Masyarakat Akan Puas Jika Otak Pelaku Dugaan Pengeroyokan ASN Dishub Ditangkap

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024 - 19:28 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat – Masyarakat luas pantau terkait perkembangan penangan kasus perkara dugaan tindak pidana pemukulan, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban salah satu ASN dinas perhubungan yang telah bergulir di polres kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Dengan sejumlah pihak yang sudah diamankan oleh satuan Reskrim polres Kuningan belum membuat puas pihak masyarakat, sebelum pihak yang di anggap berperan sebagai otak dari kejahatan yang melibatkan sejumlah pelaku atas kasus perkara tindak pidana Pemukulan, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Wawan Kurniawan ASN dinas perhubungan.

Hal itu juga ramai menjadi perbincangan di berbagai kalangan hingga menarik perhatian khususnya masyarakat di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan yang terjadi di daerah Kabupaten Kuningan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/126/IX/2024/SPKT/POLRES KUNINGAN/POLDA JABAR, tertanggal 2 September 2024 tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap orang atau barang berdasarkan Pasal 170 KUHP jo Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Perencanaan Kejahatan yang mengakibatkan luka berat berdasarkan Pasal 353 KUHP jo Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 jo Putusan Mahkamah Agung RI No.10K/KR./1975.

Apresiasi serta dukungan penuh itu turut disampaikan pimred SBI dan Kuasa hukum korban kepada pihak Kepolisian Resor Kuningan yang tengah menangani perkara tersebut dengan cepat dan selalu memberikan informasi terkait perkembangan hasil penyidikan.

Baca Juga :  Sepakati 3 Poin Kerja Sama, PT PIL dengan PT Lion Express Tandatangani MoU

“Berdasarkan Perkembangan Hasil Penyidikan dari Pihak Polres Kabupaten Kuningan, saat ini Pihak Polres Kabupaten Kuningan telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi, menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap 3 orang pelaku yang berinisial W, DJS, dan NF,” ungkap Bambang LA Hutapea S.H, MH.,C.Med selaku kuasa hukum korban, Selasa 24 September 2024.

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian bahwa rencana selanjutnya yaitu akan melakukan penyidikan terhadap 2 orang saksi lainnya yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.

“Bahwa, kami sangat berharap agar dalang / otak dari pelaku tersebut untuk segera di tangkap, dan perkara ini secepatnya di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan untuk dilakukan penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan,”jelasnya.

Selaku kuasa hukum korban, dia sangat mengkhawatirkan dengan keselamatan keluarga korban yang mendapatkan ancaman-ancaman yang di duga orang-orang suruhan dari pihak terlapor dengan dalih mau di ajak ke luar untuk melaksanakan BAP sedangkan proses BAP telah selesai.

Baca Juga :  Yayasan Prabu Foundation Bersama Polda Jabar dan Kesbangpol Kabupaten Bandung, Gelar Sosialisasi Pemilu Damai

Kuasa Hukum juga telah mengupayakan perlindungan terhadap korban kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Adapun salah satu saksi yang ketika akan diminta keterangan selalu beralasan sedang sakit , maka dengan ini kami sangat mendorong kepada Pihak Kepolisian agar melakukan pemeriksaan terhadap saksi tersebut oleh Pihak Kedokteran Polisi,”jelas Bambang

menambhakan bambang,Semoga Kepolisian Resor Kuningan dapat menangkap dalang dari pengeroyokan ini, demi kenyamanan, keamanan, dan ketentraman masyarakat Kabupaten Kuningan, dan semoga sukses selalu dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat Kabupaten Kuningan.”tandasnya

Hal senada pun di sampaikan Agung Sulistio selaku pimred SBI.
Namun,tindakan aparat penegak hukum dari satuan reserse Polres Kuningan masih memiliki pekerjaan rumah (PR) karena terduga otak intlektual pelaku pengeroyokan terhadap anggota Dinas Perhubungan masih belum diamankan.

lanjut Agung menyampaikan”Kami sangat berharap agar dalang / otak dari pelaku tersebut untuk segera di tangkap, karena perkara ini diduga terjadi tidak secara spontan,namun diduga terindikasi ada sebuah perencanaan dengan memerintah, mengarahkan dan menggerakkan saksi – saksi,maka perkara ini secepatnya di limpahkan ke kejaksaan negeri kabupaten Kuningan,untuk dilakukan penuntutan dan persidangan di pengadilan negeri Kabupeten Kuningan,”tegasnya. (Samsul)

Berita Terkait

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel
RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri
Sidang Praperadilan Pertama H. Erwin: Pengacara Kritik Proses Penyidikan Kasus Klien
Akses Vital 4 Desa di Bandung Barat Tak Kunjung Dibangun, Pemkab Diminta Ambil Alih Penyerahan Aset Jalan Perkebunan
Minim Pengawasan? Proyek Jalan Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Cepat Rusak, Pemdes Bungkam
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:34 WIB

Diduga Abaikan Putusan MA, Aktivitas Penebangan PT Arara Abadi Masih Berlangsung di Lahan Adat Batin Senger

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIB

Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:54 WIB

Diduga Manipulasi Dana BOS, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja dan Bendahara Jadi Sorotan Publik

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:04 WIB

Asap Hitam di PT Antam, GMPB Desak Pemda dan Polres Bogor Usut Tuntas

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:47 WIB

Viral!!, Diduga Ada Jual-Beli Jabatan, Kepala Sekolah di Ogan Ilir Mengaku Diperas Oknum Disdikbud

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:38 WIB

Mantan Dansatpom Rsn Pekanbaru Letkol Pom I Gede Eka Santika, Promosi Jabatan Kolonel

Berita Terbaru