Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Redaksi.

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

50677 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat ,Bandung  – waspadaindonesia .com // Penggunaan anggaran negara pada proyek Pekerjaan Rutin Jalan dan Jembatan di Wilayah Pelayanan V Provinsi Jawa Barat kini tengah menjadi sorotan publik. Proyek yang menelan dana fantastis sebesar Rp13.675.041.000 dari APBD Provinsi ini diduga dikelola dengan mekanisme yang kurang transparan.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran belasan miliar rupiah tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga. Namun, pelaksanaan di lapangan dinilai minim informasi yang dapat diakses oleh masyarakat maupun pemerhati kebijakan publik.

Poin-Poin yang Menjadi Sorotan:
Minimnya Papan Informasi Proyek: Di beberapa titik pengerjaan, ditemukan ketiadaan papan informasi yang jelas mengenai rincian volume pekerjaan dan serapan anggaran per titik lokasi.

Baca Juga :  Polrestabes Medan Diduga Tak Berani Memeriksa Orang Tua Maling Toko Ponsel di Pancur Batu Yang Diduga Menipu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Realisasi Fisik vs Anggaran: Muncul pertanyaan mengenai kesesuaian antara kualitas material yang digunakan dengan besarnya pagu anggaran yang telah dicairkan.

Akses Informasi Publik: Masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan rincian penggunaan dana rutin yang seharusnya bersifat terbuka sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Respons Masyarakat dan Pengamat
Beberapa aktivis transparansi anggaran di Jawa Barat mendesak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat untuk membuka data secara gamblang.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Lampung Giatkan Patroli Hunting, Ini Tujuan nya . . ! !

“Anggaran sebesar 13,6 miliar itu bukan angka yang kecil. Jika pengerjaan rutin ini tidak diawasi dengan ketat dan tidak transparan, potensi kebocoran anggaran sangat besar,” ujar salah satu perwakilan lembaga swadaya masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Wilayah Pelayanan V Provinsi Jawa Barat belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan ketidaktransparanan tersebut. Masyarakat berharap pihak Inspektorat maupun aparat penegak hukum melakukan monitoring lebih dalam agar uang rakyat benar-benar kembali dalam bentuk infrastruktur yang berkualitas.
Red *H.M *

Berita Terkait

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 
Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif
KAWAL SWASEMBADA PANGAN, POLSEK SABAK AUH CEK JAGUNG 1 Ha: SEBAGIAN PERLU TAMBAHAN PUPUK 
Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi
Tindak Lanjut Business Matching dan Site Visit Kerjasama Antar Daerah Bupati Karo : Bukan Sekadar Seremonial Melainkan Langkah Nyata
Pemdes Pasir langu, Lakukan Relokasi Pembenahan Jalan Paska Kejadian Longsor
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:49 WIB

Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan DPD dan DPC Apdesi Merah Putih Se Lampung

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB

Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Berdampak

Senin, 4 Mei 2026 - 10:17 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025 Sekretariat DPRD ke Kejati Lampung

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:19 WIB

Gubernur Lampung Dorong Sinergi Antar Partai Politik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:01 WIB

DPC LSM Trinusa Lampung Barat Soroti Hak Guru yang Belum Terbayarkan di Momentum Hari Buruh 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:19 WIB

Di Bandar Lampung 600 Aparat Gabungan Kawal May Dai

Kamis, 30 April 2026 - 21:12 WIB

Sidang Korupsi PI LEB, Eks Pj Gubernur Lampung Mengaku Tak Tahu dan Tak Kuasai Pengelolaan Dana

Rabu, 29 April 2026 - 08:00 WIB

Jelang judo kapolri cup 2026, kapolda lampung kirim sinyal keras : Target prestasi tak bisa ditawar

Berita Terbaru