Shoope Express Belum Juga Mengganti Dua Unit HP Milik Seller yang Dinyatakan Hilang

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2024 - 23:42 WIB

50433 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Shoope Express, salah satu perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, menjadi sorotan negatif karena sampai kini, Selasa (25/06/2024) belum juga mengganti dua unit handphone (HP) milik seorang seller yang dinyatakannya hilang dalam proses pengiriman.

Kasus ini bermula ketika seller tersebut mengirimkan dua unit HP melalui Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia Deli Serdang untuk pelanggan mereka, namun paket tersebut tidak pernah sampai di tujuan.

Sudah lebih dari dua minggu sejak kejadian tersebut dilaporkan, namun hingga kini pihak Shoope Express belum juga memberikan solusi ataupun kompensasi yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menimbulkan kekecewaan dan ketidakpuasan yang mendalam dari pihak seller, yang merasa dirugikan baik secara finansial maupun reputasi.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan Shoope Express. Dua unit HP yang saya kirimkan tidak pernah sampai, dan sampai sekarang tidak ada kejelasan dari mereka. Ini sangat merugikan bisnis saya,” ujar seller koko jhon kepada awak media, Selasa (25/06/2024).

Pihak seller juga merasa sempat “di bola bola,” ketika hendak melakukan komplain atas kehilangan barang berharganya.

Baca Juga :  Asuransi Sequislife Digugat Tolak Klaim dan Non Aktifkan Klien Sepihak

” Awalnya saya jumpa pegawai bernama Faisal di depan kantor soophe, dan dia menyuruh saya menyampajkan komplain ke gedung kantor belakang, Namun pegawai belakang bilang ke depan jumpai faisal, setelah menjumpai faisal kembali, dia malah meminta saya menghubungi Lukman penanggung jawab, sambil memberikan nomor HP nya, ” kesal pihak seller koko Amin.

Pihak Shoope Express Jalan Kapten Sumarsono Helvetia ketika dihubungi awak media, Kamis (20/06) kemarin, Lukman yang mengaku sebagai penanggung jawab selaku malah menyuruh awak media untuk mempertanyakan ke pada tim krisis shoope express bernama Indra.

” Kalau mengenai barang korban yang hilang, hubungi saja Pak Indra, karena dia tim shoope yang menangani kasus barang hilang seperti ini. Sedangkan mengenai Indra yang memasang profil HP mengenakan baju loreng tentara, Lukman mengatakan dia bukan tentara dan itu hanya wallpapernya saja bang,” ujar Lukman.

Sementara tim krisis shoope express, Indra yang dihubungi mengaku dirinya hanya menangani paket barang yang hilang di sumatera bagian utara (Sumbagut).

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Medan Putuskan Tumirin Bebas, Pengacara: “Keadilan Ditegakkan"

” Kalau paket barang yang hilang itu, pemesannya dari bandung, jadi tim bandung yang nangani. Jadi begini saja, masalah ini sudah saya sampaikan ke pusat, biar nanti saja orang pusat yang menghubungi mas, ” katanya tanpa merinci soal 1 lagi HPyang buyyernya ada dwilayah Sumbagut yakni Padang.

Insiden ini mengingatkan pentingnya keandalan dalam layanan pengiriman, terutama bagi para pelaku usaha yang sangat bergantung pada pengiriman yang tepat waktu dan aman.

Banyak pihak berharap agar Shoope Express segera menyelesaikan masalah ini dan memperbaiki sistem mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi para pengguna jasa pengiriman untuk selalu mengecek reputasi dan kebijakan perusahaan sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka, terutama untuk barang- barang berharga tinggi.

Kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan bagaimana langkah Shoope Express dalam menangani keluhan pelanggan mereka.(red)

Poto : istimewa

Berita Terkait

Ketua DPD K.A.I Sumut Dr. Surya Wahyu Danil, S.H,. M.H., Kecam Keras Pembakaran Mobil Ketua DPC K.A.I Deli serdang
Pemerintahan Desa Bersama Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Dusun Pekan Sennah.
Dua Tersangka Narkoba Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir.
Oknum Kades di Bilah Hilir Diduga Aniaya dan Hina Seorang Karyawan Perusahaan PT. Socfindo. 
Malam Hari, Personil Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Gerebek Sarang Narkoba di Lingkungan Sei Bomban Kelurahan Negeri Lama.
Kapolri Percayakan Jabatan Dir Krimsus Polda Sumsel Kepada Kombes Pol Doni Satrya Sembiring SH,SIK,M.Si
Dapat Narkoba Dari Dayu, Andi di Sei Kasih Diciduk Personil Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Saat Menunggu Pembeli di Balik Pohon Pisang.
Pemerintahan Desa Negerilama Sebarang dan Masyarakat Serahkan Bantuan ke Posko Peduli Langkat dan Aceh.

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:11 WIB

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:58 WIB

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Senin, 19 Januari 2026 - 21:59 WIB

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:29 WIB

Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:57 WIB

STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

Berita Terbaru