WASPADA INDONESIA .COM <> Sindangkerta, Bandung Barat –
Upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok terus dilakukan di tingkat desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, merealisasikan program bantuan keuangan desa melalui distribusi produk kebutuhan pokok Minyak Kita dengan total nilai anggaran mencapai Rp200 juta.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, dan menyasar warga Kampung Malaka RT 01 RW 012, Desa Sindangkerta. Sejak pagi hari, warga tampak antusias menyambut distribusi minyak goreng yang dinilai sangat membantu di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Program ini disebut sebagai bagian dari strategi desa untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui pengelolaan BUMDes, diharapkan perputaran anggaran desa tidak hanya berhenti pada bantuan semata, tetapi mampu memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, di lapangan sejumlah warga menyampaikan harapan agar program bantuan ini tidak hanya berhenti pada aspek distribusi. Warga mendorong adanya keterbukaan informasi, mulai dari proses pengadaan Minyak Kita, dasar penetapan harga, data penerima manfaat, hingga mekanisme distribusi di tingkat RT dan RW.
“Bantuan ini jelas meringankan. Tapi akan lebih baik jika informasinya juga terbuka, supaya tidak menimbulkan pertanyaan atau prasangka di kemudian hari,” ujar salah satu warga Kampung Malaka.
Transparansi penggunaan anggaran menjadi perhatian penting agar setiap rupiah dana desa yang dikelola melalui BUMDes dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat. Pengawasan bersama antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan unsur masyarakat dinilai perlu diperkuat agar program benar-benar tepat sasaran, adil, dan berdaya guna.
Program distribusi Minyak Kita ini pun menjadi perhatian publik sebagai bagian dari evaluasi bersama pengelolaan bantuan desa. Harapannya, setiap program yang digulirkan tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dikelola secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, sehingga kehadiran BUMDes benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa.
Red: adi

































