Sungai Kerinci Bakal Jadi Spot Wisata Memancing, Bupati Pimpin Restocking 13 Ribu Bibit Patin

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 20:38 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan Kerinci-Riau,  waspadaindonesia.com – Guna melestarikan dan meningkatkan populasi ikan di Kabupaten Pelalawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Perikanan (Diskan) melaksanakan kegiatan penyebaran benih ikan (re stocking) perdana diperairan umum sungai Kerinci yang merupakan aliran Sungai Kampar di.Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin sore (5/1/2026). Penyebaran benih ikan jenis patin sebanyak 13 ribu bibit ini, dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri  didampingi Wakil Bupati, H. Husni Tamrin,  bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Kepada awak Media, Bupati Pelalawan H Zukri mengatakan bahwa, Kabupaten Pelalawan memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan usaha perikanan, baik itu usaha penangkapan, usaha budidaya dan usaha pengelolaan ikan.

Bidang perikanan air tawar merupakan salah satu bidang yang sangat potensial dalam menopang pertumbuhan ekonomi rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana sebagian besar wilayah Kabupaten Pelalawan dialiri oleh sungai Kampar yang bermuara ke Selat Malaka.

Ya, peranan perairan umum dalam kehidupan manusia sangatlah penting yaitu sumber daya air tawar, sumber keanekaragaman hayati, sumber ketahanan pangan dan sumber perekonomian.

Baca Juga :  Bem Se-Riau Desak Bupati Evaluasi BUMD Tak Berkontribusi

Sehingga bisa dikatakan perairan umum multifungsi, multiguna dan multi pemanfaat sebagai sektor pembangunan.

“Sumber daya perikanan di perairan umum akhir-akhir ini dirasakan mengalami penurunan, dimana dulu banyak ikan-ikan lokal yang hidup dan berkembang biak di perairan umum. Tetapi seiring dengan waktu dan cara penangkapan yang terkadang belum sesuai kaidah, sehingga populasi ikan lokal tersebut menjadi menurun,” terangnya.

Diungkapkannya bahwa, dengan telah dikuasainya teknologi pembenihan ikan-ikan lokal tersebut, maka produksi benih yang dihasilkan dapat re stocking (ditebar) kembali ke alam, dalam rangka untuk memperkaya dan meningkatkan sumberdaya perikanan di perairan umum.

Sehingga perairan umum seperti sungai dan danau dapat kembali menjadi tumpuan masyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan dan juga gizi masyarakat.

” Untuk itu, kita harap re stocking yang kita lakukan ini berhasil dan dapat mensejahterakan masyarakat, khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci,” ujarnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 113/JS dan Warga Sanepa Gotong Royong Bangun Taman Kanak-Kanak

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pelalawan Ir. M. Syahrul Syarif. M.Si., menambahkan bahwa, kegiatan Re stocking ini bertujuan untuk meningkatkan populasi keanekaragaman jenis ikan yang hidup diperairan umum, peningkatan stok ikan serta pelestarian sumberdaya ikan diperairan umum yakni sungai dan danau.

Sedangkan jenis ikan yang ditebar adalah Ikan patin sebanyak 13 ribu ekor yang bersumber dari hasil pembenihan yang dilakukan pihaknya.

“Jadi, ini kegiatan tebar ikan perdana yang kita lakukan. Dimana pada tahun 2026 ini, target kita akan menebar sebanyak 1 juta bibit ikan patin dan baung di daerah yang berada di aliran sungai di Pelalawan. Sedangkan lokasi yang telah kita tebar ikan ini (Sungai Kerinci dekat jembatan Kembar,red), akan kita jadinya objek atau spot wisata mancing di Pelalawan,” tutup mantan Kepala Bappeda Pelalawan ini.

 

(syhrudin)

(Idam Lanun)

Berita Terkait

Bentuk Kepedulian kepada Anggota, Wakapolda Jabar Kunjungi Rumah Duka Aiptu Asep Suhara
Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Emak-emak di Lawe Penanggalan Blokir Jalan Tuntut Kepastian Bantuan Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Bantuan Bencana Hidrometeorologi Belum Turun, Korban di Aceh Tenggara Gelar Aksi Protes

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Berita Terbaru