Asah Jiwa Kepemimpinan, Siswa-siswi BINUS SCHOOL Education Wakili Indonesia di HC-APYLS 2024 Singapura

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 7 Agustus 2024 - 07:00 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memiliki jiwa kepemimpinan yang solutif
merupakan kemampuan yang diperlukan generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi
berbagai tantangan global. Oleh karena itu diperlukan pelatihan-pelatihan untuk
mengasah jiwa kepemimpinan, salah satunya melalui ajang Hwa Chong Asia-Pacific
Young Leaders Summit (HC-APYLS).

Program yang diadakan oleh Hwa Chong
Institute, Singapura ini adalah kegiatan rutin berskala internasional yang
diadakan untuk siswa-siswi tingkat sekolah atas. Tahun ini, terdapat 20 sekolah
dari 13 negara yang menjadi peserta, dan yang mewakili Indonesia yakni BINUS
SCHOOL Education.

Empat siswa-siswi BINUS SCHOOL Education,
Kenneth William Santoso, Anninka Wilona Prudence Nauli Lumban Tobing, Cherly,
dan Kenneth Jonathan Susanto terpilih mengikuti program HC-APYLS pada 14-19
Juli di Singapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memiliki jiwa kepemimpinan yang solutif
merupakan kemampuan yang diperlukan generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi
berbagai tantangan global. Oleh karena itu diperlukan pelatihan-pelatihan untuk
mengasah jiwa kepemimpinan, salah satunya melalui ajang Hwa Chong Asia-Pacific
Young Leaders Summit (HC-APYLS).

Program yang diadakan oleh Hwa Chong
Institute, Singapura ini adalah kegiatan rutin berskala internasional yang
diadakan untuk siswa-siswi tingkat sekolah atas. Tahun ini, terdapat 20 sekolah
dari 13 negara yang menjadi peserta, dan yang mewakili Indonesia yakni BINUS
SCHOOL Education.

Baca Juga :  Sejarah Harga Bitcoin: Perjalanan dari Nol hingga Ribuan Dolar

Image

Empat siswa-siswi BINUS SCHOOL Education,
Kenneth William Santoso, Anninka Wilona Prudence Nauli Lumban Tobing, Cherly,
dan Kenneth Jonathan Susanto terpilih mengikuti program HC-APYLS pada 14-19
Juli di Singapura.

Selama mengikuti program, para peserta diajak
untuk mengikuti serangkaian kegiatan untuk mengasah jiwa kepemimpinan, seperti
membahas isu-isu dunia beserta dengan solusinya. Selain itu, mereka juga
mengelilingi Singapura dengan mengunjungi tempat-tempat penting di Singapura,
di antaranya adalah Singapore City Gallery dan Central Public Library.

“Sangat menyenangkan bisa mengikuti program
ini, kita menjelajahi Singapura, mendapatkan teman baru, dan kita juga
mempelajari Bahasa baru. Sekarang saya bisa memperkenalkan diri dengan lima
Bahasa,” ungkap Anninka Wilona Prudence Nauli Lumban Tobing.

Di samping itu, siswa-siswi BINUS SCHOOL
Education juga berkesempatan untuk memperkenalkan kebudayaan maupun
makanan-makanan khas Indonesia di tingkat dunia saat cultural exhibition.

Image

Dengan adanya pertemuan siswa-siswi antar
negara juga menjadi wadah untuk mendapatkan lingkungan baru di tingkat
internasional, tentunya hal ini juga akan menambah sudut pandang sekaligus
memperluas wawasan para peserta.

Baca Juga :  The Wujil Resort Ungkap Kerja Sama dengan LindungiHutan dan Perkembangan Mangrove Terkini

“Selama 6 hari kita bertemu dengan
teman-teman baru dan menjelajahi budaya dan sejarah. Saya mempelajari sudut
pandang baru dari masing-masing negara peserta yang membuat pengetahuan saya
semakin terbuka,” ujar Kenneth William.

Program ini kemudian ditutup dengan
penampilan-penampilan kebudayaan dari peserta yang terlibat. Siswa-siswi dari
BINUS SCHOOL Education menyuguhkan

pertunjukan tarian khas Indonesia yang
disambut baik oleh peserta lainnya yang ikut menari bersama-sama. 

Di samping itu, BINUS SCHOOL Education juga
berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan selama program berlangsung, di
antaranya adalah Prudence yang berhasil meraih peringkat tiga untuk Self-Guided
Learning Tour (SGLT) Session dan Kenneth Jonathan yang mendapatkan predikat
Best Strand Presentation Award.

Pengalaman-pengalaman ini diharapkan dapat
cakrawala baru dan juga menjadi bekal bagi generasi muda untuk memiliki jiwa
yang kritis terhadap permasalahan global, sekaligus memiliki rasa menghargai
atas perbedaan budaya-budaya yang ada. Dengan begitu, siswa-siswi BINUS SCHOOL
Education bisa membina dan memberdayakan Nusantara. 

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:32 WIB

Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:08 WIB

3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:32 WIB

21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Kunjungan Edukatif: MAN 5 Aceh Besar Telusuri Literasi dan Sejarah di Museum Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB