DPRK Aceh Tenggara Desak Bupati Lakukan Mutasi dan Rotasi Pejabat

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 10:21 WIB

50515 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara kembali digelar pada Senin, 17 November 2025, dengan agenda pembahasan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun 2026. Dalam forum resmi yang menjadi sorotan publik itu, Fraksi Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional menyampaikan sejumlah pandangan kritis terhadap kinerja pemerintahan daerah, khususnya terkait dengan stagnasi dalam struktur organisasi dan optimalisasi peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Melalui juru bicaranya, kedua fraksi menyampaikan desakan agar Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, segera melakukan mutasi dan rotasi terhadap jajaran pejabat eselon II dan III di lingkungan pemerintah kabupaten. Langkah tersebut dinilai mendesak guna mendorong terciptanya penyegaran birokrasi, perbaikan pelayanan publik, serta pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Mereka menggarisbawahi bahwa dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, hampir seluruhnya telah melaksanakan mutasi dan rotasi perangkat daerah secara berkala. Hanya Kabupaten Aceh Tenggara yang sejauh ini belum mengambil langkah serupa. Menurut fraksi gabungan tersebut, mutasi dan rotasi bukanlah tindakan yang tabu atau bertentangan dengan aturan, melainkan merupakan instrumen penting dalam menyesuaikan kebutuhan organisasi dan penguatan kapasitas aparatur.

Baca Juga :  Ditengah Usulan Pembahasan Nama PJ Bupati Agara FORMAT Demo Gedung DPRK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pandangan mereka, kualitas pelayanan pemerintah daerah saat ini terbilang masih belum optimal, bahkan cenderung menurun di sejumlah sektor. Hal itu dinilai sebagai indikasi perlunya penyegaran di tubuh OPD agar kualitas kerja dan semangat pelayanan publik kepada masyarakat dapat ditingkatkan. Mereka menyebut bahwa perubahan posisi dalam tubuh birokrasi dapat membuka ruang lebih luas bagi peningkatan kreativitas, efektivitas, dan tanggung jawab para pejabat dalam melaksanakan tugasnya.

Selain menyoroti dinamika internal pemerintahan, kedua fraksi juga menyinggung persoalan rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hingga kini belum menunjukkan kemajuan berarti. Mereka menilai bahwa salah satu penyebab utama minimnya pendapatan daerah terletak pada kurang optimalnya peran OPD dalam menggali potensi sumber-sumber pendapatan asli. Oleh karena itu, fraksi meminta agar Bupati lebih serius menerapkan strategi penguatan pada OPD terkait, baik melalui pembenahan struktur internal maupun evaluasi kinerja.

Baca Juga :  Klarifikasi Polemik Dana ZIS Aceh Tenggara: Misinformasi Media dan Fakta Administrasi

Langkah konkret untuk mendorong pemulihan dan penguatan fiskal daerah, menurut mereka, harus melibatkan seluruh lapisan perangkat daerah melalui pendekatan yang terarah dan proses evaluasi yang berkelanjutan. Salah satunya, dengan memastikan seluruh OPD memiliki orientasi yang kuat dalam mendukung program prioritas pembangunan dan capaian pendapatan pemerintah daerah.

Penegasan itu menjadi salah satu catatan penting dalam pembahasan rancangan APBK 2026 yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan lebih lanjut oleh pemerintah dan legislatif. Harapannya, pemerintah daerah dapat mengambil langkah cermat dan tegas dalam menata ulang struktur internal agar arah pembangunan daerah dapat tercapai secara lebih efektif dan merata.

Adapun sidang paripurna tersebut dihadiri oleh mayoritas anggota dewan serta perwakilan dari pihak eksekutif. Hingga sidang berakhir, belum terdapat pernyataan langsung dari pihak pemerintah daerah mengenai respon terhadap permintaan tersebut, namun sejumlah anggota dewan berharap agar masukan dari fraksi dapat menjadi bahan pertimbangan yang serius demi perbaikan roda pemerintahan di Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun-tahun mendatang.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Kado Indah Menjelang Idul Adha: Bupati Salim Fakhry Tunaikan Janji, 2.500 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik
Etika Jurnalisme Menjadi Pondasi Sinergi Pemerintah dan Pers di Aceh Tenggara
Pembersihan Jalan Nasional Pascabanjir di Aceh Tenggara Dikerjakan Bertahap hingga Seluruh Ruas Aman
LIRA Desak Audit Total PLTMH Lawe Sikap, Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan hingga Minimnya Manfaat bagi Warga
Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli
Pascabanjir di Desa Kuning, Jalur Nasional Kembali Normal Setelah Dibersihkan BPJN Aceh 3.5
Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar
Penantian Bertahun-Tahun Terbayar, Ratusan Warga Leuser Apresiasi Langkah Nyata BPN Aceh Tenggara

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 12:12 WIB

Panen Ubi dan Tanam Pohon Warnai Kunjungan Kadisdik Riau ke SMAN 17 Pekanbaru

Senin, 25 Mei 2026 - 01:14 WIB

PC PMII Kota Pekanbaru Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri/Swasta Se-Kota Pekanbaru

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:23 WIB

Pembinaan Seni di SMAN 9 Pekanbaru Diapresiasi Dewan Pendidikan Riau Lewat Anugerah Pendidikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:44 WIB

Konsolidasi Internal Jadi Agenda Utama PMII FAI UIR Usai Musyawarah Rayon

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Polda Riau Siagakan Tim RAGA dan Brimob Jaga Pekanbaru Saat Blackout Sumatera

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polri Jadi Penyemangat Petani di Sungai Tengah, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sambangi Peternak Sapi 

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Pendaftaran Masih Dibuka, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diramaikan Charly Van Houten

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

APTMR Dampingi Warga Riau Urus Persoalan Lahan dan Hak Plasma

Berita Terbaru

TANGGAMUS

Polsek Pulau Panggung Identifikasi Rumah Tertimpa Pohon Kelapa

Senin, 25 Mei 2026 - 20:46 WIB