Bangun Keberlanjutan Sinergisitas TNI-Polri Peroleh Apresiasi Analis

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024 - 06:36 WIB

50210 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta —TNI-Polri kembali menyelenggarakan kegiatan konsolidasi untuk membangun keberlanjutan sinergisitas antara kedua institusi pertahanan dan keamanan tersebut. Dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI yang bertajuk ““sinergisitas TNI-Polri siap mewujudkan pertahanan dan keamanan yang tangguh untuk Indonesia Maju”, menegaskan bahwa fondasi pertahanan dan keamanan dibangun atas landasan soliditas dan sinergisitas kedua institusi tersebut.

Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh TNI-Polri tersebut. “Kita ini sedang masa transisi kepemimpinan sampai pelantikan presiden hasil Pemilu 2024 dilaksanakan. Karenanya, jaminan pertahanan dan keamanan sangat penting,” kata pria yang akrab dipanggil Simon ini.

Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri adalah isu yang selalu bergulir dari periode ke periode. “Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri ini kulminasi kesadaran kedua institusi atas berbagai kejadian yang mengancam pertahanan dan keamanan nasional. Utamanya pasca reformasi 1998. Semua ancaman dapat ditangani dengan baik berkat kerjasama lembaga pertahanan dan keamanan ini,” kata Rektor Institut Sains dan Teknologi al-Kamal, Jakarta ini.

Baca Juga :  Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pandangan Simon, setidaknya ada sejumlah situasi yang perlu direspon dalam kegiatan Rapat Pimpinan ini. “Dinamika elit politik saat ini, terutama pasca Pemilu 2024, jangan sampai meluas di tingkat basis yang berpotensi terjadinya gesekan di arus bawah. Langkah antisipasi dilakukan secara menyeluruh dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia perlu dilakukan,” kata Simon.

Hal lain adalah perlunya langkah antisipasi diplomasi pertahanan dalam merespon lingkungan strategis terkini. “Kita tahu bahwa peta Asia Tenggara saat ini dipetakan berdasarkan keberpihakan terhadap negara-negara Adi Daya, apakah itu Pro Barat dalam hal ini Amerika Serikat atau Pro Blok Timur, dalam hal ini China. Kapasitas untuk memposisikan diri dalam situasi tersebut sangat penting sehingga menentukan langkah diplomasi apa yang akan kita ambil?” kata Simon.

Baca Juga :  TRK Bupati Nagan Raya Bersama Raja Sayang Wabup Mengikuti Penutupan Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

Sementara itu tantangan terkait perkembangan dunia digital juga tidak kalah penting. Intensitas serangan siber ke Indonesia kini semakin intensif seiring dengan posisi Indonesia yang semakin menguat dalam peta geopolitik. “Tantangan ini harus ditanggapi secara lebih serius dalam kebijakan yang lebih strategis namun juga operasional di lapangan, sehingga kita tidak lagi kecolongan. Karenanya, sinergisitas juga diperluas dengan lembaga-lembaga lain yang berwenang dan berkompeten dalam urusan siber,” kata Simon.

Secara khusus, Simon menyampaikan ucapan selamat kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menerima tanda kehormatan dan langsung dengan Keputusan Presiden berupa kenaikan pangkat istimewa menjadi Jenderal TNI. “Tanda kehormatan ini selain sebagai bentuk apresiasi negara kepada yang bersangkutan, juga bermakna untuk melanjutkan sikap pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutup Simon.

Berita Terkait

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah
Inalum Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP
HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya
Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati
HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh
Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:08 WIB

PW GPA : Masyarakat Yakin LHKPN Zita Anjani Didapat dari Usaha yang Sah

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:42 WIB

Penyerahan Tahap II Roy Suryo & Dr. Tifa: AKPERSI Sebut Sesuai Prosedur KUHAP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:36 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:07 WIB

Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:58 WIB

HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:14 WIB

Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:45 WIB

Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:23 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Berita Terbaru