Bulan Berganti Bulan Menunggu Huntara Akhirnya Masih Ditenda Pengungsian

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 09:14 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh utara☆waspadaindonesia.com

Setelah banjir bandang melanda pada tanggal 26 November 2025 tahun lalu pemerintah Desa mendata penduduk yang terdampak musibah akibat banjir bandang,Baik rumah yang hanyut maupun rumah yang terendam,Begitu juga dengan ternak dan kebun untuk didata atas perintah pemerintah pusat melalui pemerintah Daerah dan diteruskan kepada pemerintahan Desa.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan awak media,Selasa 17 Maret tepatnya didusun simpang 5 Desa Lubuk Pusaka Kecamatan Langkahan terbangun hunian sementara berkisar 75 unit dari 100 lebih untuk masyarakat Lubuk Pusaka dan 2 objek lahan huntara tersebut dusun bedari dan dusun line pipa.

Baca Juga :  BSI Serahkan Buku Tabungan dan Kartu KKS KPM PKH Tanah Luas

Selain itu keluarga Rasyd sangat kecewa atas prefikasi data atas penerima mampaat huntara yang tidak tepat atas penerimaanya,Maka kami sangat menyesalkan atas kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintahan desa lubuk pusaka,Karena kami pandang ada kesenjangan atas penerimaan huntara tersebut kepada masyarakat yang terdampak korban banjir.

 

Selain itu,” Kami berbulan-bulan menunggu bertahan hidup ditenda darurat dan pendataan sudah selesai didata untuk mendapatkan huntara,Tapi realitanya dilapangan tidak seperti yang diharapkan dan kami juga masih ditenda pengungsian,Apakah ini adil bagi pemangku jabatan didesa Lubuk Pusaka,Jawabanya ” TIDAK ” Ini perlu dievaluasi kembali atas kebijajan yang dilakukan pemerintahan Desa Lubuk Pusaka,Karena masih banyak yang layak untuk menerima Huntara tersebut.”

Baca Juga :  Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir

 

“Kami berharap kepada Bupati dan BNPB begitu juga satgas pasca banjir bandang sumatera Bapak Tito Karnavian untuk turun kembali kedesa Lubuk Pusaka atas ketidak adilan ini terhadap masyarakat yang korban banjir,Pintanya.(NS)

Berita Terkait

Pembangunan Revitalisasi SMPN 5 Langkahan Sangat Ditunggu Masyarakat Selama Ini.
Tiga Bulan Dusun Rumah Putih Gelap Gulita,PLN Aceh Utara Diduga Tutup Mata dan Telinga
Ramadhan Camp-AOC 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Komunitas Sedekah Seribu Sehari(S3) Kota Lhokseumawe santuni
Warga Pengungsi di SMAN 2 Langkahan Sampaikan Terima Kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kodam Iskandar Muda, Korem 011/Lilawangsa, dan AOCC
Bantuan Posko Terpadu BNPB Dan Korem 011 Lilawangsa Tiba Di Tengah Masyarakat Terdampak Banjir
Srikandi Relawan Aceh Petualang Pasca Banjir Bandang Tak Kenal Lelah
Bupati Aceh Utara ( Ayah Wa ) Tempuh Jalur Sungai Jambo Aye Mengunjungi Warganya Di Sara Raja.
Pasca Bencana Banjir Bandang,Warga Desa Lubuk Pusaka Berharap Uluran Tangan Pemerintah.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:54 WIB

UPT SMP Negeri 1 Gelar Acara Perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025 – 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:01 WIB

Tersangka saat tiba di Polres Pringsewu dan hendak dimasukan ke sel tahanan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:58 WIB

Dipicu Emosi dan Cemburu Buta, Suami di Pringsewu Tega Aniaya Istri Pakai Sajam

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Anggaran 2025 Sekretariat DPRD Pringsewu Bermasalah, DPC ASWIN Mendesak Bupati Merombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:46 WIB

Pemkab Pringsewu & BPK RI Gelar Exit Meeting

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP tenggelamnya bocah 8 tahun di kolam ikan Pekon Purwodadi, Adiluwih

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bola Panas Kasus Dugaan Mark-up Anggaran DPRD Kini di Tangan Kejari Pringsewu, Masyarakat Minta Proses Hukum Tegas

Berita Terbaru