RS CILILIN DISOROT TAJAM: PUBLIK GERAM, DIREKTUR BUNGKAM DI TENGAH DUGAAAN KEGAGALAN LAYANAN KESEHATAN

Redaksi.

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 06:06 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS CILILIN DISOROT TAJAM: PUBLIK GERAM, DIREKTUR BUNGKAM DI TENGAH DUGAAAN KEGAGALAN LAYANAN KESEHATAN

Bandung Barat – Rumah Sakit Cililin (RS Cililin) kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah warga mengeluhkan lambannya pelayanan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Keterlambatan penanganan pasien diduga mengancam keselamatan nyawa dan memicu kekecewaan publik.

*Direktur RS Cililin Pilih Bungkam*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya klarifikasi kepada Direktur RS Cililin berakhir nihil, dengan sang direktur memilih bungkam tanpa memberikan pernyataan resmi. Sikap ini memicu kritik dan kecurigaan baru tentang manajemen rumah sakit.

*Diduga Kekurangan SDM dan Fasilitas*

Lambannya penanganan pasien di RS Cililin diduga disebabkan oleh keterbatasan tenaga medis, minimnya alat penunjang, serta lemahnya koordinasi antarunit layanan. Masalah ini bukan hanya terjadi sekali dua kali, tetapi berulang tanpa tindak lanjut yang jelas.

Baca Juga :  Kabareskrim Polri: Pengungkapan Kasus TPPO, Bukti Negara Hadir

*Gelombang Tuntutan: Evaluasi Menyeluruh dan Audit Independen*

Publik menuntut evaluasi total terhadap manajemen RS Cililin dan audit independen untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. “RS Cililin adalah fasilitas publik yang dibiayai uang rakyat. Jika pelayanannya buruk, maka rakyat berhak tahu di mana letak kesalahannya,” tegas salah satu warga Cililin.

*Indikasi Pelanggaran Aturan Pelayanan Kesehatan*

RS Cililin diduga melanggar Peraturan Menteri Kesehatan No. 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional. Jika terbukti, manajemen RS Cililin bisa dinilai melanggar standar pelayanan minimal dan berpotensi menghadapi sanksi administratif.

*Cermin Krisis Sistem Kesehatan Daerah*

Kasus RS Cililin menjadi potret kecil dari persoalan besar sistem kesehatan di daerah. Jika tidak ada reformasi serius, kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah akan terus terkikis. Publik menunggu jawaban dari Direktur RS Cililin tentang langkah-langkah perbaikan layanan kesehatan di masa depan.

Baca Juga :  Kasus Nenek Bahriyah Berbuntut Panjang, Pamekasan Progresif Gelar Aksi Demo di Mabes Polri

Kasus ini pun menjadi pengingat keras bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat maupun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk mengevaluasi serius RSUD Cililin sebagai salah satu rumah sakit yang menjadi tumpuan masyarakat pedesaan. Jangan sampai prinsip keadilan layanan kesehatan universal yang dijamin oleh BPJS Kesehatan justru dikerdilkan oleh praktik diskriminatif di lapangan.

Pihak RSUD Cililin belum memberikan keterangan resmi kepada awak media saat berita ini dimuat. Namun sejumlah pihak mendorong agar Ombudsman Republik Indonesia dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turun tangan mengawasi praktik pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman, terutama terhadap masyarakat miskin pengguna BPJS. ***

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Panen Raya Padi Sawah di Kecamatan Mardingding Indikator Keberhasilan Pemulihan Dan Penguatan Jaringan Irigasi Kawasan Terdampak Banjir
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Ribuan ASN Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo Ikuti Apel Gabungan
Pemkab Nagan Raya Umumkan Hasil Seleksi Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Berprestasi dan Santri Tahun 2026
Pastikan Pembangunan Drainase Berfungsi Baik Bupati Karo Tinjau Hasil Pembangunan Saluran Drainase Tigapanah
Kades Mandalamukti Klarifikasi Isu Pembangunan Aula Mangkrak
Ramah Tamah Tahun Baru 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo Wadah Saling Bertukar Pikiran Komitmen Bersama Membangun Kabupaten Karo

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB