Moge Hingga Ayam Siam Senilai Rp20 Miliar

Warga sekitar hanya bisa mengadu dalam bisu. Suara mereka tercekik oleh rasa takut, namun harapan belum sepenuhnya padam. Mereka menyerukan agar Kapolrestabes Medan segera turun tangan, melakukan penggerebekan besar-besaran, dan menangkap kedua bandar keji itu tanpa kompromi.

“Sudah terlalu lama mereka beraksi. Kami takut anak-anak muda kami hancur karena narkoba. Tolong aparat segera bertindak sebelum semuanya terlambat,”
ujar seorang warga yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat menegaskan satu suara:
tidak ada tempat bagi pengedar dan bandar narkoba di Sunggal.
Mereka mendesak agar Pajar Thamrin dan Fahriyal alias Tok Ai segera diburu, digerebek, dan ditangkap hidup-hidup—agar keadilan benar-benar tegak dan generasi muda terselamatkan dari racun yang mematikan.

(TIM)

Berita Terkait

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Kecelakaan di Desa Mulawari Buka Tabir Ladang Ganja 4,5 Kg di Tanah Karo
Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh
Dugaan Penganiayaan Wartawan di SPBU Simpang Ajamu, Korban Laporkan Kasus ke Polsek Panai Tengah.
Aroma Intimidasi dan Suap Bayangi Laporan Dugaan Kejahatan Pejabat Sumedang
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Diamankan Kurang dari 24 Jam! Ini Kronologi Penangkapan Pelaku Cabuli Anak SLB di Berastagi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB