Kegiatan Bimtek Tuha Peut Gampong di Paya Bakong Terkesan Berbau Bisnis, Forum Keuchik Diduga Raup Keuntungan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024 - 15:36 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara |  Kegiatan bimtek Tuha Peut Gampong di Kecamatan Paya bakong, kabupaten Aceh Utara, Diduga berindikasi dan terkesan hanya untuk meraup keuntungan semata oleh pihak forum.

Pasalnya, baru-baru ini para Keuchik Gampong di kecamatan paya Bakong, menganggarkan anggaran dana desa pergampong sebesar Rp 6.000.000 untuk biaya pelaksanaan Bimtektuha Peut, yang dilaksanakan di aula SMPN 1 kecamatan setempat. Minggu 26/05/2024.

Salah seorang tokoh masyarakat di kecamatan Paya bakong yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan pada media ini, “kegiatan bimtek tuha Peut yang dilakukan beberapa waktu lalu, menurut saya kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti tidak ada manfaatnya bagi para Tuha Peut, karena belum terhitung satu bulan kegiatan bimtek dimaksud dilaksanakan, akan tetapi terlihat banyak Tuha Peut yang masih tidak mengetahui apa fungsi dan tugasnya di Gampong-gampong, “Ucap tokoh masyarakat Kecamatan Paya bakong dengan rasa kecewa.

Tambahnya Dengan demikian” sehingga menimbulkan persepsi di kalangan masyarakat, kegiatan bimtek itu, seakan-akan berindikasi adanya unsur bisnis oleh pihak penyelenggara.

Baca Juga :  Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir

Sebab, anggaran perdesa sebanyak 6 juta, di kumpulkan pada Forum Keuchik, dan yang terlihan di beritakan kepada peserta bimtek dari kalangan tuha Peut sebanyak 223 orang,  Pergampong ada yang lima orang tuha Peut dan ada yang dua orang peserta dan di berikan Rp 300 ribu uang saku selama dua hari mengikuti kegiatan bimtek itu.

Selain uang para peserta juga di beritakan Tas, alat tulis dan baju batik, jika di kalikan dari jumlah anggaran 6 juta Pergampong, kalikan 39 Gampong, “artinya jumlah anggaran yang di kelola pihak penyelenggara kegiatan bimtek tersebut, sebesar Rp 234 juta.

Dan besar dugaan Badan kerjasama antara desa (BKAD), sebagai lembaga menyelenggarakan kegiatan bimtek dimaksud, yang legalitas badan hukum juga sangat diragukan keapsahan legalitasnya.”Tutur Tokoh tersebut

“Semetara itu, Ketua forum Keuchik Kecamatan Paya bakong IMRAN yang juga Keuchik Gampong Tunong Krueng, ketika diminta tanggapan oleh awak media Via Tlpon, “Mengatakan pelaksanaan Bimtek para Tuha Peut Gampong yang dilaksanakan di aula SMPN 1 Kecamatan Paya bakong beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Yusran Mantan Keuchik Krueng Baroe Blang Mee, Klarifikasi Terkait Tudingan Napi Ngaku LSM-BPAN

Menurutnya Saya, pelaksanaannya telah sesuai dengan Juknis dan SOP, sebagaimana bimtek bisanya di laksanakan,  dan sangat bermanfaat bagi para Tuha Peut Gampong yang mengikuti kegiatan bimtek tersebut, karena yang dibimbing oleh para pemateri, tentang persoalan tugas dan fungsi serta peran Tuha Peut di Gampong-gampong.”Tegas AMRAN

Lanjutnya, Kalau ada pihak yang mengatakan tidak bermanfaat, itu menurut orang tersebut, tetapi menurut saya sangat bermanfaat. “Ketika awak media ini menyinggung tentang lembaga penyelenggara kegiatan bimtek dimaksud, Ketua forum Keuchik tersebut, mengatakan itu bukan ranah dirinya untuk menjelaskan Nama dan Alamat lembaga penyelenggara bimtek itu.

“Saya tidak bisa menjelaskan tentang nama dan alamat lembaga penyelenggara kegiatan bimtek tuha Peut di kecamatan paya Bakong, sama seperti awak media ini, tidak bisa menjelaskan identitas sumbernya.” Terang Amran sembari Menutup tlpon

(Editor Tim)

Berita Terkait

Sertifikat Perona/PTSL Ajang Pemerasan Masyarakat Untuk Oknum BPN dan Mafia Tanah
Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
Pembangunan Revitalisasi SMPN 5 Langkahan Sangat Ditunggu Masyarakat Selama Ini.
Bulan Berganti Bulan Menunggu Huntara Akhirnya Masih Ditenda Pengungsian
Tiga Bulan Dusun Rumah Putih Gelap Gulita,PLN Aceh Utara Diduga Tutup Mata dan Telinga
Ramadhan Camp-AOC 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Komunitas Sedekah Seribu Sehari(S3) Kota Lhokseumawe santuni
Warga Pengungsi di SMAN 2 Langkahan Sampaikan Terima Kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kodam Iskandar Muda, Korem 011/Lilawangsa, dan AOCC
Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Obat Keras, Dan Amankan 1 Kg Ketamin Bersama Tersangka

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Sudarman, Gerak Cepat Membantu Anak Korban Yang Kedua Orang Tuanya Meninggal Dunia Akibat Insiden Kebakaran

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Berikan Santunan dan Kursi Roda Kepada Warga Penyandang Disabilitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Police Go To School, Kapolres Batu Bara Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Access Road Inalum, Tiga Pelajar Dilarikan ke Klinik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dalam Rangka Minggu Kasih, Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol Memberikan Bantuan Kepada Warga Yang Membutukan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Zuriat Kedatukan Lima Puluh Siap Buka Data Hak Ulayat Sebelum Terbit HGU Perkebunan di Kecamatan Lima Puluh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Narkotika di Tanjung Tiram, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru