Bantuan Longsor Pasirlangu Jadi Sorotan, AMAPKN Desak Audit dan Siap Laporkan ke APH

Redaksi.

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 11:05 WIB

50387 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASPADA INDONESIA.COM // BANDUNG BARAT – Waspada Indonesia
Senin, 23 Februari 2026
Penyaluran bantuan bagi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, kini menjadi perhatian serius publik. Aliansi Masyarakat Anti Pungli dan Korupsi Nasional (AMAPKN) menilai terdapat indikasi ketidakterbukaan dalam pengelolaan bantuan yang masuk, baik dalam bentuk dana maupun logistik.

Ketua Umum AMAPKN, Eddy Hunter, menegaskan bahwa arus donasi yang mengalir dari berbagai elemen masyarakat seharusnya dibarengi dengan sistem pencatatan dan distribusi yang transparan serta akuntabel. Namun di lapangan, menurutnya, informasi mengenai jumlah pasti bantuan dan pola penyalurannya masih belum jelas.

“Informasi yang kami terima, bantuan yang datang cukup besar. Tetapi data riil terkait volume dan distribusinya belum dipublikasikan secara terbuka. Ini berpotensi menimbulkan kecurigaan dan polemik di tengah masyarakat,” tegas Eddy.

Baca Juga :  Gubsu dan Bupati Karo Rumuskan Langkah Strategis Kembangkan Ekowisata Air Panas Semangat Gunung-Doulu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, ketidakjelasan tersebut tidak hanya merugikan para korban yang tengah membutuhkan kepastian bantuan, tetapi juga berpotensi mencoreng nama baik pemerintah desa apabila tidak segera diluruskan dengan data dan laporan resmi.

AMAPKN meminta dilakukan audit total terhadap seluruh bantuan yang masuk dan telah disalurkan. Setiap rupiah donasi dan setiap paket logistik, menurut Eddy, harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.

Lebih jauh, AMAPKN juga menyatakan siap melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) apabila ditemukan bukti kuat adanya praktik pungutan liar, pemotongan bantuan, atau penggelapan.

Baca Juga :  Puluhan Kelompok Tani Terima Pompa Air Bantuan dari Kementan.

“Kami mengingatkan semua pihak agar tidak memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan pribadi. Jika ada bukti penyelewengan, kami akan menempuh langkah hukum dan melaporkannya ke APH. Hak korban bencana tidak boleh dikurangi dalam bentuk apa pun,” ujarnya tegas.

AMAPKN mendorong pemerintah desa dan unsur terkait untuk segera menyampaikan laporan terbuka mengenai jumlah bantuan yang diterima, daftar donatur, serta mekanisme distribusinya.

Transparansi, menurut mereka, adalah kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh bantuan benar-benar sampai kepada para korban longsor di Pasirlangu.

Di tengah duka dan proses pemulihan pascabencana, masyarakat berharap penyaluran bantuan berjalan bersih, tertib, dan tepat sasaran — tanpa celah penyimpangan sedikit pun.

( Red Ladi )

Berita Terkait

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo
Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki
Soal Kasus Pemerasan , Andi Syafrani Minta Pemberitaan Akurat : Bedakan LIRA dan LSM LIRA Indonesia
Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru