Bupati Aceh Tenggara Tinjau Langsung Pembukaan Akses Jalan Putus Akibat Banjir di Kecamatan Ketambe

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 23:27 WIB

50204 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane  – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan respons sigap dalam menangani dampak bencana banjir dan banjir bandang yang memutus akses jalan di sejumlah titik Kecamatan Ketambe. Sabtu (13/12), Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM, meninjau langsung proses pembukaan akses jalan nasional yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat daerah lainnya, antara lain Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Dandim 0108/Agara, Ketua TP-PKK Hj. Nurjanah Salim Fakhry, Sekda Yusrizal, Kepala Pelaksana BPBD Mohd Asbi, serta sejumlah kepala dinas dan staf ahli lainnya.

Pemantauan dilakukan di salah satu titik kritis, tepatnya di Desa Simpur Jaya, tempat aliran Sungai Alas meluap dan menghantam badan jalan nasional hingga menyebabkan putus totalnya jalur transportasi utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari titik ini, saat ini sudah ada empat alat berat yang dikerahkan untuk membendung aliran sungai. Tujuannya agar arus sungai bisa dialihkan sehingga badan jalan dapat dibuka kembali untuk dilalui, setidaknya oleh kendaraan roda empat,” ujar Bupati Salim Fakhry.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Apresiasi Pemusnahan 73 Barang Bukti Tindak Pidana oleh Kejari

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten dan BPJN terus dilakukan secara intensif dalam upaya merespon cepat kondisi darurat ini. Selain empat alat berat yang telah bekerja di lokasi, pemerintah daerah berencana menambah satu unit alat berat guna mempercepat proses normalisasi.

“Kita menargetkan jalan ini bisa tembus besok. Namun, hujan yang turun semalam cukup deras sehingga menjadi kendala tambahan. Meski demikian, beberapa titik yang putus sebelumnya kini sudah bisa dilintasi meskipun masih dengan jalan darurat. Semoga dalam dua hari ke depan akses nasional menuju Rumah Bundar dapat dilalui kendaraan secara lebih lancar,” tambahnya optimistis.

Selain meninjau progres pekerjaan infrastruktur darurat, Bupati Salim Fakhry juga menyempatkan diri mendatangi posko pengungsian warga terdampak bencana di Desa Simpur Jaya. Di sana, ia menyapa para pengungsi satu per satu, menyampaikan empati, dan menampung berbagai keluhan langsung dari warga yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami kesulitan kebutuhan dasar.

Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pemimpin daerah langsung di tengah mereka di saat sulit. Bagi sebagian masyarakat, kehadiran Bupati disebut memberi suntikan semangat dan harapan baru dalam masa pemulihan pascabencana ini.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah di 16 Kecamatan

“Kami kehilangan rumah, banyak yang sakit, air bersih sulit. Tapi dengan datangnya Pak Bupati ke sini, kami merasa tidak sendirian. Pemerintah peduli,” ujar salah seorang warga di posko pengungsian.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan senantiasa berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ia menjamin bahwa seluruh kebutuhan utama seperti makan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat tinggal sementara menjadi bagian dari prioritas penanganan dalam masa tanggap darurat ini.

“Kita pastikan kebutuhan dasar masyarakat kita penuhi. Baik jalur akses, logistik, maupun layanan sosial lainnya akan terus kita kawal. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Bupati Salim Fakhry.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Aceh Tenggara, khususnya Kecamatan Ketambe, dilanda banjir dan banjir bandang yang menyebabkan kerusakan fisik, pemutusan akses jalan, serta memaksa sejumlah warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus melakukan penanganan terpadu agar kondisi bisa kembali pulih dalam waktu sesingkat mungkin.

Berita Terkait

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Ketua DPRK Aceh Tenggara Apresiasi Raihan Opini WTP, Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik
​Pertahankan Tren Positif, Pemkab Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP atas LKPD TA 2025
Kanit Narkoba Aceh Tenggara Tidak Tau Malam & Hujan demi Pelan-pelan Memberantas Narkoba
MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Usai Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Lebanon, Puluhan Prajurit Yonif 114/SM Tiba di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:36 WIB

SMAN Plus Provinsi Riau Ukir Prestasi Passus Raih Juara 2 LKBBPB Riau 2026 Kampus UIR 

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Kapolresta Pekanbaru Hadiri Pekanbaru Lestari Run 5K, Semarakkan HUT Kota Pekanbaru ke-242

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Ditlantas Polda Riau Bagi Helm SNI, Kampanye Keselamatan di Kawasan CFD

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:43 WIB

Tanam 5 Kg Bibit Jagung: Polri Dampingi Petani Lubuk Sakai Wujudkan Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:47 WIB

Konfrens Polda Riau Bongkar TPPU Gading Gajah, Sita Rp.1,8 Milliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:24 WIB

Masuk Akpol 2026 Lewat Jalur Reguler, Polda Riau Tolak Kuota Titipan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:39 WIB

Ditlantas Polda Riau Ngopi Bareng Ojol, Rangkul Jadi Sahabat Lalu Lintas

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:55 WIB

Stop Galian C Liar, PLT Gubri: Urus Izin Biar PAD Masuk Kas Daerah

Berita Terbaru