Bayi Penderita Disebut-sebut Penyakit Aneh Berhasil Dirawat di RSUD Bangkinang

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 28 September 2023 - 12:07 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar — Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Kampar yang berlokasi di kota Bangkinang Mempunyai Tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah dan tugas pembantuan di bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat, selain itu Tugas rumah sakit umum adalah melaksanakan upaya pelayanan kesehatan secara berdaya dan berhasil dengan mengutamakan penyembuhan dan pemulihan yang di laksanakan secara serasi dan terpadu dengan peningkatan dan pencegahan serta pelaksanaan upaya rujukan.

Sehubungan dengan hal tersebut, baru baru ini RSUD Bangkinang melayani pasien terlahir dari keluarga tidak mampu, bayi lelaki ini diberi nama Gibran Sepyan Alhanan yang viral menjadi pemberitaan di beberapa media di karenakan bocah mungil yang baru berumur 20 hari ini menderita penyakit yang di sebut-sebut penyakit aneh, namun fakta nya setelah di telusuri team LSM KIPPI (Komunitas Insan Peduli Pers Indonesia) pada Selasa (26 /09/2023) penyakit yang di derita Gibran di duga di akibat kan oleh bakteri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal itu di katakan dr. Firdaus Pratama Sabri sebagai Dokter yang menangani pasien dan di dampingi oleh dr. Delfan Sukri selaku Kabag Administrasi Umum di RSUD Bangkinang.

Baca Juga :  LSM Trinusa Soroti Dugaan Korupsi Dana BOS di Provinsi Lampung

Menurut dr. Firdaus, Setelah dilakukan pemeriksaan Penyebab penyakit Gibran adalah infeksi bakteri pada kulit yang menimbulkan gangguan pada kulit seperti bersisik dan berdarah, ini juga bukan penyakit yang langkah dan bukan penyakit yang aneh. Secara medis, ini bukan infeksi bakteri dari lahir dan juga penyakit ini sudah beberapa kali terjadi termasuk di Indonesia, Kata Dokter yang masih berusia muda ini.

“Jika secara medis penyebab penyakit ini terjadi karna tidak hygienis nya kebersihan yang mengakibatkan bersisik di kulit dan berdarah. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak, dan dihimbau kepada seluruh masyarakat jika timbul penyakit seperti ini segera mungkin dibawa ke Rumah Sakit”, tutur Firdaus.

Dilanjutkan dr. Firdaus, Setelah Gibran dirawat secara intensif di RSUD Bangkinang kondisi kesehatan bayi ini sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, seperti menyusu nya sudah kuat, menangis nya juga kencang, dan sudah tidak demam. Pengobatan-nya sudah berjalan dengan baik, namun jika pembunuhan kuman pada kulit nya masih memerlukan waktu untuk pengobatan, kata nya mengakhiri.

Sementara itu ditempat yang sama hal senada dikatakan oleh dr. Delfan Sukri, bahwa RSUD Bangkinang tidak pernah menolak pelayanan bagi pasien baik itu pasien BPJS maupun pasien yang masuk melalui jalur umum karna sudah tugas dan fungsi Rumah Sakit memberikan pelayanan bagi setiap pasien yang ingin mendapatkan jasa pelayanan kesehatan, sebutnya.

Baca Juga :  PELANGGAN MUAK, BUPATI BEKASI WAJIB GANTI DIRUT PERUMDA TIRTA BHAGASASI

Ditambahkan dr. Delfan, Walaupun belum jelas asuransi kesehatan-nya semua pasien dilayani dulu dan baru dipertanyakan pasien memakai BPJS, Jamkesda atau lain-nya, ujar Delfan.

Dilanjutkan dr. Delfan lagi, di RSUD Bangkinang bagi pasien yang tidak mampu sudah ada pelayanan terpadu untuk hal administrasi tersebut, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial turut mengeluarkan rekomendasi bagi pasien yang belum memenuhi administrasi dan diberikan waktu 2 hari untuk mengurus syarat administrasi tersebut, katanya.

“Dihimbau dan diminta kepada semua masyarakat untuk mengurus BPJS kesehatan, sehingga nanti jika membutuhkan pelayanan kesehatan administrasi nya sudah ada. Dan apabila ada informasi yang tidak jelas mengenai Rumah Sakit boleh disampaikan ke pihak manajemen Rumah Sakit, agar tidak salah persepsi”, ungkap Delfan mengakhiri.
(Penulis : Mirza / editor : Tim KIPPI)

Sri imelda

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik
BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik
Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas
Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud
Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel
Mantan Kapolres Simalungun Kombes Pol Dr. Ronald Sipayung Jabat Direktur Resnarkoba Polda Babel

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:26 WIB

A. MALIK MUSA, SH., M.Hum, Ketua PWM Aceh Tak Kenal Lelah Mengurus Korban Bencana Sampai Ke Seribu Bukit

Senin, 19 Januari 2026 - 22:57 WIB

Demi Warga Terdampak, Bupati Suhaidi dan Kapolres Gayo Lues Lintasi Medan Ekstrem Menuju Lesten

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:51 WIB

Kapolsek Blangkejeren Tekankan Pentingnya Meneladani Isra’ Mi’raj untuk Penguatan Iman Generasi Muda di Era Modern

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:09 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIB

Peringatan Isra’ Mi’raj di Pengungsian, Pemerintah dan Ulama Beri Dukungan Moril untuk Warga Agusen

Senin, 12 Januari 2026 - 21:33 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:18 WIB

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:42 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Berita Terbaru