PERMAHI Aceh Mendesak Parpol untuk Menghentikan Serangan Fajar dan Memperkuat Integritas Pemilu

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 14 Agustus 2023 - 21:16 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dalam menghadapi fenomena serangan fajar yang merusak proses demokrasi, Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) dengan tegas mendesak partai politik untuk menghentikan praktik suap dalam pemilihan umum (pemilu) dan memperkuat integritas pemilu.

Serangan fajar, yang merujuk pada aksi suap dengan pemberian amplop sebelum pemilu, telah menciderai proses demokrasi yang seharusnya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyatakan pilihan dengan adil dan jujur. PERMAHI memandang praktik ini sebagai ancaman serius terhadap esensi pemilihan umum dan mengancam keadilan dalam persaingan politik.

“Kami mendesak pemerintah untuk menerapkan undang-undang yang lebih ketat dan efektif dalam mencegah serta menghukum suap dalam pemilu. Lembaga pemilu juga harus berperan aktif dalam memastikan integritas pemilu melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik,” lanjut Muhammad Rifqi Maulana. S.H. Ketua Permahi Aceh dan Pengurus Forum Mahasiswa Aceh Dunia Bidang Hukum, Politik dan Ham.

Baca Juga :  Anggota DPRA Dony Arega Rajes Dukung Penuh Kepemimpinan Mualem-Dek Fadh untuk Kemajuan Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PERMAHI mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi dalam memerangi serangan fajar dan praktik korupsi dalam pemilu. Dengan menjadi mata dan telinga yang peka, masyarakat dapat membantu lembaga berwenang mengungkap dan menindak dugaan praktik suap.

Dalam menghadapi ancaman suap dalam pemilu, PERMAHI mengimbau setiap pemilih untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Dengan memilih calon pemimpin berdasarkan integritas, kapabilitas, dan dedikasi, masyarakat dapat membantu membangun hubungan kepercayaan antara pemimpin dan masyarakat serta menguatkan fondasi demokrasi.

Baca Juga :  𝗖𝗲𝗴𝗮𝗵 𝗧𝗲𝗿𝗼𝗿𝗶𝘀𝗺𝗲, 𝗞𝗮𝗻𝘁𝗼𝗿 𝗪𝗶𝗹𝗮𝘆𝗮𝗵 𝗞𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗛𝘂𝗸𝘂𝗺 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗦𝗲𝗽𝗮𝗸𝗮𝘁𝗶 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗦𝗮𝘁𝗴𝗮𝘀𝘄𝗶𝗹 𝗗𝗲𝗻𝘀𝘂𝘀 𝟴𝟴

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk melawan praktik suap dalam pemilu. Dengan menjaga integritas pemilu, kita berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi negara kita dan menghadirkan perubahan positif bagi seluruh masyarakat,” tutup Muhammad Rifqi Maulana.

Kita semua berharap upaya PERMAHI ini dapat memberikan dorongan untuk memerangi serangan fajar dan memperkuat proses demokrasi dalam pemilu.(Fadly P.B)

Berita Terkait

Transparansi Pengadaan BBM Disoal, LIRA Minta BPK Audit Kinerja BPBD Gayo Lues Tahun 2025
LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur
Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari
Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 22:10 WIB

Rutan Balge Panjatkan Doa Bersama Untuk NKRI Yang Aman, Damai dan Sejahtera

Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:08 WIB

Sukses di Danau Toba, Ulos 1.000 Meter Akan Dibentang Depan Istana Negara dan Keliling Monas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB