Kodam I/BB Segera Bangun 5 Jembatan Bailey di Kabupaten Agam

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:43 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam – Kodam I/Bukit Barisan bersama satuan jajarannya di wilayah Korem 032/Wirabraja akan segera membangun lima unit jembatan Bailey di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pembangunan jembatan Bailey untuk melancarkan kembali hubungan darat antar wilayah di Kabupaten Agam yang terputus paska tragedi banjir lahar dingin Gunung Marapi disertai longsor yang melanda enam kabupaten dan kota (termasuk Kabupaten Agam) di Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) lalu.

“Lima jembatan Bailey yang dibangun itu meliputi Jembatan Tigo Niniak, Jembatan Rona Taluak, Jembatan Silaki 1, Jembatan Katiagan, dan Jembatan Congkong,” ucap Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan di sela menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di Pos Komando Tanggap Darurat Kabupaten Agam di Bukit Batabuah, Kecamatan Ampek Angkek, Rabu (15/5/2024) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Pos Komando ini, Pangdam hadir bersama Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, SSos, Pangkogabwilhan I, Laksdya TNI Agus Hariadi, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Danlantamal II Padang, Laksma TNI Syufenri, serta Pejabat Utama TNI-Polri dan Forkopimda jajaran Provinsi Sumbar lainnya.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Jadi Sasaran Bakti Kesehatan Dan Bakti Sosial Akabri 1990 Polres Rohul

Pangdam menjelaskan, pembangunan lima jembatan Bailey tersebut merupakan salah satu dari sejumlah upaya penting dalam pelaksanaan langkah tanggap darurat di Kabupaten Agam yang dikerjakan pemerintah.

Ditambahkan Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, paska bencana di Kabupaten Agam, ada lima kecamatan yang terdampak cukup parah. Yakni Sungai Pua di Kecamatan Sungai Pua, Nagari Koto Tuo di Kecamatan Ampek Koto, Kecamatan Banuhampu, Nagari Batu Taba di Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Tilatang Kamang.

Bencana yang terjadi di Kabupaten Agam juga menyebabkan 3.000 jiwa warga masyarakat harus mengungsi (data BPBD Sumbar per Selasa, 14 Mei 2024).

“Setiap satu keluarga dapat bantuan tunggu hunian sebesar Rp500 ribu. Wali Nagari sudah kita minta untuk mendata kebutuhan makanan dan minum warga yang mengungsi,” jelas Letjen Suharyanto.

Baca Juga :  "Proses Berubah Menjadi Lebih Baik Seperti Kepompong Berubah Jadi Kupu- Kupu Yang Indah" Pentas Seni dan Budaya Gereja HKBP Kabanjahe Dihadiri Bupati Karo

Selain itu, Letjen Suharyanto memastikan rumah warga yang rusak berat akan direlokasi dan diganti bangun baru senilai Rp60 juta.

“Jadi, satu keluarga yang rumahnya rusak berat, akan dapat satu rumah baru. Sedangkan untuk rumah rusak ringan, diberi uang pengganti Rp15 juta, dan rusak sedang Rp30 juta,” ungkap Letjen Suharyanto.

“Banyak sekali dampak bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor di Kabupaten Agam ini. 75 hektar tanaman padi terendam, 25 hektar holtikultura terendam, dan 1,74 hektar lahan pertanian rusak,” tambahnya.

Sedangkan korban jiwa yang terdata hingga kemarin, sebanyak 22 orang sudah ditemukan. “Satu di antaranya sedang diidentifikasi,” ucap Letjen Suharyanto.

Di akhir penjelasannya, Letjen Suharyanto mengatakan, Presiden Joko Widodo setiap hari memantau kegiatan penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Sumatera Barat.

“Kita diurus Presiden bersama beberapa pejabat ke daerah ini untuk menangani langsung proses tanggap darurat, sekaligus memberi penghiburan kepada warga masyarakat terdampak bencana,” tutupnya.

Sumber: Pendam I/BB

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah
Jalan Irigasi Diduga Beralih Fungsi Menjadi Akses Parkir, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
SDN Cijambu Memprihatinkan, Atap Bocor dan Bangunan Mulai Mengkhawatirkan
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB