Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:38 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Tidak asing bagi kita warga Pekanbaru, sosok bertalenta dan hambel, Letkol Pom I Gede Eka Santika, S.H., M.P.M. DevSec., M.H., yang selama dua tahun (2021-2023) berkiprah dan menjadi bagian dari Kota Pekanbaru. Beliau adalah mantan Dansatpom Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru yang sudah tidak diragukan lagi jasa-jasanya untuk memajukan instansi yang beliau pimpin, serta ikut berkiprah dalam memberi warna untuk Pembangunan di Kota Pekanbaru. Kamis (15/1/2026)

Letkol Pom I Gede Eka Santika, dikenal sangat dekat dengan media dan ikut terlibat dalam program kerja Tahunan Kota Bertuah, Pekanbaru. Selama di Pekanbaru, beliau sebagai warga minoritas, tidak tanggung-tanggung telah menghabiskan pikiran dan idenya sudah berhasil membangun Mushola Al-Hakim yang megah sebagai perwujudan rasa cinta kepada Anggota yang mayoritas beragama muslim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu hal ini sangat langka terjadi sebagai warga Hindu masih meluangkan waktu pikiran, tenaga dan materi untuk membangun kemaslahatan warga umat muslim. Mushola ini sekarang sering sebagai tempat kegiatan keagaman baik warga internal Lanud maupun warga sekitar Pekanbaru yang kebetulan lewat untuk melaksanakan sholat.

Sosok sederhana dan bertalenta ini tentu sudah mengenyam asam garam penugasan dan operasi militer baik di dalam maupun luar negeri. Beliau adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2003, kecabangan Polisi MIliter, yang pertama kali berdinas sebagai Komandan K-9 di Satpom Lanud Halim Perdana Kusuma, sebagai Lanud tersibuk di Indonesia apalagi masa – masa melewati protokoler yang crowded serta masa pemulihan Sunami Aceh 2004 dimana Lanud Halim sebaga pintu gerbang lintas bansos serta para pejabat VIP/VVIP.

Sebagai perwira muda dan lincah tentu Letda Gede memanfaatkan waktu yang ada untuk melaksanakan tugas Negara dengan sebaik-baiknya sekaligus belajar memimpin anggota. Saat itu, beliau dipercaya untuk ikut Kursus Perwira Lidkrim Cimahi-Puspomad, namun kursus di tempat Angkatan lain tidak mematahkan semangat Letda Gede untuk berprestasi, terbukti beliau bisa meraih peringkat ke-2 lulusan saat itu.

Selanjutnya I Gede Eka Santika, dipindahkan ke tanah kelahiran Bali, tepatnya di Lanud I Gusti Ngurah Rai sebagai Kepala Pemeliharaan Ketertiban yang selama 3 tahun banyak peran dan sumbangsih beliau dalam mendukung Operasi Pam VIP/VVIP dimana Bali sebagai destinasi yang rutin digunakan oleh para Kepala Negara Internasional untuk melaksanakan konferensi.

Selama di Bali juga beliau terlibat dalam mendukung pengamanan Tersangka Teroris Bali 1 dan 2. Saat di Bali, Lettu Gede dipercaya Kembali untuk mengikuti Suspa Penyidikan di Pusdikpomad dan tidak tanggung-tanggung beliau berhasil meraih siswa terbaik (peringkat pertama) lulusan saat itu mengalahkan 70 orang seluruh peserta gabungan Suspa Idik (Pomad, Pomal, Pomau).

Baca Juga :  Viral Dugaan Pungli Dana Desa di Dinas PMD Ogan Ilir, Disebut Sudah Jadi “Budaya”

Selanjutnya tahun 2008, beliau ditugaskan sebagai Dansatpom Lanud Timika-Papua yang sekaligus tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan selama dua tahun (2008-2010). Setelah itu, tidak disangka-sangka beliau Kembali ke Alamamater AAU untuk melatih para siswa Taruna AAU, setahun disana beliau diberikan kesempatan untuk seleksi sebagai Pasukan Perdamaian Dunia, yang akhirnya lolos dan tergabung dalam Satgaspom SEMPU XXV-D UNIFIL di Libanon selama 1 tahun.

Selama di sana beliau dipercaya sebagai Pasi Intel dan merangkap sebagai Liasion Officer, sebagai perwira terdepan yang melaksanakan koordinasi dengan seluruh perwakilan counterparts Satgas Internasional di bawah naungan Sector East yang saat itu dijabat oleh Jenderal Bintang satu dari Spanyol serta beliau pun beberapa kali menerima penghargaan apresiasi berkat kelancaran tugas dan mampu menjembatani program UNIFIL untuk dieksekusi oleh Satgaspom dari Indonesia.

Akhir 2012, Kapten Gede saat itu Kembali ke Indonesia berdinas di Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Puspomau) sebagai Kasiops, selanjutnya tahun 2013 beliau lolos seleksi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU). Selama Pendidikan dan begitupun pada momen sekolah atau kursus sebelumnya, beliau dikenal serius dan tidak pernah mengabaikan waktu yang ada, sehingga alhasil beliau selesai Pendidikan SEKKAU berhasil meraih peringkat ke-2 terbaik lulusan, sehingga setelah itu oleh Puspomau diberikan penghargaan untuk menempati jabatan Mayor sebagai Karuops Puspomau mendahului dari Angkatan Pom lainnya.

Kemudian seminggu berpangkat Mayor, beliau dipercaya untuk mengemban Amanah sebagai Kasi Protokol Ditbinkersinfo PMPP TNI, dimana instansi ini di bawah Mabes TNI sebagai pusat perencana, prekrutan calon Peacekeeper, pemenuhan logistik seluruh satgas di dunia di bawah misi PBB serta berperan penting dalam kerja sama internasional di bidang perdamaian dunia. Saat di PMPP TNI. Mayor Gede Eka beberapa kali terlibat di dalam program TNI untuk memajukan kerja sama TNI dengan Angkatan Bersenjata Negara lain khususnya di bidang Peacekeeping Operations (PKO).

Tahun 2015 akhir beliau pernah mengikuti Seminar UNMUM di Pakistan, selanjutnya 2016 awal dipercaya sebaga peserta Peace Operation Seminar di Melbourne dan Sydney-Australia. Akhir tahun yang sama beliau dipercaya sebagai peserta ASEAN Peacekeeping Center Network Conference di Manila-Filipina tergabung dengan Kemhan RI.

Awal 2017, beliau dipercaya sebagai salah satu verificator yang bergabung dengan personel Mabes TNI yang dipimpin oleh Wadan PMPP TNI saat itu untuk melaksanakan verifikasi Satgas Batalyon Composite di Sudan Selatan-Afrika yang terbagung dalam misi UNMISS.

Baca Juga :  Kritik Dan Provokatif Yang Terselubung Yang Mendiskriditkan Wartawan Dan LSM Serta APH

Pertengahan 2017, Mayor Gede dipercaya sebagai salah satu instruktur dari PMPP TNI dalam event bergengsi yaitu Bilateral Staff Exercise antara Indonesia dengan Thailand di Chonburi-Thailand. Banyak sekali kiprah beliau selama di disana sebaga perancang Latihan yang menggambungkan visi misi dua Negara untuk diimplementasikan menjadi sebuah Latihan terintegrasi dengan peserta yang terdiri dari perwira Indonesia dan Thailand yang khusus mempelajari sebagai UN Staff Officer Course (UNSOC).

Atas pencapain tugas-tugas tersebut, Puspomau memberikan apresiasi berupa pemberian jabatan baru sebagai Dansatpom Lanud SWO Medan pada pertengahan 2017, selanjutnya menjabat selama hampir dua tahun per Juni 2019. Sukses mengemban tugas di Medan, Mayor Gede Eka berhasil lolos seleksi Pendidikan Seskoau, dan diperintahkan untuk mengenyam Sesko Angkatan di Filipina yairu General Command and Staff College di Quezon City-Filipina, sekaligus menyelesaikan kuliah Magister Manajemen Publik (Master in Public management in Development and Security). Hampir setahun Mayor Gede menyelesaikan Pendidikan, beliau di tempatkan sebagai staf Puspomau yang membidangi penyidikan dengan job Letnan Kolonel, yang selanjutnya 1 April 2020 menyandang pangkat Letkol. Sukses dalam melaksanakan tugas selama di Puspomau dimana banyak perkara-perkara yang melibatkan personel perwira senior TNI AU, Letkol Gede akhirnya diberikan Amanah jabatan promosi sebagai Dansatpom Lanud RSN Pekanbaru (Lanud tipe A).

Pada saat inilah kiprah beliau sangat mengagumkan baik misi internal TNI AU maupun program kerja lintas satuan baik dengan TNI lain, Polri maupun Pemerintah Daerah. Atas prestasi beliau yang mengagumkan, selanjutnya Letkol Gede Eka dipercaya sebagai Danskadtar Tauna II AAU di Yogyakarta, yang melaksanakan pembinaan kepada para calon Perwira Angkatan Udara yang tanggap, tanggon dan trengginas.

Setelah itu beliau berdinas di Puslaiklambangjaau serta per Desember 2025 beliau dipromosikan sebaga kabid protokol dan Kunjungan Puskersin TNI. Di jabatan beliau sekarang ini, tentunya banyak harapan yang diemban beliau bagi TNI, bangsa dan negara.

Harapan utamanya yaitu bagaimana institusi ini menjadi garis terdepan di bidang diplomasi militer atau pertahanan yang mampu meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme TNI, memperluas kerja sama militer dengan negara sahabat baik bilateral, regional maupun multilateral. Serta memperkuat TNI dalam mewujudkan Indonesia dalam forum strategis.

(Red/Tim)

Berita Terkait

BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Modus Gadai Mobil Rental Terbongkar, Pelaku Diduga Ancam Keluarga Wartawan Lewat Seluler Telepon
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
SMAN 1 LARANTUKA APRESIASI AKPERSI NTT: PELATIHAN JURNALISTIK BERI PERSPEKTIF BARU SISWA
Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:28 WIB

Polres Karo Ungkap 21 Kasus Narkoba Dalam Ops Antik Toba 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:01 WIB

Klarifikasi Terbuka Lia Hambali Jadi Tamparan bagi Penyebar Narasi Sepihak yang Mengabaikan Fakta dan Konteks

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Kapolres Karo Ajak Generasi Muda Karo Menjadikan Pancasila Kompas Dalam Belajar, Berteman dan Bertindak.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:10 WIB

Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:24 WIB

Tim Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Bupati Karo : Pariwisata Salah Satu Sektor Unggulan yang Menjadi Prioritas

Berita Terbaru